
"Eng engga kok tadi kelilipan di jalan" kata Nia
"Oh ya udah yu kita siap siap pulang"
"Ya udah ayo"
"Aku yakin pasti ada apa apa gak mungkin dia kelilipan doang.. aku yakin pasti dia udah nangis tapi kenapa?" Ucap Indi dalam hatinya.
Keesokan harinya
Di Sekolah
"Hey Ni kamu kenapa?" Tanya Indi
"Gak Papa"
"Oh iya hari ini jadwal buat penutupan MPLS kan?"
"Hemm"
"Enak ya kemaren, hari ini Vita sama Uti gak Sekolah uuh jadi iri nih"
"Hemm"
"Kamu kenapa sih jawabnya 'hemm' 'hemm' aja ada masalah? Cerita dong"
"Gak ada"
"Ni anak kayaknya beneran ada masalah deh dari kemaren? Apa jangan jangan pas balik dari WC lagi" curiga Indi dal hatinya.
Sekarang jam 7.00 acara pun dimulai pertama, di mulai dengan sambutan. Dan sekarang pemberian hadiah untuk para siswa yang memenangkan pertandingan kemarin.
"Nah sekarang kita akan memberikan hadiah kepada kakak kakak OSIS yang telah menang yaa.. Baik lomba tarik tambang di menangkan olehhhhhh.... Timmmm.... DITOOO selamat timnya Dito silahkan mengambil hadiah dan berfoto bersama ketua panitia dan Kepala sekolah... Okey lomba mencari bendera di menangkan olehhhhhh... Innnndiiii silahkan Indii"
"Yeyy Indi ayo naik" seru Nia
"Dan sekarang lomba terakhir lomba 3 kaki adalahhhhhhhh... Shania dan Rayhann selamat silahkan naik"
Ray dan Nia pun naik ke atas namun Nia sama sekali tidak menatap Ray. Mereka pun berfoto dan kembali turun.
"Okey karena acara penyerahan hadiah telah selesai saatnya acara penampilan bakat silahkan"
Orang pertama menampilkan tari modern. Orang ke 2 menyanyi lagu laskar pelangi orang ke tiga menari kelompok dengan judul lagu how you like that dari BLACK PINK. dan akhirnya penampilan spesial dari OSIS.
2 Orang pun maju dengan gaya mereka yang cool. Mereka berdua menggunakan baju seragam. Kemeja putih dan celana Biru khas SMP. Semua bersorak ketika ke 2 laki laki itu berjalan menuju tengah lapangan, sambil salah seorang nya membawa gitar . Ya tempat pertunjukan bakatnya di lapangan.
"A Ray.. A Fadli semangat "seru seseorang. Ya ke 2 laki laki itu adalah Ray dan Fadli. Fadli bermain gitar dan Ray menyanyi.
"Okey aku tujukan lagu ini untuk orang yang di sana" ucap Ray sambil menunjuk kepada Nia. Seketika Semua orang menatap Nia.
"Aaaaaaaa" seru semua orang termasuk para guru yang berada di sana
Ray pun mendekatkan bibirnya ke mikrofon dan bernyanyi. Semua orang terpukau mendengar suara Ray yang lumayan enak lah ya. Di bagian Reff semua bernyanyi bersama
' Awalnya ku pura pura
Lama lama ku jadi suka
Oh tuhan
Inikah yang namanya Cinta
Tadinya biasa saja
Sekarang ku benar benar Cinta
Ku harap ini sebentar saja'
( Pura Pura Cinta - Cherrybelle )
"LAGI LAGI LAGI" seru semua orang
"Okey okey tapi kali ini Ray doang ya.. karaoke gitu maksudnya" ucap Fadli
"Okeyy" seru semua orang
"Oke lagu ini masih aku tujukan pada orang yang ada di hidup aku saat ini"
"Aaaaaaaa" seru Semua orang lagi
"I know itu pasti buat dia" ucap Nia dalam hatinya sambil memalingkan wajahnya
__ADS_1
'Kamu
Buat aku tersipu
Buat ku malu malu
Saat bersama mu
Saat ku sapa dirimu
Aku
Kok merinding bulu ku
Menjadi gugup aku
saat bersama mu
Saat kau sapa diriku
Mungkin inilah rasanya
Rasa suka pada dirinya
Sejak pertama aku bertanya
Facebook mu apa
Nomor mu berapa
Mungkin inilah rasanya
Cinta pada pandang pertama
Senyuman manis mu buat aku
Dag Dig Dug meluluh'
(Kamu - Coboy Junior)
"Oke makasih ya udah mau dengerin" ucap Ray menutup
Anggap aja lagi penutupan ya hehe..
"Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh"
"Waalaikumsallam warahmatullahi wabarokatuh" jawab semua orang
Semua orang pun bubar dan langsung pulang. Tak terkecuali Nia dan Indi. Mereka berdua pulang jalan kaki. Tiba-tiba ada 2 motor yang menghadang mereka.
"Yu naik" ajak Ray
"Gak makasih" jawab Nia
"Di mau pulang bareng?" Tawar Fadli pada Indi
"Boleh yuu.. Nia duluan ya" pamit Indi
"Eh Di tapi" Nia terlambat Indi sudah pergi bersama Fadli sedangkan Ray masih di depannya
"Yu naik" ajak Ray
"Gak usah makasih aku bisa pulang sendiri kayak biasanya " ucap Nia ketus
"Kamu kenapa jutek lagi?" Tanya Ray
"Gak"
"Terus?"
"Gak"
"Ayolah.. bareng yu"
"Gak"
"Oke deh kalo kamu gak mau aku ajak pulang aku bakalan terus di sini" ancam Ray
"Ya udah di sini aja" ucap Nia. Nia pun melanjutkan perjalanannya tapi dengan langkah santai. Sekarang Nia telah lumayan jauh dari tempat Ray mengajaknya pulang tadi. Satu motor pun berhenti di depan Nia tapi kali ini bukan Ray melainkan Vano.
"Kamu Nia kan?" Tanya Vano
__ADS_1
"Iya emang kenapa Van?"
"Tuh si Ray di ajak pulang gak mau"
"Terus apa urusannya sama aku coba?" Ucap Nia ketus
"Katanya dia gak mau pergi dari situ sebelum kamu mau pulang bareng dia"
"Ya udah biarin aja napa?"
"Masalahnya bentar lagi jam makan siang.. "
" Terus hubungan nya sama makan siang apa?"
"Si Ray tuh punya Mag"
"Oh"
" Oh doang? Emang kamu gak kasian apa?"
"Emm aku pikir pikir dulu"
"Ah emang susah ngomong sama batu " Vano pun langsung menjalankan motornya kembali dan pastinya ngebut
"Aduh kasian kalo dia kenapa kenapa gimana?" Gumam Nia
"Tapi diaaa.. ah udah aku gak boleh egois sekarang aku telepon aja Ray" sambungnya. Nia pun segera menelepon Ray
"Halo Ray"
"Kamu mau kan pulang bareng?"
"Hemm"
"Yess oke aku kesana sekarang"
"Hemm"
Ray pun menjemput Nia.
Di perjalanan
" Kamu kenapa sih?" Tanya Ray membuka obrolan
" Gak "
Ray pun memberhentikan motornya
"Kenapa di berhentiin motornya" suruh Nia
"Jawab dulu kenapa kamu dari kemarin gak mau ngomong sama aku hah?"
"GAK"
"Turun" suruh Ray. Nia pun turun dari motornya Ray dan di ikuti Ray.
"Kamu kenapa sih gak mau ngomong sama aku hah? Kamu tau kan perasaan aku sama kamu kayak gimana? Kamu tau gak aku tuh ngerasa ada yang aneh dari sikap kamu Ni.. terus kemarin kenapa kamu langsung pulang? Aku kan ngajak bareng? Jawab Nia... Jawab... Kalo kamu diem kayak gini aku ngerasa bersalah tau gak"
"Kamu emang salah" ucap Nia ketus
"Apa salah aku Ni?" Tanya Ray dengan lembut.
"Pikir sendiri!"
"Niaa kamu tau sekarang aku lagi gak bisa pikirin apa apa lagi selain kamu Ni percaya sama aku" ucap Ray sambil memegang ke 2 tangan Nia.
"Lepasin" Nia pun melepaskan pegangan Ray.
"Percaya? Percaya apa lagi hah? Yang mana yang harus aku percaya? Oke aku emang percaya.. kalo kamu gak akan pernah berubah Ray.. kamu tetep deketin cewek lain.. setidaknya kamu gak usah sok sok an bilang kalo kamu suka sama aku segala kalo ujung ujungnya kamu kayak gini Ray!"
"Kata siapa aku deketin cewek lain hah?" Ucap Ray sambil memegang tangan Nia lagi
"Aku liat sendiri dengan mata kepala aku Ray jadi kamu gak usah ngelak!" Tegas Nia
"Dan yang paling nyakitin hati aku adalah aku tau orang itu siapa! Cewek itu Melda kan? Aku tau Ray aku tau.. kalian berdua duduk ber2an di kursi taman deket toilet itu kan? Aku liat Ray aku liat dan gak hanya itu kamu juga ngelus ngelus kepalanya Ray! Apa itu coba hah?"
Sebenarnya apa yang terjadi? Apa Ray memang belum berubah? Apa hubungannya dengan Melda?
Mau tauuuuuuuuuu tunggu up Author selanjutnya yaaa
Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit..... Eitsss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa
__ADS_1