Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Gagal lagiiiii


__ADS_3

"Jangan khawatir kan ada nii Putri Azkia Ramadhani " ucap Putri sambil menepuk dadanya sendiri (bangga)


"Iya deh Uti kuu" ucap Nia sambil mencubit pipi chubbynya Putri


Tett.. tett.. tett..


Tak terasa bel pulang pun berbunyi. Semua siswa dan siswi berhamburan keluar kelas, tak terkecuali Nia dan Putri. Saat Nia hendak ke luar kelas. Nia dan Putri melihat sosok pria yang tengah berdiri di pinggir pintu seperti sedang menunggu seseorang. Siapa lagi kalau bukan Ray.


"Ehem.. udah ada yang nungguin tuhh" goda Putri sambil menyenggol lengan Nia


"Apaan sih ti.. mungkin dia lagi ngelamun aja kali dan yang pasti bukan nungguin aku." Jawab Nia positif thinking.


"Pasti nungguin kamu Ni" ucap Putri kekeh


"Ya udahlah yu keluar pengen cepet-cepet pulang terus rebahan deh" ucap Nia


Putri dan Nia pun keluar dari kelas tapi tidak bersamaan. Putri duluan lalu Nia. Saat Nia keluar dan melewati Ray ada tangan yang menarik Nia dari belakang. Ya itu adalah tangan Ray. Otomatis Nia tertarik ke belakang dan sekarang posisinya ada di sebelah Ray. Mereka pun saling menatap.


"Pulang bareng yuk" bisik Ray


" Ga " jawab Nia ketus


Mereka tidak menyadari bahwa dari tadi ada yang memperhatikan mereka berdua.


"Ehem ehem ada yang di ajak pulang bareng lagi nih... Tangannya cuma di pegang nih ga mau di gandeng gitu" goda Putri


Nia pun tersadar bahwa dia sedang memegang tangan Ray yang memegang tangannya. Seketika Nia pun melepaskan pegangan Ray.


"Apaan sih tadi narik narik segala ga bisa manggil apa?" Ucap Nia nge gas


"Pulang bareng lagi yu" ajak Ray lagi


"Ayolah pliss ya tadi aja seyum ke aku sekarang kenapa jutek lagi?" Tanya Ray


"Eng engga.. siapa juga yang seyum ke kamu ih kepedean banget " jawab Nia gugup dengan wajah yang me merah


"Terus kenapa jawabnya gugup? Terus kenapa juga mukanya merah gitu" goda Ray

__ADS_1


"Gak tuh" jawab Nia ketus


"Ya udah yu jalan" sebelum Nia menjawab ajakan Ray. Seketika Ray menarik tangan Nia dan berjalan pergi ke arah warung bawah. Ray tak memperdulikan tatapan orang yang melihat mereka berdua. Nia hanya bisa diam dan tertunduk malu.


Warung Bawah


Merekapun sampai di parkiran. Tak ada siapapun di sana karena warung bawah tersebut adalah basecampnya Ray dan teman temannya jadi tak ada orang lain selain mereka yang memarkirkan motornya ke warung tersebut. Saat itu hanya tersisa satu motor saja dan yang pasti itu motor milik Ray. Berarti sudah jelas bahwa teman temannya Ray sudah pulang lebih dahulu.


"Au au.. Ray sakiiit " Rintih Nia


Ray langsung melepaskan pegangannya dan berbalik badan. Memeriksa apakah Nia benar benar kesakitan.


"Maaf... Kamu gak papakan? Sakit banget ya?" Tanya Ray sambil memasang wajah khawatir


"Ga papa gimana? Merah gini kamu bilang ga papa "


"Iya maaf aku salah aku narik kamu kekecengan "


"Yu jalan" sambung Ray


"Pliss.. plisss ya ya ya ya ayo dong plissssss ya plisss" pinta Ray sambil menyatukan kedua tangannya


"Ga"


"Plis lah yanggg"


"Ih apaan sih bilang ke gitu?"aku udah bilang panggil pake nama aku ngerti" ucap Nia emosi


"Ya udah maaf tapi mau ya plis ya ya ya"


Dengan terpaksa Nia pun menyetujui ajakan Ray karena Nia tau bila tidak di iya kan mungkin kejadian kemarin akan terulang.


"Iya iya Ray aku mau" jawab Nia nyerah


"Apa gak kedengaran?" Ucap Ray pura pura


"AKU MAU RAY" Teriak Nia

__ADS_1


"YESSSSS " teriak Ray girang


Semua orang yang mendengar teriakan Ray pun terkejut. Termasuk Nia. Semua cuma melihat Ray dan Nia beberapa detik lalu mereka kembali ke pekerjaan dan tujuan mereka masing-masing.


"Apaan sih Ray malu tau di liatin banyak orang" ucap Nia pelan


"Ga usah malu yang " jawab Ray


" Ray.." Nia menatap tajam Ray


"Eh maaf atuh keceplosan akunya" elak Ray


"Hemm"


Mereka pun meninggalkan warung tersebut. Seperti biasa di perjalanan Ray terus mengajak ngobrol Nia tapi Nia hanya menjawab "Hemm" , "ya", "Ga" ya hanya tiga kata itu yang keluar dari mulut Nia


"Dah nyampe" ucap Ray sambil memberhentikan motornya.


"Ya makasih" Nia pun turun. Saat Nia mau pergi...


"Eh tunggu!" Ucap Ray


"Apa lagiiiii .. makasih nya udah kan?" Jawab Nia agak kesal


"Bukan itu... Kamu gak mau di panggil yang lagi kan?" Ancam Ray


"Terus emang kenapa hah ?" Jawab Nia ketus


"Karena kamu gak mau di panggil gitu lagi... ya kamu kasih tau dong nama kamu" kode Ray. Nia pun mendekatkan wajahnya ke wajah Ray dan berbisik


"Belum saatnya kamu tau" Nia pun lari ke arah rumahnya dan akhirnya masuk kedalam rumah nya. Ray yang kaget karena wajahnya tadi begitu dekat dengan Nia hanya bisa melihat Nia dari belakang. Seketika Ray tersadar


"Sial.. Gagal lagiiiii" gerutu Ray sambil memukul bagian depan motornya


Hay semua masih mau tau kisah Ray sama Nia? Pantengin terus yaa Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"


Jangan lupa like, vote, dan tambahkan ke favorit... Jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaa...

__ADS_1


__ADS_2