
"Jangan marah yaaaa" ucap Novita
"Aku gak marah kok tapi nanti ada surprise untuk kalian" jawab Nia
"Surprise?" Tanya Novita dan Putri kompak
"Liat aja yaa"
Terdengar suara langkah kaki dari sepatu heels yang berasal dari luar. Seketika pintu pun terbuka dan nampak seorang ibu guru yang cantik. Namun guru tersebut di kenal sebagai guru yang baik dan juga ramah. Guru tersebut pun mulai bicara.
"Hay semua perkenalkan nama saya Mia murniawati. Di sini saya sebagai wali kelas kalian jadi salam kenal semua" ya nama guru tersebut adalah Mia.
"Halo Bu Mia" Seru Semua murid terutama para siswa.
"Oh iya ibu juga mau ngasih tau kalo di kelas ini ada murid baru .. Silahkan masuk"
"Iya Bu" terdengar suara dari luar
"Silahkan memperkenalkan diri"
"Baik Bu.. Halo semua perkenalkan nama aku Indi Fitria Azzahra salam kenal semua" Ya murid baru itu adalah Indi sahabatnya Nia.
"Silahkan duduk Indii"
"Terima kasih Bu"
"Di di sini duduknya" ucap Nia sambil memperlihatkan kursi di sebelahnya
"Okey"
Indi pun duduk di sebelah Nia. Mereka selalu tersenyum dan tertawa. Ya inilah yang menyebabkan Nia menjadi ramah hari ini. Karena sahabat kesayangannya telah satu sekolah lagi dengan nya.
Tett.. tett.. tett
Bel istirahat pun tiba semua murid berhamburan keluar kelas.
"Indiiii" seru Novita
"Halo Nov halo Put"
"Lama ya gak ketemu kenapa gak bilang bilang kalo kamu mau pindah sekolah? Padahal seminggu yang lalu kita ketemu kan?"Tanya Putri
"Oh makanya ya kamu bilang ada kejutan buat kita" curiga Novita
"Surprise!!!!!" Seru Indi dan Nia
"Eh BTW panggil aku UTI aja ya karena aku udah muak sama orang yang panggil aku Put Put Put.. capek aku" ucap Putri agak kesal
"Oh iya panggil aku Vita juga ya biar agak gimana gitu" tawar Novita sambil nyengir
"Iya Vita.. Iya Uti" ucap Indi sambil mencubit pipi Putri dan Novita
"Auu sakit " jawab mereka kompak
Sedangkan Indi dan Nia hanya tertawa. Mereka sampai melupakan seruan dari perut mereka yang tadi sudah teriak.
Buat kalian yang aneh kenapa Vita dan Uti bisa dekat dengan Indi adalah karena saat waktu libur Nia sesekali mengajak Indi untuk ikut saat berkumpul dengan mereka berdua. Dan Indi juga tipikal orang yang mudah akrab jadi ya wajar kalo mereka bertiga dekat ehh maksudnya empat karena tadi Nianya gak dihitung maaf ya hehe..
Oke lanjut..
Mereka pun pergi ke kantin dan akhirnya pergi ke perpustakaan. Di perpustakaan mereka berempat duduk di bangku yang paling sudut. Kenapa? Mereka tidak ingin banyak orang yang berlaku lalang dan mengganggu konsentrasi mereka saat membaca.
Tak terasa bel pulang pun berbunyi. Seperti biasa semua murid berhamburan keluar kelas. Semua berjalan seperti biasa. Tapi ada yang aneh.. kalian tau apa? Ray kini tak mengganggu Nia lagi. Nia merasa senang namun juga sedih. Entah kenapa Nia merasa sedih.. apa Nia sudah mulai mengagumi Ray? Atau bahkan menyukainya?
________________________________________
2 hari telah berlalu tapi Ray tetap tidak terlihat. Tentu Nia merasa aneh , senang tapi juga sedih dengan apa yang dilakukan Ray kepada nya. Tapi sebagai pengganti Ray yang selalu pulang bersama kini ada Indi yang selalu menemani Nia saat pulang sekolah walaupun itu jalan kaki.
__ADS_1
Tett tett tett
Suara bel istirahat berbunyi. Nia dan ketiga sahabatnya pun pergi ke kantin. Namun saat di perjalanan Nia di hampiri oleh seorang adik kelas tentunya dia perempuan.
"Teh maaf yang namanya Teh Shania yang mana ya?" Tanya gadis itu
"Aku Shania ada apa" ucap Nia
"Teh boleh bicara dulu"
" Boleh... Gesah kalian duluan aja ya nanti aku nyusul"
"Siip" ucap mereka serentak
Nia pun pergi ke dekat toilet perempuan disana tidak ada orang.. sepi.
" Teh sebenernya di antara teteh sama A Ray ada apa? Kenapa diem dieman?" Tanya gadis itu dengan lembut .
