Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Aku gak Bisa


__ADS_3

"Dan yang paling nyakitin hati aku adalah aku tau orang itu siapa! Cewek itu Melda kan? Aku tau Ray aku tau.. kalian berdua duduk ber2an di kursi taman deket toilet itu kan? Aku liat Ray aku liat dan gak hanya itu kamu juga ngelus ngelus kepalanya Ray! Apa itu coba hah?"


"Kamu cemburu?"Tanya Ray lembut


"Iy emm enggak aku gak cemburu okey" jawab Nia agak gugup


"Kenapa gugup? Udah lah ngaku aja"


"Aku bilang aku GAK CEMBURU OKEY " Jawab Nia sambil menekan tiga kata terakhir. Nia pun hendak pergi namun seperti biasa Ray menahan tangan Nia


"Kalo kamu pergi kamu gak akan tau Melda itu siapanya aku Ni" ucap Ray lembut.


"Aku udah gak mau lagi berurusan sama kamu Ray tapi aku juga butuh penjelasan" ucap Nia dalam hatinya. Nia pun menahan keinginannya untuk pergi dan Nia berbalik.


"Oke kalo gitu jelasin sama aku"


Flash Back On


"A RAY" Teriak Melda dari depan sambil melambaikan tangannya.


"Eh Mel gimana MPLS nya seru?" Tanya Ray


"Ngobrol nya sambil duduk ya aku capek hehe"


"Iya yuk duduk di bangku taman aja"


"Oke A"


Mereka berdua pun duduk di bangku taman yang dekat dengan toilet itu.


"Mel kamu dah makan?"


"Udah.. kalo A Ray gimana"


"Iss Udah dong masa ninggalin jam makan"


"Iya iya.. eh tadi aku juara satu lomba kelereng tau A wisss aku seneng banget sumpah gak nyangka ternyata menang tuh SE seneng ini" ucap Melda bangga


"Iya dong siapa dulu Abangnya Ray gitu loh" ucap Ray sambil mengelus elus rambut Melda.


"Ih Abang mah gak ngelus malah ngacak ngacak rambut Melda" rengek Melda


"Iya maaf ya"


Flash Back Off


"Melda itu adik aku.. jadi kamu gak usah cemburu sama dia okey" ucap Ray sambil tersenyum


"Siapa juga yang cemburu.. maaf gak tertarik" ucap Nia ketus


"Kalo gak cemburu terus kenapa kamu marah gini hah?"


" Aku.. aku.. aku cuma ngerasa risih aja gitu masa orang yang bilang suka sama aku tapi deket sama cewek lain kan gak lucu" ucap Nia


"Ohh risiiiiih oke deh kalo gitu aku gak bakal deket deket sama cewek lain termasuk adik aku sendiri" ucap Ray


"Jangan.. aku gak mau jadi perusak hubungan antara adik dan kakak. Gak mau aku"


"Terus aku harus gimana?"

__ADS_1


"Kamu cukup jadi diri kamu sendiri tanpa harus mikirin perasaan orang lain termasuk aku okey"


"Jadii kamu pengen aku jadi fuckboy lagi terus deketin banyak cewek terus aku gostingin. Okey kalo gitu"


"Bukan gitu maksudnya.."


"Terus apa?"


"Ya kamu cukup jadi pribadi yang lebih baik lagi gak kayak dulu yang hobinya nge goda goda adik kelas mau kakak kelas semua kamu embat.. kamu harus belajar setia Ray" nasihat Nia


"Maaf aku gak bisa"


"Kenapa gak bisa?"


"Karena kamu minta aku buat gak perduli sama kamu dan kamu mau aku belajar setia? Sekarang aku lagi belajar untuk mencintai Ni tapi kamu mau aku gak perduli sama kamu? Maaf aku gak bisa jadi orang yang setia selain ke kamu Ni" jelas Ray yang masih memegang tangan Nia


"Kamu boleh suka sama aku tapi suka bukan berarti pacaran kan Ray! Itulah masalah kamu.. kamu mau kita jadian sedangkan aku? Aku gak mau pacaran aku masih belum siap dengan yang namanya sakit hati.. tapi ya sudahlah udah terlanjur ini"


"Jadi kamu mau pacaran sama aku Ni?"


