Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Calon Kakak Ipar


__ADS_3

"Ciee bau bau jadian niiii"


"Gak aku gak akan jadian sama Ray.. ya meskipun aku emang suka sama dia tapi kan gak usah jadian kan?"


"Iya sih .. ya udah sana katanya mau pulang "


"Idih ngusir "




Di dalam sebuah kamar terlihat seorang gadis yang bingung memilih baju untuk ia pakai. Terlihat begitu banyak baju yang telah ia keluarkan dari lemari pakaian nya.



" Aku pakai apa ya? Bingung ihhhh..." Nia merasa frustasi



"Biasanya juga tinggal ambil terus pake ... Tapi kenapa sekarang rasanya gak ada yang pas sihh!!"



"Au ah aku gak bakal mikirin lagi yang penting aku pake pakean yang rapi dan nyaman buat aku.. dan yang paling penting harus yang aku banget"



Beberapa menit kemudian Nia keluar dari kamarnya dan menggunakan celana kulot hitam yang terbuat dari bahan katun, sweater rajut berwarna maroon dan jilbab pashmina berwarna hitam serta sepatu sneaker berwarna putih tak lupa juga menggunakan jam tangan kesukaannya.



"Dah lah gini aja, ngapain gaya gaya toh aku sama dia juga belum tentu jadian kan"



"Dan mungkin itu mustahil " gumamnya



"Eh eh eh anak gadis mama mau kemana nih udah rapi aja.." tanya mama yang tiba tiba saja datang



"Ih mama ngagetin tau gak" rengek Nia



"Mau kemana sih"



"Itu mah di ajak temen buat ke rumahnya"



"Cowok?"



"Iya"



"Sendiri?"



"Ya engga lah ma ada Indi kok tenang aja"



"Ya sudah kalo gitu hati hati ya"



"Iya mah"



"Huh untung tadi ngajak Indi dulu sebelum pergi " batin Nia



Tet tet



"Itu suara klakson nya Ray apa dia beneran jemput ya? Ya udahlah keluar dulu aja"



"Ma Nia berangkat ya!!"



"Iya hati hati ya"



"Iya ma"



Nia pun bergegas menuju pintu. Dan benar saja sudah ada Ray dan motor nya.



"Kamu beneran jemput?"



"Hemm"



"Maaf tapi aku berangkat bareng Indi"



"Indi udah pergi sama Fadli jangan khawatir"



"Kok Indi gak bilang siiih" batinnya



"Udah ayok naik!!"



" Hemm"

__ADS_1



Skip



"Ini rumah kamu Ray?"



"Hem maaf rumah nya enggak terlalu besar"



"Engga terlalu besar? Ini besar Ray" kekeh Nia



"Ya udah dari pada di situ mending masuk yuk" ajak Ray sambil menarik tangan Nia.



Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah Ray yang lumayan besar. Tak lupa Nia mengucapkan salam sebelum masuk ke dalam dan Nia pun di buat terpana dengan ke eleganan rumah milik Ray.



"Eh ada tamu" ucap seorang Ibu dengan celemek di pakaian nya.



"Assalamualaikum Bu" ucap Nia sambil menyalami tangan Ibunya Ray



"Waalaiikumsallam nak "



"Ya udah yuk duduk.. Ibu mau lanjut masak di dapur "



"Mau di bantuin Bu " tawar Nia



"Boleh yuk Ibu lagi masak ayam goreng, tumis kangkung sama tahu dan tempe "



"Oh iya Ibu juga mau belajar bikin nasi liwet soalnya adiknya Ray suka banget sama nasi liwet "



"Pantesan lauknya kayak gitu... Mau bikin nasi liwet ternyata"gumam Nia



"Apa na ?"



"Eh enggak Bu.. aku bantuin ya Bu.. soalnya aku suka kalo bikin nasi liwet "



"Kamu bisa?"