"Engga ada apa apa kok... Tenang aja emang kamu siapanya Ray yah?" Tanya Nia dengan lembut juga
"Ohh maaf sekarang aku engga bisa kasih tau dulu tapi yang pasti aku suka sama teh Nia jadi tolong jangan jauh jauh dari A Ray ya" Pinta Gadis itu
"Insyaallah ya.. terus nama kamu siapa?"
" Oh iya maaf aku lupa halo teh nama aku Melda Rayya S." Ucap Melda sambil mengulurkan tangannya
"S? Singkatan dari apa?" Tanya Nia
"Rahasia " ucap Melda sambil tersenyum
"Ya udah kalo gitu aku duluan ya temen temen aku udah nungguin" pamit Nia
"Eh tunggu teh.. ada yang nitip pesen kalo teteh di tunggu di warung bawah"
"Oh iya makasih ya teteh kesana sekarang " ucap Nia
Sesampainya di sana Nia melihat Ray yang tengah menunggu nya.
"Hah Ray jadi dia yang nungguin aku"gumam Nia
"Hey Ray" Sapa Nia
"Hey" jawab Ray
"Aku mau ngomong" ucap mereka bersamaan
"Kamu duluan" ucap Nia
"Kamu dulu aja" ucap Ray
"Ya udah aku dulu ya .. Ray aku mau nanya sama kamu kenapa akhir-akhir ini kamu menjauh?" Tanya Nia
"Jadi kamu mau aku nempel nempelin kamu gitu? Atau kamu udah suka ya sama aku?" Goda Ray
"Ihh engga gitu kan aku cuma nanya" jelas Nia
"Aku juga mau bahas itu.. Maaf akhir akhir ini aku engga bisa ngajak pulang bareng kamu.. maaf ya"
"Engga papa kok lagian kan kamu yang inisiatif untuk ngajak pulang bareng bukan aku" jawab Nia santai
"Lagian aku udah punya temen buat pulang bareng"
"Hah beneran? Cowok? Kok kamu gitu sih sama aku! Kamu suka sama dia? Jawab Ni jawab" ucap Ray dengan agak lemas
"Gimana aku mau jawab kamu nanya nya banyak.. satu satu dong"
"Iya iya maaf cepet jawab" ucap Ray penasaran
__ADS_1
"Aku suka sama dia" jawab Nia lembut. Seketika badan Ray lemas tapi Ray belum menyerah karena satu pertanyaan lagi belum Nia jawab.
"Cowok?" Tanya Ray lagi
"Hemm" jawab Nia
Ray pun langsung membalikkan badannya. Kini ia membelakangi Nia. Ray marah kepada Nia karena bisa bisanya Nia dekat dengan cowok lain saat Nia sedang dekat dengan Ray.
Tawa Nia pecah. Nia tak kuasa menahan tingkah Ray yang kekanak-kanakan.
"Kenapa kamu ketawa aku lagi marah bukan lagi ngelawak" ucap Ray jutek
"Hahaha ma haha maaf Ray" bujuk Nia tapi Nia tak bisa menahan tawanya
"Maaf kok sambil ketawa" ucap Ray jutek
"Huh Maaf ya Ray aku cuma bercanda kok aku tuh kalo pulang selalu bareng sama Indi jadi tenang aja gak usah marah" jelas Nia
"Cemburu?" Goda Nia. Ray pun langsung membalikkan badannya dan berdiri di hadapan Nia.
"Kalo iya kenapa?" Jawab Ray sambil menatap mata Nia. Jantung Nia berdebar
Deg
Deg
Deg
Deg
Nia yang baru tersadar langsung memejamkan matanya.
"Apaan sih jangan liatin aku kayak gitu.. takut nya zinah mata lagi" ucap Nia
"Gak nyambung.. jawab Ni kalo emang iya aku cemburu kenapa?"tanya Ray
"Aku bilang jangan liatin aku kayak gitu" ucap Nia sambil tertunduk malu
"Kenapa?" Goda Ray
"Kan aku udah bilang takut nya zinah mata" ucap Nia
"Ya udah tapi jawab dulu "
"Ya ya emm.. ya ya emm.."
"Udah gak usah gugup gitu.. ngaku aja kamu suka kan sama aku? Hayoo" goda Ray
"Ih kepedean banget..." Ucap Nia kali ini tidak gugup
"Ya udah jawab "
"Ya aneh aja gitu.. kita kan gak ada hubungan apa apa.. kok kamu bisa cemburu gitu.. aneh" jujur Nia sambil tersenyum
"Karena aku suka sama kamu" ucap Ray pelan
"Hah maaf gak denger kamu ngomong apa barusan?" Ucap Nia
"Maaf tadi banyak motor lewat jadi gak kedengaran"sambungnya
"AKU SUKA SAMA KAMU NIAAA" Teriak Ray. Tiba tiba semua orang pun menghampiri mereka dan berseru..
"TERIMA TERIMA" seru mereka
" Gimana?" Tanya Ray
Apa yang akan dilakukan oleh Nia.. Apa pernyataan suka Ray akan di terima oleh Nia? Tunggu up aku selanjutnya yaaa
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa