Ku Temukan Dirimu

Ku Temukan Dirimu
Enggan


__ADS_3

"maksud kamu?" ucap Bianca seolah tak mengerti.


" jika ada yang mengusik tuan Devian dan nona Alicia ,maka ia akan berhadapan dengan saya." sahut Gravin dengan mata memerah penuh ancaman hingga membuat Bianca bergidik ngeri.


Gravin pergi meninggalkan Bianca ,berjalan dengan santai menuju meja kerjanya.


Bianca memperhatikannya dengan sedikit kaget, tak di sangka ternyata ia melihat sisi lain dari Gravin yang selama ini di kenalnya sangat humoris.


...............


Sementara di kediaman keluarga angkasa,sepulangnya dari rumah Alicia, Willy terlihat tidak melakukan apapun ,ia hanya bermalas-malasan , Jordan sedikit geram melihat kelakuan putranya yang tak kunjung bersikap layaknya seorang pria dewasa.


"Apa tidak ada hal lain yang harus kamu lakukan?" ucap Jordan kesal.


Willy,"Papa mau aku melakukan apa?"


Jordan," Sekarang adalah jam kerja ,mengapa kamu tidak mengerjakan semua pekerjaan mu, tapi malah menyuruh Robert menyelesaikan semuanya, apa kamu tidak malu."


Willy," Dari awal aku sudah mengatakan kalau aku belum siap meneruskan bisnis papa, lalu mengapa sekarang papa memarahi ku."


Jordan," Dasar anak nakal, kamu kira berapa umur mu sekarang, mau sampai kapan kamu hanya hidup bersenang-senang saja. bukankah kemarin papa sudah menyuruh mu mengurus peluncuran produk baru bersama perusahaan Bimakarsa, apa kamu sudah melakukanya dengan benar?


Willy," Aku tidak ingin bertemu Devian pa."


Jordan,"kamu memang selalu dibutakan dengan wanita, pokoknya papa tidak mau tau ,kamu harus mengurus dan mengawasi peluncuruan produk baru kita, jika ada kesalahan maka kamu harus bertanggungjawab."


Willy terlihat sangat kesal, namun ia tak bisa membantah keinginan orang tuanya. sebenarnya ia juga ingin mulai mendalami bisnis, akan tetapi projek awal yang di terimanya kebetulan sangat bertentangan dengannya, dengan kata lain ia setiap saat akan bertemu dengan Devian atau bahkan Alicia, dan semua itu membuat hatinya merasa sangat terluka.


Peluncuran produk baru akan di laksanakan dalam waktu dekat, dan acara itu harus di hadiri oleh kedua belah pihak perusahaan yang terkait. willy sama sekali tidak tertarik untuk hadir di acara itu, ia mencoba bertanya pada Robert tentang sejauh mana persiapan yang telah di lakukan dan tentu saja ia akan menyuruh Robert untuk mengurus semuanya termasuk menghadiri peresmian tersebut tanpa melibatkan dirinya.


Tanpa menunggu waktu yang lama Willy segera melaju dengan kendaraannya menuju Angkasa Group dan menemui Robert.

__ADS_1


Di sana semua mata para staf wanita tertuju padanya lantaran aksi tebar pesonanya yang tak pernah hilang sejak dulu ,selain itu sosoknya yang rupawan membuat semua orang terpana.


meskipun Willy menjadi idola para wanita ,Namum Devian jauh lebih tampan dan maskulin darinya akan tetapi Devian tidak seperti Willy yang mudah menebar senyum kepada setiap wanita. Devian selalu bersikap dingin dan cuek, sehingga tidak ada wanita yang berani mendekatinya ,hanya bisa mengagumi dalam diam.


"Wah ,tuan Willy akhirnya datang juga, saya sempat khawatir jika tuan Willy tidak datang maka telinga saya akan penuh dengan ocehan dari tuan Jordan." ucap Robert penuh semangat ketika tiba-tiba melihat kedatangan Willy.


Willy," Papa memang seperti itu, saya juga tidak tahan di rumah makanya ke sini."


Robert,"hahaha,,,,,mengapa tuan tidak mengikuti kemauannya saja ,tanpa harus membantah."


Willy," Awalnya saya mau Robert, tapi setelah saya pikir-pikir ternyata terlalu berat bagi saya karena projek ini sangat berhubungan dengan Devian dan Alicia, apa kamu tega jika saya sering bertemu mereka."


Robert,"hmmm,,,benar juga, tapi jika tuan mundur maka tuan Jordan akan sangat marah."


Willy," Makanya kamu harus membantu saya untuk mengambil alih projek komputer pena ini hanya sampai batas peresmian saja ,setelah itu untuk produksi dan seterusnya biar saya yang urus.


Robert," Aduh, tuan. mengapa tuan memberikan saya tugas yang begitu berat, jika tuan Jordan mengetahui hal ini kemungkinan saya bisa di pecat."


Robert," Baiklah tuan Willy, akan saya laksanakan dan tuan juga harus selalu datang ke kantor tepat waktu supaya tuan Jordan tidak curiga, masih ada 3 hari waktu yang tersisa untuk peresmian, tuan sebaiknya waspada."


" Bagus, sejak awal memilih mu sebagai asisten pribadi saya memang tidak salah." ucap Willy sangat puas dan segera memasuki ruangannya untuk duduk dan bersantai, karena semua pekerjaan di lakukan oleh Robert.


Robert hanya mendengus kesal dengan kelakuan bosnya yang kekanakan, semenjak pulang dari luar negeri ia sama sekali tidak serius dalam bekerja, apalagi kini ia terlibat cinta yang bertepuk sebelah tangan dengan Alicia yang notabenenya adalah kekasih Devian, tidak menutup kemungkinan akan mengancam bisnis yang sudah berjalan jika ia bersikap nekat seperti dulu.


Robert kembali melanjutkan pekerjaannya dengan serius. akan ada pertemuan terakhir dengan perusahaan Bimakarsa group sebelum peresmian, dan itu akan dilakukan pada sore nanti. hal tersebut khusus membahas tentang kontrak dan pematenan produk.jika tidak segera di lakukan maka khawatir hak paten akan di curi perusahaan lain yang mengincar produk canggih mereka sejak lama. jika hal itu terjadi maka perusahaan mereka akan mengalami kerugian cukup besar dari biaya penelitian dan pengembangan pruduk.


Tentu saja Willy tidak akan mau menghadiri pertemuan itu, pasti akan ada Devian atau bahkan Alicia di sana. namun Robert akan memastikan pihak Bimakarsa group tidak curiga atas tindakan Willy yang sengaja untuk tidak hadir. ia mencoba mencari alasan yang pas dan masuk akal serta tidak menyinggung Devian.


..............


Sementara di Bimakarsa group , Alicia duduk manis membaca majalah favorit nya sambil memakan beberapa cemilan dan kue yang khusus di sediakan untuknya, sesekali ia melirik ke arah Devian yang sedang serius memeriksa berkas yang menumpuk diatas meja.

__ADS_1


"ehm,,,,Apa aku terlalu tampan sehingga kamu terus melirik seperti itu?" ujar Devian tiba-tiba yang mengetahui jika dirinya sejak tadi diperhatikan.


Alicia hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan Devian, ia kembali fokus pada majalahnya.


"Hei,,,nyonya Bimakarsa, bukankah setiap pertanyaan perlu jawaban, mengapa kamu tidak menjawab pertanyaan ku?" ,ucap Devian sedikit gemas dengan tingkah kekasihnya.


Alicia," Apa jawaban ku begitu penting?"


Devian," tentu saja, bagaimana jika kamu melirik ku karena aku terlalu jelek, itu akan merendahkan reputasi ku sebagai calon suami mu."


Alicia," Lalu, bagaimana jika aku melirikmu karena kamu terlalu tampan?"


" Maka aku akan menjadi pria yang sangat cocok dengan mu, dan kamu tidak akan berpaling dari ku karena aku sangatlah tampan."ucap Devian sangat percaya diri.


Tok,,,tok,,tok,,,,terdengar pintu di ketuk dari luar sehingga obrolan mereka terhenti, terlihat Bianca memasuki ruangan dan kembali pandangan matanya menunjukkan rasa tidak senang kepada Alicia.


Bianca ," Tuan ,nanti sore akan ada pertemuan kembali dengan pihak Angkasa Group di tempat yang sama."


Devian," Baik, suruh Gravin mempersiapkan semuanya."


Bianca," tuan, kalau boleh saya tau ,siapa wanita itu?"


"Apa kamu perlu menyelidiki wanita saya dan kehidupan pribadi saya, jika tidak ada lagi yang perlu di bicarakan sebaiknya kamu keluar." ucap Devian dengan nada dingin dan sangat arogan.


"Ma-maaf tuan, permisi." Bianca merasa sakit hati dan segera meninggalkan ruangan Devian, segala sikapnya tak luput dari pandangan Gravin, namun pria itu mengerti apa yang terjadi.


"Saya sudah mengatakan, jangan coba-coba mencari tau tentang kehidupan pribadi tuan Devian ,dia tidak menyukainya."ujar Gravin memberi penjelasan kepada Bianca yang tertunduk menahan air matanya.


Bianca ," Tapi tuan devian tidak harus berbicara seperti itu kepada saya, dia seperti tidak menganggap saya sebagai seorang wanita."


Gravin," Bukankah kamu sudah mengetahuinya sejak awal."

__ADS_1


__ADS_2