"Nah ini pertanyaan yang bener harus di jawab"


"Emang pas aku bilang suka sama kamu.. kamu gak ngerasa di tembak?"


"Ya enggak lah orang kamu bilang suka bukan nembak tapi kali ini bener kamu nembak aku"


"Ya terus jawabannya apa?"


"Maaf Ray aku gak bisa terima kamu". Seketika tubuh Ray lemas. Ray seperti tak bisa menahan kesedihannya


"Ya udah gak papa yuk naik lagi" ucap Ray agak lemas


"Iyaa.. kamu mampir dulu ya ke rumah" ucap Nia penuh semangat


Mereka pun sampai di rumah Nia tapi tak ada siapapun di sana. Rumah sepi bahkan suara televisi pun tak terdengar.


"Yuk masuk Ray"


"Hemm"


"Assalamualaikum " salam keduanya


"Kalo gitu aku telepon mama dulu ya.. kamu duduk dulu aja" ucap Nia


"Hemm"


Setelah menelpon Nia pun langsung pergi ke dapur dan mengambil 2 piring yang berisikan Nasi, Mie goreng ,dan ayam goreng.


" Yuk makan" ajak Nia. Nia pun duduk di samping Ray


"Gak nafsu" jawab Ray


"Jangan kayak gitu.. aku tau kok kamu punya Mag jadi makan ya" pinta Nia


"Ya udah cuma karena aku punya Mag ya"


Mereka pun makan dengan lahap. Setelah selesai Ray izin untuk pulang.


"Ni aku udah makan seperti yang kamu minta jadi aku pulang ya" ucap Ray dingin. Ray pun langsung keluar dari Rumah Nia dan memakai sepatunya.

__ADS_1


"Ray" panggil Nia


"Hemm"


"Aku cuma mau ngasih tau.."


"Aku udah siap aku pamit pulang dulu ya" ucap Ray dingin lagi


"Ray tunggu"


"Ada apa?"


"Aku emang bilang aku gak bisa nerima kamu tapi asal kamu tau aku juga gak bisa nolak kamu.. ya udah aku kedalem ya maaf pintunya aku mau tutup dah" ucap Nia sambil melambaikan tangannya.


Ray pun pergi menghampiri motor nya yang terparkir di pinggir jalan. Ray masih belum ngeh dengan apa yang di katakan Nia. Ray pun pergi ke rumah Fadli.


Rumah Fadli


"Assalamualaikum " ucap Ray.


"Waalaikumsallam " jawab Fadli


"Tumben pake acara salam segala biasanya juga nyelonong aja masuk"


"Ish aku lagi bad mood"


"Ya udah masuk!"


"Hemm". Mereka berdua pun duduk di sofa


"Kamu kenapa Ray gak biasanya tau?"


"Jadii.." Ray pun menceritakan apa yang terjadi tadi setelah Fadli mengantarkan Indi pulang.


"Hahahaha" tawa Fadli pecah


"Kenapa ketawa? Emang aku lagi ngelawak apa?" Tanya Ray agak nge gas


"Woles bro woles.. gini nih pas di jalan Nia bilang kalo dia gak bisa terima kamu tapi kan pas dirumah dia bilang lagi aku jugak gak bisa nolak kamu.. kamu ngeh ga si" tanya Fadli


"Emang artinya apa?" Ucap Ray polos


"Emang b**o dasar.. Ya artinya dia juga suka sama kamu Ray.. astagfirullah gak sadar ya bos? Hahahaha"


"Iya yah berarti Nia suka sama aku.. YESSSSS YUHUUUUU " ucap Ray kegirangan


"Makan makan nih bos?"


"Gak ada makan makan segala kan gak jadian wlee" ucap Ray sambil memperlihatkan lidahnya.


"Rencana berhasil" ucap Ray penuh semangat


"Jadi kamu belum tobat?" Tanya Fadli


"Ya gak tau juga sih hehe"


"Astagfirullah "


"Ternyata masih inget Allah juga" sindir Ray

__ADS_1


"Ya iyalah jelas"


Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit..... Eitsss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa


__ADS_2