Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
REFAN!!


__ADS_3

"Oh jadi kamu sedih karena si Ray gak ngomong kalo dia bakal pergi gitu?"


"Hemm tapi aku juga gak bisa salahin dia.. karena aku tau.. aku bukan siapa siapa nya Ray kan?"


"Iya sih.."


"Tapi sebenarnya bukan itu aja alesan aku marah ke Ray" aku Nia


"Terus?"


"Aku tuh udah ngasih dia kesempatan buat ngomong tapi dia malah mempermasalahkan soal traktiran itu.. aku juga gak marah kok aku cuma pura pura doang.... "


"Kamu blom minum obat ya? "


"Obat? aku kan gak sakit "jawab Nia polos


"Hadehh kamu tuh ya.. dah tau tu anak mau pergi malah didiemin dengan cara, kamu marah ke dia kayak gini.. kamu kurang sehat apa ya? Apa kamu gak mikir.. dengan cara kamu ini ... Ray pasti bakal terus kepikiran tau gak? Mungkin dia gak jadi pergi gara gara kepikiran terus sama kamu, rasa bersalah nya dia... Kita kan gak tau mungkin aja dia pergi karena urusan yang penting dan hanya karena kamu marah dia gak jadi pergi .. kamu jangan kayak gini dong Nii ayolah ini bukan Nia.. mana Nia yang selalu ceria? Mana Nia yang berani ?Mana Nia yang bangkit ketika jatuh?"


"Aku gak bisa jawab "


"Kenapa?"


"Pertanyaannya terlalu banyak hehe.." ucap Nia cengengesan


seketika suasana yang tadinya tegang dan serius kini telah mencair. Keduanya kini tertawa lepas seperti tak ada beban di pundak mereka.


Skip


Bel pulang telah berbunyi beberapa menit yang lalu. Hanya Sedikit siswa yang masih berada di area sekolah salah satunya Nia.


Nia tengah berdiri di pinggir jalan sambil melihat ke kanan dan ke kiri tampak seperti sedang mencari seseorang. Tiba tiba


DORRR!!!!!


Ada yang mengagetkan nya dari belakang.


"Astaghfirullah" kaget Nia


"Ini pasti Ray!!"batin nya. Nia pun membalikkan badannya


"Raa....... REFAN!!!" Kaget Nia lagi.


Tunggu!! Refan? Refan yang selalu ditolak sama Nia? Ya...... Dia adalah Refan yang selalu berusaha mendekati Nia walaupun sudah ditolak berkali kali.


"Hay" ucap Refan


"Gak usah ngagetin napa!"


"Ya maap"


"Ngapain masih di sini?" Tanya Nia


"Kamu ngapain disini?" Tanya Refan balik


"Ni anak ditanya malah nanya balik" batin Nia


"Ak.." kata kata Nia terpotong saat Nia melihat sosok Ray yang melihat ke arah nya dari warung Bi Mumun.


"Aku apa Ni?"


"....." Nia tidak menjawab


"Liatin apa sih?" Tanya Refan sambil melihat apa yang dilihat Nia


"Ray?" Batin Refan


"Kamu ngapain ngeliatin Ray?" Gas Refan


"Fan aku ke sana dulu ya Bayy " Nia pun berlari kearah Ray


"Kamu ngapain sih Ni nyamperin Ray segala" batin Refan yang melihat punggung Nia.


Warung Bi Mumun


"Ray" panggil Nia


Tapi Ray mengacuhkan Nia dan pergi ke bagian parkiran yang sudah sepi. Nia pun bergegas mendekati Ray.


"Ray kamu marah?" Tanya Nia


"Jawab dong jangan diemin aku" bujuk Nia

__ADS_1


Ray pun duduk di atas motor nya .


"Pikir sendiri!!" Tegas Ray


"Oh marah.. maaf yaa aku gak sengaja kok ngobrol sama Refan!!"bujuk Nia


"..." Ray tak menjawab


"Gak mau ngomong nihh.. ya udah tapi sekali lagi maaf dan aku juga gak bakal bujuk kamu lagi oke" jawab Nia santai


"Ish ni anak bujuk lagi kek gak peka banget " gerutu Ray dalam hatinya.