"Eh iya nama kamu siapa? "



"Eh iya lupa.. aku Shania Bu biasanya di panggil Nia"



"Kalo gitu yuk ke dapur " Ajak Mamanya Ray



Skip



"Aduh laper banget nihh" gerutu Ray



"Maa masakannya udah belom" teriak Ray



"Gak usah teriak teriak ini udah siap kok" ucap Mama Ray yang datang dari arah dapur bersama Nia. Tak lupa juga mereka membawa makanan yang mereka berdua masak.



"Wah kayaknya enak tuh" ucap Ray sambil terus menerus melihat ke arah makanan



"Iya ya kayaknya enak banget" ucap Melda



"Siapa dulu dong yang masak"



"Emang siapa ma?" Tanya Melda polos



"Calon Kakak ipar mu lah" goda mama



"Ehem ehem" deheman dari Melda



"Eng enggak Bu aku bukan..."



" Udah lah yuk makan aku dah laper niih" potong Ray



"Ya udah yuk makan" ajak Mamanya Ray

__ADS_1



"Kamu lagi cari siapa Ni?" Tanya Mamanya Ray yang melihat Nia yang celingak-celinguk



"Kalo Papanya Ray mana Bu?"



"Papanya Ray belum pulang" jelas Mama Ray



"Oh emang pekerjaan nya apa Bu?"



"Papa kerja di luar kota Ni" kali ini Ray yang angkat bicara



"Ya sudah yuk makan Ni" ajak Mamanya Ray lagi



"Iya Bu"



Mereka pun menyantap makanan bersama. Di meja makan sesekali terdengar tawa yang jarang sekali di dengar. Kadang ada kesunyian namun tak lama ada kemudian akan terdengar tawa kembali.



Skip



Selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu dan menonton film. Sebenernya Ray tak menyukai hal ini namun karena kehadiran Nia jadi Ia terpaksa harus tetap diam di rumah.



"Teh Shania tau gak sebenernya A Ray itu gak suka loh kalo kumpul bareng kayak gini" Cepu Melda



"Da.. sutttt" ancam Ray dengan matanya



"Tapi sehubung ada kamu Ni kayaknya hari ini dia betah di rumah deh" goda Mama Ray



"Maaa" rengek Ray tapi tetep stay cool. Nia yang melihat keharmonisan keluarga itu hanya tersenyum manis .



"Eh A Ray tumben banget AA ajak temen cewek ke rumah?" Tanya Melda polos



"Iya Ray tumben?" Tanya Mama juga



"Tumben? Berarti dia belum pernah dong ngajak cewe cewenya ke rumah nya?" Batin Nia



"Emang Ray belum pernah ngajak pacarnya ke rumah Bu?" Tanya Nia dan membuat semua orang kaget kecuali Melda yang tahu kelakuan kakaknya.



"Aduh Nia bilang lagi kalo aku pernah pacaran... Gawat nih " Batin Ray



"Jadi Ray pernah pacaran?" Tanya Mama Ray sambil melihat Ray dengan tajam



"Eng enggak ma sekarang Ray gak punya pacar kok" aku Ray



"Tapi pernah kan?" Kekeh Mama Ray



"I iya sih ma"



"Kenapa gak bilang bilang " gemas Mama Ray sambil memikul nya dengan bantal



"Ya maaf ma lagian kan ...emm"



"Apa mau cari alasan apa?"



"Iya ma maaf "



"Mama maafin tapi lain kali kasih tau Mama oke"



"Iya ma"



"Inget kamu pernah janji kalo suatu saat kamu punya pacar bawa ke rumah dari pada di luar oke"



"Iya ma"



"Duuh dari tadi mama ngomel Mulu kan Malu ada Nia ish mau di taro dimana muka aku nih" gerutu Ray dalam hatinya



Cukup untuk up kali ini... Tunggu up Author selanjutnya yaaa


__ADS_1


Jangan lupa like, vote, dan tambahkan ke favorit...... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa..


__ADS_2