Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Maaf aku bercanda


__ADS_3

"Diem kamu!!" Suruh Cahaya


"Ray dia duluan tuh aku cuma kebawa emosi aja kok" sambungnya


"Udah gak usah ngelak aku dengar semuanya" bentak Ray


"Yu Ni kita pulang!!" Sambungnya


"I iya Ray"


Nia pun pergi bersama dengan Ray. Nia selalu takut jika sudah melihat wajah Ray yang sedang marah.


Mereka pun sampai di pinggir jalan di tempat Ray memarkirkan motornya.


"Nia" panggil Ray yang membelakangi Nia, karena tadi Ray jalan di depan sedangkan Nia menuturi jalan Ray bagaikan ekor.


"Iya Ray napa?" Jawab Nia berusaha santai.Ray pun membalikkan badannya.


"Tadi kamu bilang kamu gak bisa jauh dari aku yaa?" Goda Ray sambil tersenyum yang sulit untuk diartikan.


"Gak usah ke PD an deh orang tadi aku cuma bilang 'aku gak bisa jauhin anak orang seenak jidat' gitu doang gak lebih" jelas Nia


"Alah itu cuma akal akalan kamu doang kan? Supaya kamu bisa ngelak kalo kamu suka sama aku kan?"


"Siapa yang bilang aku suka sama kamu?"


"Tuh kan kamu suka sama aku... Cieee" goda Ray


"Aku gak bilang ih kamu ke PD an tau gak"elak Nia


"Tadi kamu bilang aku suka sama kamu gitu kan"


"Aku nanya Ray.... Astagfirullah"


"Astagfirullah kamu ngelak lagi"


"Au ah pusing" Nia pun membalikkan badannya lalu hendak pergi namun seperti biasa Ray menahan Nia.


"Niaa" panggil Ray lembut.


"Untung aku dah kebal huh" syukur Nia dalam hati.


"Apa Ray" ucapnya pada Ray

__ADS_1


"Kamu mau kan pulang sama aku?"


"Maaf Ray hari ini aku udah janjian sama Refan buat pulang bareng"


"HAH? REFAN?"


"Iya emang napa?". Seketika Ray langsung manyun dan membalikkan badannya.


"Maaf Ray" bujuk Nia


"Gak usah minta maaf sana pergi!" Suruh Ray dengan nge gas.


"Sekali lagi maaf Ray aku becanda"


"Ya udah aku pergi dulu ya byee" sambungnya.


Ray masih belum menyadari kata kata Nia barusan. Sedangkan Ray masih saja manyun dan marah atas apa yang dikatakan Nia tadi. Beberapa menit kemudian Ray yang masih manyun tidak mendengar suara motor melainkan suara orang yang sedang berjalan. Hal itu membuat Ray penasaran dan aneh. Ray pun membalikkan badannya dan melihat Nia yang sudah pergi jauh tentunya jalan kaki. Ray pun langsung menaiki motornya dan segera mengejar Nia. Ray berhenti tepat di depan Nia. Ray pun langsung turun.


"Kamu kenapa jalan kaki?" Gas Ray


"Kan aku udah bilang alasannya" ucap Nia


"Kapan hah?" Gas Ray


"Kamu gak bilang apa apa dan kamu gak berusaha nge bujuk aku Ni!" Gas Ray lagi


"Ohh jadi kamu mau di bujuk? Emang kamu siapa cihhh" gemas Nia sambil mencubit pipi Ray.


"AKU PACAR KAMU" Tegas Ray


"Eitsss aku gak nerima kamu lohh"


"Tapi kamu gak bisa nolak aku kan?" Gas Ray


"Huh harus berapa kali aku jelasin aku gak mau pacaran Ray"


"Tapi setidaknya kamu bisa kan ngehargain aku seperti PACAR kamu" tegas Ray sambil menekan kata pacar


"Bisa aja tapi kamu juga harus ngehargain aku balik"


"Oke deal" ucap Ray sambil mengulurkan tangannya.


"Deal" ucap Nia sambil menyambut tangan Ray.

__ADS_1


"Oke kita pecahin dulu masalah ini"ucap Ray


"Kan udah clear?"


"Kapan? kamu kan belum ngasih penjelasan!!" Gas Ray


"Udah loh tadi pas kamu marah.. aku bilang gini 'maaf Ray' terus kamu malah bilang 'Gak usah minta maaf sana pergi!!' pake nge gas lagi.. terus aku bilang lagi ' sekali lagi maaf Ray aku becanda' gitu kamu sih marah jadi gak fokus" jelas Nia


"Jadi kamu gak pulang sama Refan?" Ucap Ray antusias


"Gak aku pulang jalan kaki sendiri"


"YES YUHUUUUU" Teriak Ray


"Maaf Ray tapi aku juga gak bisa pulang bareng kamu naik motor " Nia pun pergi meninggalkan Ray. Ray masih bingung harus bagaimana dan seketika terlintas ide di pikirannya. Ia pun langsung membuka ponselnya dan menelpon seseorang.


"NIA TUNGGU!!" Ray pun berlari menyusul Nia.


"Lah kok?" Heran Nia


"Napa? Heran? Aneh? Atau jangan jangan udah kangen lagi? Astagfirullah Niaa baru beberapa detik yang lalu kita ketemu" goda Ray


"Idih siapa juga yang kangen PD banget" Gas Nia


"Santai Bu Bos"


"Terus kenapa kamu nyusul hah? Motor kamu tinggal gitu aja? Kalo ilang gimana? Ntar nagis" ejek Nia


"Tenang aja tayangkuuu Fadli bakal bawa motor itu" jawab Ray sambil mencubit hidung Nia.


"Issh... Terus kamu pulang gimana?"tanya Nia sambil melepaskan jari Ray di hidungnya


"Aku bakal pulang bareng sama kamu JALAN KAKI" Ucap Ray sambil menekan kata jalan kaki.


"Hah? Gak salah?"


"Enggak kenapa? Kan kamu bilang gak bisa pulang bareng sama aku naik motor jadi aku pulang sama kamu jalan kaki" jelas Ray


"Serah!!!!" Nia menyerah.


Oke segitu dulu up aku kali ini semoga ada ide yang terlintas dipikiran aku dan membuat kalian para pembaca suka buat baca novel aku ini ya... Dukung terus Novel aku.... Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka".......


Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit.... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa...... Makasihhhhhh

__ADS_1


__ADS_2