"Ray aku telfon Abang aku dulu ya mau minta jemput " pamit Nia


"Gak usah !! Tunggu di bawah" suruh Ray


"Oke "


"Kan.. aku tau kok Ray.. kamu gak bakal biarin aku pulang sama orang lain " batin Nia sambil berjalan meninggalkan warung Bi Mumun.


"Aku nunggu di sini aja kali ya" gumam Nia


Tettett


(Anggap aja suara klakson hehe)


Nia pun membalikkan badannya


"Yuk Raa... Refan"


"Yuk Ni" ajak Refan


"Sorry Nia sama aku" ucap Ray yang baru datang


"Maaf Fan aku sama Ray.. duluan ya"


"Iya hati hati"


Ray dan Nia pun pergi meninggalkan Refan dan motor nya.


"Kamu pilih Dia Ni?" Tanya Refan pada dirinya sendiri


"Ni"


"Hem"


"Kenapa kamu ngobrol sama Refan?"


"Aku dah bilang kalo aku sama Refan cuma kebetulan aja.. meskipun bukan kebetulan juga.. Refan yang ngajak ngobrol duluan bukan aku"


"Oh"


Keheningan sebentar


"Ni"


"Apa Ray?"


"Kamu masih marah"


"..... " Nia tak menjawab . Ray pun menghentikan motornya.


"Kenapa berhenti?"


"Aku mau ngomong sesuatu"


"Apa?"


"Sebenernya... Emm sebenernya besok aku.. "


"Mau pergi?" Potong Nia. Ray yang tertunduk kini mengangkat wajahnya


"Ka kamu udah tau?"kaget Ray


"Hemm"


"Ka kapan?"


"Gak usah gugup gitu.... Aku tau pas tadi kamu ngobrol sama Fadli di warung Bi Mumun.. kamu mau pergi ke Jogja buat ngurusin Bapak kamu kan?"


"Kamu denger semuanya?"

__ADS_1


"Iya"


"Ni"


"Hem "


"Maaf"


"Kenapa harus minta maaf?"


"Maaf karena aku tadi aku udah nyepelein kamu"


"Aku gak pernah ngerasa kayak gitu kok"


"Maaf "


"Kenapa kamu minta maaf lagi?"


"Maaf karena aku baru ngomong sama kamu soal ini "


"Gak papa kok.. aku juga minta maaf aku udah marah sama kamu"


"Sebenernya aku cuma pura pura doang " jujur Nia


"Jadi kamu cuma pura pura doang?"


"Hemm"


"Kenapa?"


"Waktu itu aku berfikir egois.. aku gak mau ngedenger kamu ngomong kalo kamu mau pergi "


"Kalo kamu gak ngizinin aku pergi aku gak bakal pergi "


"Kamu harus pergi Ray!! Aku gak mau cuma gara gara aku, kamu gak jadi pergi oke"


"Tapi mungkin aku bakal lama"


"Emang berapa taun sih kamu pergi " ejek Nia


"Ya gak bertaun taun juga"


"Berbulan bulan?"


"Ya engga lah "


"Terus?"


" Satu Minggu"


"Hahahaha" tawa Nia


"Kok ketawa..."


"Kamu aneh haha"


"Aneh?"


"Aku kira agak lama itu satu bulan ternyata cuma satu minggu doang haha"


"Cuma? Itu tuh agak lama Niii.. denger ya.. satu Minggu itu tujuh hari, atau 168 jam, 10080 menit dan.. "


"STOP JANGAN DI TERUSIN!! "


"Kenapa?"


"Lebay tau gak"


\_\_\_\_\_\_\_\_


"Jika tidak ingin meninggalkan itu adalah lebay maka biarlah aku menjadi orang yang lebay itu"


~SA~


(*M. Rayhan Saputra*)



\_\_\_\_\_\_\_\_


Jangan lupa like , vote dan tambahkan ke favorit........... Eits jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaaa.....

__ADS_1


__ADS_2