Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Mau


__ADS_3

"Kepala kamu masih pusing Ni?" Tanya Ray lembut


"Hem"


"Kamu masih marah?"


"NIA AAA" Teriak seseorang dari luar UKS. Gadis itupun berlari ke arah Nia


"Kamu gak papa kan Ni? Kamu pusing ga? Kamu mual? Ada yang sakit ga? Jawab Ni jawab jangan diem aja aku khawatir nih"


"Ya jelas lah Nia diem aja orang kamu nanyanya banyak.. semua pertanyaan kamu borong semua Ndi" ucap Fadli yang baru saja datang.


"Apaan sih Fad Gaje banget" ketus Indi


"Udah udah kasian Nia" reray Ray


"Kamu gak papa kan Ni?" Tanya Indi sekali lagi


"Gak papa kok Ndi gak usah khawatir kayak gitu aku baik baik aja kok.. sini peyuk dulu" Nia pun merentangkan tangannya.


"Aaa Niiiaaaa" Indi menyapa pelukan Nia .


"Ikutan dong " ucap Ray


"Gak.. Nia cuma punya aku!!!!" Ketus Indi yang masih berada dalam pelukan hangat Nia


"Ishh" gerutu Ray


"Udah udah kasian Nia.. kalo dia sesak nafas gimana coba" ejek Fadli. Indi pun melepaskan pelukannya dari Nia.


"Ishh sirik amat sih" gerutu Indi


"Mau di peluk juga?" Goda Indi


"Mau" singkat Fadli.


"HAH?" Semua orang yang ada di sana tak percaya bahkan ke dua gadis yang berada di depan pintu UKS itu juga tak percaya.


"Enggak lah becanda masa iya aku mau di pelak peluk sembarangan gitu" Jelas Fadli


"Oh kirain "Lega Nia


"Kirain apa hayo?" Tanya Ray


"Kirain Fadli beneran mau di peluk" jelas Nia


"Ya kan Fadli cuma becanda "


"Emang becanda kan?"


"Kalo kamu mau yang beneran.. aku aja yang kamu peluk "


"ASTAGHFIRULLAH RAY!!!!" Bentak Nia


"Maaf maaf becanda udah lah jangan di anggap becanda "


"RAY!!" Memang kata itu tidak terdengar seperti ancaman tapi tatapan Nia kepada Ray sangat tajam.


"Ehh maaf maaf jangan di anggap serius maksudnya" jelas Ray cengengesan


"Udah jangan pada berantem ini UKS loh" Reray Putri


"Kita mah gak berantem kan Ni?" Tanya Ray pada Nia


"Entah " jawab Nia enteng


"Ih gitu banget punya pacar"


"RAY!!!" Tatapan Nia mulai tajam lagi


"Maaf maaf aku ralat nihh.. ehem.. ih gitu amat punya calon pacar!"


"RAY!!"


"Ih terus apa .. pacar salah , calon pacar salah terus apa hah?"


"Temen INGET TEMEN!!" Gas Nia


"Huh ternyata belum bener bener luluh hati ni cewek " Batin Ray


"Sabar Deks mungkin belum jodoh nya" ucap Fadli memberi semangat


"Ralat! Bukan belum jodoh nya tapi belum saatnya!" Jelas Ray


" PD banget aku jodoh kamu heh!" Remeh Nia


"Aku yakin!" Ucap Ray dengan penuh keyakinan


"Eh Ni BTW kamu udah mendingan?" Tanya Novita


"Masih agak pusing sih"


"Kamu mau ke kelas? Yuk!" Ajak Novita


"Vita! Dia kan masih pusing masa di ajak ke kelas sih" Tegur Putri


"Aku di sini dulu aja"jelas Nia


"Ya udah kalo gitu aku sama Putri balik ke kelas dulu "

__ADS_1


"Iya hati hati"


"Okey yuk Put"


"Yuk dadah Nia GWS ya"Novita dan Putri pun pergi.


"Kamu beneran masih pusing Ni?" Tanya Ray khawatir


"Enggak sih cuma males aja ke kelas pelajaran PPKN soalnya" Jelas Nia sambil cengengesan


"Yeh kirain masih pusing " ejek Indi


"Kali kali bolos ga papa lah"


"Iya juga sih.. kalo gitu aku juga mau di sini dulu hehe.."


"Hadeh Ni anak berdua sama aja " Rintih Fadli


"Kan kita berdua mah besti ya gak Ni?"


"Iya dong"


"Ya udah kalo gitu aku juga mau di sini aja dulu " ucap Ray sambil melirik ke arah Fadli


"Gas " ucap Fadli


"Gak!! Kalian pergi sana nanti takutnya jadi fitnah!! mau kayak gitu hah?" Tegas Indi


"Iya iya siap Bu Boss" jawab Nia


"Bu bos nih ye" sindir Ray


"Hehe" Fadli malah cengengesan


"Ish" ketus Indi


Skip


Tett..tett...tetttt


"Yes udah Bel istirahat kita jajan dulu yuk Ni" Ajak Indi


"Indi sayang masa kita ke kantin... Kan konsep nya kita lagi sakit Ndi "jelas Nia


"Ya itu kan kamu bukan aku" sindir Indi


"Katanya setia kawan... " Ejek seseorang dari ranjang sebelah.


Indi pun menarik tirai sebelah.


