Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Cuma berdua?


__ADS_3

"Eh Dito dah Dateng" sambungnya


"Yu Ni" ajak Dito


"Oke". Nia pun menaiki motor Dito. Ray pun mendekat


"Hari hati ya bro jaga baik baik jangan Ampe lecet.. tau kan kalo itu terjadi kamu bakal kayak apa?" Ancam Ray


"Tenang aja bos aman kok"


Dito pun menancap gas dan pergi menuju rumahnya.


Di perjalanan


"Ni?" Panggil Dito


"Hemm"


"Kamu lagi ada masalah sama Ray?"


"Gak biasa aja"


"Oh"


"Napa?"


"Aku cuma mau nanya boleh?"


"Hem"


"Kamu sama Ray ada hubungan apa?"


"Gak ada"


"Oh syukur"


"Hah ngomong apa barusan aku gak denger"


"Eh emm aku engga kok "


"Oh"


Sesampainya di Rumah Dito


"Dit kita disini cuma berdua?" Tanya Nia


"Engga kita berempat kan"


"Terus mana temen temen yang lain?"


"Yang ngerjain proposalnya cuma kita ber dua Ni"


"Terus 2 orang lagi? Katanya nanti di rumah kamu ada 4 orang"


"Kamu nanya ada berapa orang kan bukan berapa orang yang ngerjain proposalnya"


"Terus dua orang lagi siapa?"


"BI Inah sama adek aku Cici"


"Oh"


Tok


Tok


Tok


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu dari luar. Nia dan Dito merasa heran karena setau mereka berdua tak ada tamu yang akan datang.


"Siapa Bi? " Tanya Dito kepada Bi Inah


"Itu ada temen nya A Dito"

__ADS_1


"Hah temen perasaan yang bakal ngerjain proposal kan cuma kita berdua.. ya gak Ni?"


"Iya.. coba kamu cek dulu Dit!"


Dito pun pergi ke pintu depan. Dito sangat terkejut ketika melihat orang itu. Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah.


"Siapa .. Dit?" Nia berbalik dan melihat seorang remaja lelaki yang masih menggunakan baju seragam sekolah dengan rambut yang terlihat sedikit tidak rapi terkena angin jalanan.


"Ray? Ngapain kamu di sini?"


"Napa gak boleh?"


"Aku tanya ngapain?"


"Kalian cuma berdua di sini?" Tanya Ray mengalihkan pembicaraan


"Enggak berempat" jawab Dito


"Terus yang lain mana? Yang Dateng Adel atau Murni?"


"Bukan kita disini berempat itu.. Aku, Nia, Bi Inah sama Cici" jelas Dito


"Jadi kalian ngerjain proposalnya berdua?"


"Iya emang kenapa?" Tanya Nia nge gas


"Untung aku dateng kesini"


"Napa emang gak boleh gitu kalo aku ngerjain proposal berdua sama Dito?"


"Gak" gumam Ray


"Apa Ray?" Tanya Dito.


"Gak kedengaran sumpah" sambungnya


Skip


"Ni ini harusnya yang paling atas tu pendapatannya baru pengeluarannya" ucap Dito sambil mendekatkan dirinya ke samping Nia.


"Oh harusnya kayak gini?"


"Oke sip kalo gitu kita tinggal beli peralatan yang dibutuhin terus jangan lupa juga persiapkan panggung , dekorasi, tempat guru guru dan yang paling penting konsumsi okey" canda Dito


"Tenang aja kali Dit kalo soal konsumsi mah beres" Mereka berdua pun tertawa bersama . Mereka tak sadar telah menghiraukan Ray yang dari tadi memperhatikan mereka asik mengobrol.


"Udah kan Ni?"Tanya Ray


"Dah"


"Kalo gitu aku pulang dulu ya Dit"


"Iya Ni hati hati"


"Sipp" Nia pun pergi keluar rumah.


"Kalo gitu aku duluan bro"


"Hemm hati hati"


"Yoi" Ray pun menyusul Nia


"Ni"


"Hem"


"Pulang bareng yuk" ajak Ray


"Maaf Ray aku udah di jemput sama Abang eh.." tanpa Sadar Nia keceplosan bilang jika dirinya di jemput oleh Abangnya padahal sudah Nia rencanakan Nia akan bilang di jemput sama gebetannya.


"Ralat my crus" ucap Nia


"Yakinn?"

__ADS_1


"Eh itu dia!!" Nia pun segera menghampiri Rezky dan menaiki motornya. Tapi Ray tidak menyerah Ia tetap menghampiri Rezky dan Nia.


"Maaf Bang mau nanya Abang ini siapa nya Nia ya?" Tanya Ray


"Aku Abangnya napa gitu?"


"Aduh ketauan lagi Abang nih gak bisa di kompromi in ih" Batin Nia


"Enggak sih bang cuma tadi adik Abang ini bilang kalo dia mau di jemput sama my crusnya cenah" ejek Ray


"Oh ya udah kalo gitu kita jalan duluan ya" pamit Rezky


"Iya bang hati hati"


Skip


Di perjalanan


"Ni"


"Ya Bang?"


"Crush tu apa?"


"Huh untung Abang gak gaul gaul amat jadi kan dia gak tau crush tu apaan"


"Susah ngejelasinnya nanti aja Abang cari di google kan Abang tuh Cucunya Mbah Google " ejek Nia


"Iya dong kan I'm Smart" bangga Rezky


"Idih bangga"


"Iya dong emang kamu... gak ada yang bisa kamu banggain hahaha" Rezky tertawa sendiri sedangkan Nia di belakang memasang wajah bad mood nya.


Keesokan harinya


Di kelas


"Nii"


"Napa?" Tanya Nia sinis


"Kamu udah minum obat kan?" Tanya Indi


"Udah gak butuh obat butuhnya tempat curhat"


"Kan ada aku tempat curhat mah " Sela Putri


"Kamu gak akan faham ti"


"Wah wah wah .. bener nih kayaknya bukan obat yang di butuhin sama Nia tapi Ray cieeeeeeee "


"Udah lah Di gak usah bahas dia.. gak penting" Nia pun pergi.


"Nia kenapa tuh? Ada masalah sama Ray?"


"Mana saya tau Tiii kan saya bukan mama nya"


"Ya kirain"


Skip


Di koridor kelas 8


"NIAAA " Teriak seseorang dari belakang. Nia tidak membalikkan badannya melainkan terus maju tanpa menghiraukan teriakkan orang itu.


"Ni ni tunggu!!" Ucapnya sambil memegang tangan Nia.


"Apaan sih Ray" ucapnya sambil melepaskan pegangan Ray


"Kamu marah? Kok kamu berubah?"


Hayooo mau tau kisah kelanjutan nya........ Tunggu up Author selanjutnya yaaa

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit...... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa


Makasihhhhhh


__ADS_2