Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Terusin Aja!!!


__ADS_3

Di kelas


"Eh eh guys inget gak waktu aku izin ke Yogyakarta waktu itu.." ucap Novita


"Inget" ucap Nia


"Inget lah" ucap Putri


"Enggak" ucap Indi


"Hahaha " ketiga temannya itu tertawa bersama


"Kok malah ketawa?" Tanya Indi


"Kita kita lupa kalo kamu gak ada" ucap Putri


"Gak ada gimana maksudnya?"


"Maksudnya.. waktu Vita ke Jogja kamu itu belum pindah sekolah " jelas Nia


"Oh paham paham"


"Terus terus?" Tanya Putri


"Jadi ya waktu itu aku kan main tuh sama temen temen disana.. pas waktu kita kita lewat ke lapangan gitu lah ... Nah disana itu kan banyak cowok cowok tuh kan ya.. mereka tuh pada liatin aku gitu.. kayak yang orang yang lagi liat hantu aja tau haha.. terus kan .. salah seorang dari mereka itu tuh lagi makan pisang tuh haha.. ya gara gara dia salfok gitu kan dia buang tuh kulit pisang nya ke depan.. eh pas dia mau jalan dia kepeleset dong hahaha ... Sumpah kalo kalian ada disana pasti ngakak bet aku aja pengen ketawa Mulu kalo inget kejadian itu.." cerita Novita sambil tertawa


"Hahahaha konyol banget sumpah " tawa Indi


"Salah sendiri ya gak? Ngapain coba buang kulit pisang sembarangan.. jatoh kan hahahaha" tawa Putri


"Iya hahaha.. senjata makan tuan tuh.. senggol dong hahahha" tawa Nia


"Pas disenggol ketar ketir hahahaha" ucap mereka kompak


"Ada apa ini rame rame?" Kepo Ray yang baru saja datang


"Enggak" ucap mereka kompak


"Hahaha kita kompak amat" ucap Putri


"Eh udah udah jangan ketawa lagi... Ada cowok cowok aneh iya gak Ni?" Tanya Indi


"Satu juta untuk anda " ucap Nia. Mereka pun tertawa kembali.


"Apaan sih? Pada ngomongin cowok yaa hayooo!!" Tebak Fadli


"Emang" jawab mereka kompak


"HAH?" Kaget Ray dan Fadli


"Siapa?" Tanya Ray

__ADS_1


"Ada dehh ihh kepooo" ucap mereka kompak. Mereka pun tertawa bersama.


"Ni boleh bicara berdua ?" Tanya Ray


"Ya tinggal ngomong"


"Jangan disini"


"Hem.. ehem" deheman itu keluar dari mulut Indi


"Yuk mau dimana?"


"Di kelas kosong.. mau?"


"Yuk"


Skip


Di Kelas Kosong


"Ni"


"Hem"


"Tadi pas jajan kamu bayar sendiri?"


" Iya emang napa hah?" Tanya Nia santai


"Gak usah dipikirin napa Ray.. ini bukan masalah yang gede "


"Tapi kan.."


"Ray denger .. dengerin aku okey .. aku gak mau punya hutang.. apalagi hutang Budi.. aku gak mau hidup aku tuh kayak terbebani dengan hutang yang selalu bikin aku ngerasa kalo aku belum ngelunasi hutang itu.."


"Tapi ini bukan hutang budi Ni.."


"Terus?"


"Ini tuh cuma hutang yang bisa kamu bayar kok kalo kamu mau balikin boleh aja.. jadi kalo kamu di traktir sama aku kamu harus mau.."


"Aku masih bisa bayar sendiri.."


"Tapi Ni.. aku mau traktir kamu" kekeh Ray


"Emang kamu pikir aku gak bisa bayar sendiri hah?" Gas Nia


"Gak.. eh" ucap Ray keceplosan


"Eh apa? Mau ngomong apa udah terusin aja!!" gas Nia


"Bukan gitu maksud aku Ni" bujuk Ray

__ADS_1


"Au ah males"


Nia pun pergi dari kelas kosong itu. Nia merasa sangat marah atas apa yang telah Ray katakan tadi. Sebenarnya Nia adalah tipe orang yang tidak suka untuk dikekang. Nia lebih suka kebebasan tapi tentunya dengan bimbingan. Nia juga tak suka jika ada yang mempermasalahkan fisik dan keadaannya.


Semua orang tentunya tidak suka jika dirinya dipandang rendah oleh orang lain. Termasuk Nia. Nia tersinggung dengan apa yang telah Ray katakan. Nia merasa bahwa apa yang tadi dikatakan oleh Ray adalah sebuah hinaan . Nia tahu bahwa dirinya tak sekaya keluarga Ray tapi setidaknya dia masih punya harga diri


Nia pun pergi ke UKS. Dia izin kepada Pa Jamal dengan alasan bahwa Nia merasa pusing lagi. Dan Nia pun diberikan izin dan akhirnya masuk ke dalam UKS


Disisi Ray


"Aduh kenapa sih keceplosan segala... Ray Ray .." ucap Ray


"AAAAAAAAAAAAA" Teriak Ray frustasi


"Aku harus samperin Nia... Aku gak boleh ngelepasin dia" gumam Ray.


Ray pun pergi dari kelas kosong itu dan berlari ke kelas IX D. Di lorong kelas delapan, Ray bertemu dengan beberapa adik kelasnya tentunya cewek. Ada yang sedang duduk di kursi dengan kaki yang disilangkan, ada yang sedang duduk sambil membaca, dan ada beberapa yang sedang bercanda. Mereka sengaja untuk menunggu Ray karena seperti yang kalian tahu bahwa Ray adalah Seleb dari SMPN GARUDA 5. Jadi otomatis yang menjadi penggemar Ray banyak, dan itu menjadi salah satu alasan Nia untuk tidak ingin menyukai Ray, terlalu banyak saingan Bosque.


"A Ray!! Tunggu!!" Teriak salah seorang gadis disana . Ray pun berhenti.


"Siska ada apa?" . Ya gadis yang itu adalah Siska pacar.. ups aku ralat bukan pacar tapi mantan pacar Ray.


"Eh ges kalian tau gak aku sama A Ray pacaran loh .. udah dari seminggu yang lalu loh" pamer Siska kepada teman teman nya


"Masa sih ? "


"Iya kok aku gak yakin sih ..."


"Aku sama Siska emang pernah pacaran...." Sebelum Ray melanjutkan kata katanya Siska memotong


"Tuh kan.. aku gak boong"


"Ih kok gak bilang bilang sihh... Btw selamat yaa" ucap salah seorang gadis


"Makasih" Siska pun menggandeng tangan Ray.


"Apaan sih .." ucap Ray risih sambil melepaskan gandengan Siska


"Kok A Ray gitu sih sama pacar sendiri.. kasian Siska" ucap salah seorang gadis


"Iya.. "


"Maaf nih yaa.. tapi aku sama Siska udah putus jadi byeeee" ucap Ray sambil melambaikan tangannya.


"Sis itu bener?" Tanya Cinta salah satu sahabat Siska


"Eng enggak kok A Ray cuma bercanda aja hehe" elak Siska


"Ih Ray kenapa kamu ngomong gitu di depan temen temen aku.... Aku kan maluuu.. ini pasti gara gara Nia.. awas kamu Nia" gerutu Siska dalam hatinya


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan tambahkan ke favorit...... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa..


__ADS_2