"Fadli... Ray... Kalian masih di sini?" Kaget Indi


"Kalian ngapain di sini?" Tanya Nia


"Kita khawatir sama kamu Ni" jelas Ray


"Kita? Lo aja kali gue enggak " ucap Fadli


" Kamu gak pantes ngomong Lo gue Lo gue an" ejek Indi


"Bebas dongg"


"Serah lah"


"Aku izin ke Pa Jamal dulu ya " ucap Nia


"Mau ngapain Ni" ucap Indi Khawatir


"Ya mau izin ke kelas lagi lah masa di UKS Mulu ketahuan bolos nya nanti" jelas Nia


"Bareng aja yuk sekalian aku juga mau" ucap Ray


"Serah" jawab Nia


Skip


Setelah Nia dan yang lainnya izin kepada Pa Jamal mereka pun langsung pergi ke kantin. Sayangnya di sana sudah penuh jadi mereka berempat pun memilih untuk ke warung bawah.


Saat keempat orang itu memasuki daerah warung bawah... Di sana sudah ada teman teman Ray dan motor motor milik mereka yang merasa parkirkan disana. Sebelum mereka ke warung nya mereka ke parkiran nya terlebih dahulu.


"Yuk Ni , Di kita samperin temen temen kita dulu" ajak Ray . Nia dan Indi pun mengikuti.


"Ni emang gak papa ya kalo kita jajan di sini.. risih tau terlalu banyak cowok" Bisik Indi kepada Nia


"Iya aku juga ngerasa kayak gitu " bisik Nia balik


"Em Ray.. aku sama Indi jajan di kantin aja ya .. disini terlalu banyak cowok nya" ucap Nia kepada Ray


"Sans aja Ni mereka gak akan gangguin kalian berdua kok " ucap Fadli


"Kalian denger kan apa yang dibilang sama Nia.. Dia sama Indi risih jadi jangan ganggu mereka okey" ucap Ray


"Tenang aja Bu Bos kita gak bakal ngapa ngapain kok" ucap Eza


"Sans aja kali Ni meskipun kita emang bukan murid yang baik setidaknya kita kita gak akan berbuat yang bikin hidup kita nyesel Ni percaya deh" ucap Jaka meyakinkan


"Pa Ustad Ni Bos.. Senggol Dong " Teriak Fadli. Semua orang pun tertawa bersama termasuk Nia dan Indi.


"Eh kalo gitu aku sama Indi ke warung dulu ya takut keburu bel masuk " pamit Nia

__ADS_1


"Iya Bu Bos hati hati" ucap Dito


"Ehem" deheman itu keluar dari mulut Ray


"Eh Sans Ray Sans" ucap Dito.


Nia dan Indi pun pergi ke warung. Dari jauh sudah terlihat begitu banyak snack yang digantung. Tapi bukan itu saja yang dijual di sana. Mie rebus , kopi, teh manis, susu hangat, nasi kuning, masih banyak lagi lah pokoknya .


"Aduh mau jajan apa ya? Banyak banget " gerutu Nia


"Beli aja yang kamu mau.. nanti aku yang bayar " ucap Ray


"Nia aja nihh?" Goda Fadli


"Semua nya ... Puas" ucap Ray


"Seriusan Ray?" Tanya Indi


"Iya.. Indi " jelas Ray


"Yess!!" Batin Indi


Nia dan Indi pun mengambil makanan yang mereka inginkan. Indi mengambil makanan yang ingin ia coba bahkan yang belum ia tahu rasa makanan itu. Tapi berbeda dengan Indi , Nia hanya mengambil 2 buah coklat dan beberapa snack kesukaannya.


"Ini Bi jadi berapa?" Tanya Nia


"Jadi lima ribu neng"


Tanpa ada yang menyadari Nia pun membayar jajanannya itu.


"Ini uangnya Bi makasih "


"Iya sama sama Neng"


Tak lama Nia pun mengajak Indi untuk pergi.


"Yuk Di kita ke kelas lagi.." ajak Nia


"Yuk eh tunggu aku mau ngitung dulu "


"Bu ini jadi berapa?" Tanya Indi pada Bibi


"Jadi 20.000 aja "


"Nanti di bayarin sama Ray ya Bi "


"Iya neng "


"Makasih Bi"


Tak lama kemudian


"Yuk Ni" ajak Indi


"Yuk"


"Eh Ray nanti kamu bayarin ya"


"Siap" ucap Ray


"Aku sama Indi ke kelas duluan ya" pamit Nia kepada semua orang


"Iya Bu Bos" ucap mereka kompak


Tak lama setelah Nia dan Indi pergi, Ray pun menghampiri Bibi penjaga warung bawah tersebut.


"Bibiii tadi dua cewek itu tadi jajan berapa ribu?" Tanya Ray santai


"Oh yang tadi?"


"Iya"


"Kalo eneng eneng yang cantik, terus sedikit gendut tadi mah 20.000 aja den"


"Kalo yang cantik , terus agak kecil itu Bi?"


"Oh eneng yang pertama itu? Eneng yang itu mah udah bayar den"


"Jadi dia bayar sendiri " batin Ray


"Emang dia jajan berapa ribu bi?"


"Ah eneng itu mah baik jajan aja hemat cuma lima ribu aja den" puji Bibi


"Hah? Lima ribu ? Gak salah emang dia jajan apa sih Bi?" Tanya Ray


"Eneng itu cuma jajan coklat ******* 2, dua ribu, wafer ***** 2,seribu sama permen**** 2 ribu jadi totalnya lima ribu den"


"Ya Allah ni cewek jajannya hemat bener pake acara bayar sendiri lagi .. cocok nih" Batin Ray


"Kalo gitu permisi dulu ya den bibi mau kebelakang dulu "


"Eh Bi ini uang buat bayar jajanan cewek tadi "


"Siap den "


_______________________________


Jangan lupa like,vote, dan tambahkan ke favorit..... Jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaaa

__ADS_1


__ADS_2