
" Ayahh, ibu Lisa hamill...!". Ucap Ahmad sambil memeluk orang tua Lisa.
"Alhamdulilah aku akan dipanggil nenek", ucap ibu Lisa.
"Dan aku akan dipanggil kakek ". Ucap ayahnya
Kini Lisa tengah dipindahkan keruang perawatan , setelah Ahmad mengurus Administrasi kemudian dia segera menuju kamar yang Lisa tempati dan ternyata Lisa sudah siuman , Ahmad pun langsung berhambur kepelukan Lisa dan tak lupa menciumi setiap inchi wajah Lisa.
"Terimakasih yaa sayang.." Ucap nya.
"Maass udah dongg , malu ada Ibu sama Ayah". Ucap Lisa
"Kenapa harus malu " ucap Ahmad mencebikkan bibirnya
"Iyaa tenang aja kami gak lihat kok " ucap Ibunya
sambil menutup mata.
"Mass aku mau kasih kabar Zana sama Dita dulu " Ucap Lisa
"Nanti aja ya sayang kalau kamu sudah dirumah biar buat kejutan untuk mereka" ucap Ahmad
"Aku mau keluar dulu yaa bu , mau cari makan aku yakin kalian pasti belum makan kan?", ujar Ahmad
"Iyaa Nak ,, biar ibu sama ayah jagain Lisa disini", jawab Ibunya.
Kemudian Ahmad keluar untuk mencari makan dan minum untuk mereka.
***
Untuk Saat ini Zana masih menemani Dita dirumahnya Dia takut terjadi apa apa sama Dita setelah dia tau pertengkarannya dengan Dedi tadi . Setelah mereka sampai dirumah akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat sejenak.
"Zann kayaknya aku butuh tidur dechh " Ucap Dita ketika sudah di dalam rumah.
" iyaa yokk kita tidur aja dulu", ajak Zana.
Tak lama dari itu mereka pun tertidur di ruang tengah dengah TV yang masih menyala , saking capeknya kedua insan tersebut tertidur sampai hari sudah gelap.
"Astaga Dit udah jam 9 ini , bangun dulu kamu Nggak laper apa." Ucap Zana sambil menggoyang goyangkan tubuh Dita
"kita mandi dulu aja baru cari makan", ucap Dita dengan suara serak khas bangun tidur dan mengucek matanya.
Selesai mandi mereka berdua bergegas keluar untuk mencari makan sebelum terlalu malam . Namun saat mereka mampir di sebuah Pecel lele terlihat Bang Hen duduk dan menyantap makanannya bersama Faris.
"Kalian berdua ini udah kayak pasangan aja , kemana mana berdua " sindir Dita
"Eehh ada kamu Dit, " Ucap Hendri
"Sini gabung ", ajak Faris
"Kamu sama siapa?". Tanya Hendri sambil menguyah makanan
__ADS_1
"Itu sama Zana , lagi pesen makanan dia ". Ucap Dita
Tak berselang lama Zana pun bergabung dengan mereka bertiga.
"Duhh kebetulan apa emang jodoh ini selalu aja ketemu sama kalian berdua dimana mana... " Seru Zana.
"Kalaupun jodoh juga gak apa apa " Ucap Faris
"Ehhmm eehhmmm... " Zana berdehemm sambil melirik ke arah Dita.
"Bang coba deh hibur temenku yang lagi patah hati ini." Ucap Zana lagi
"Siapa yang patah hati Dita yaa ?". Tanya Hendri yang menyudahi makannya
"Iyaa siapa lagi". Ucap Zana
"Kenapa lagi anak ini apa ini karena Dedi lagi? dasar anak kurang ajar bisa bisanya dia nyakitin Dita, kurang apa sich Dita udah cantik , baik lagi " batin Hendri.
"Kamu kenapa bengong Henn ?" Ucapan Faris mengagetkan Hendri yang sedang melamun.
"Eehh gak apa apa , kalian makanlah dulu , kami duluan yaa soalnya masih ada urusan " Ucap hendri dengan menarik tangan Faris berniat mengajaknya pergi.
Setelah sampai di parkiran dan memasuki mobil Faris terheran heran dengan tingkah Hendri.
"Kamu kenapa sich Henn?". Tanya Faris bingung melihat tingkah sahabatnya.
"Aku , gak apa apa memang nya aku kenapa?", Hendri malah Balik tanya.
"Yey ditanya malah balik tanya?".Ucap Faris kesal
"Udah gak apa apa, ayoo cepet pulang" ajak Hendri.
***
Kini Zana sama Dita juga sudah selesai makan , mereka pun akhirnya memutuskan untuk langsung pulang dan melanjutkan tidur kembali karena rasanya rasa kantuk dan lelah masih belum sepenuhnya terobati. Mereka terbangu pukul 5 pagi , setelah keduanya melaksanakan sholat subuh Dita mengajak Zana untuk jogging ditaman kota.
"Kita jogging yukk , biasanya hari minggu ramai nich " Ajak Dita
" Boleh juga tuuhh , sekalian cuci mata " ucap Zana antusias.
Setelah siap siap keduanya berangkat ke taman kota sesampainya disana masih belum terlalu ramai karena masih pukul 6 pagi.
"Kayaknya kita kepagian ini " Ucap Dita terkekeh.
"Kamu aja yang terlalu semangat jadi subuh subuh kita berangkat " Ledek Zana
"Gak tau juga , aku seperti lebih semangat aja untuk menyambut kebebasan hati ini yang sudah lama terbelenggu dan pastinya sudah siap untuk membuka hati lagi " Ucap Dita
"Wahh roman romannya sebentar lagi ada yang jadian nichh..." Ucap Zana penuh penekanan.
"Aahh kamu yaa..!" Ucap Dita sambil mengejar Zana
__ADS_1
Kini mereka tengah lari memutari Danau yang ada di taman kota. Setelah capek mereka memutuskan untuk mencari sarapan.
"Kita cari bubur ayam aja yukk " Ajak Zana
"Boleh , tapi sebentar aku pengen lihat lihat jilba dulu " Ucap Dita
"Dapet yang kamu cari?", tanya Zana katika Dita telah kembali.
"Nih aku beliin buat kamu juga " Ucap Dita sambil menyerahkan kantong berisi jilbab tersebut.
"Ditt kamu gak harusnya begini". Ucap Zana terharu
"Udah simpan aja aku lagi bahagia ini", ucap Dita
"Bahagia kok gak ajak ajak". Ucap Hendri yang tiba tiba muncul
"Eehh nich orang muncul dimana mana yaa", ucap Zana yang terkaget oleh kemunculan Hendri.
Akhirnya mereka berdua menikmati bubur ayam yang sudah di pesan , setelah makan selesai Hendri memberi tahu Dita bahwa nanti siang dia akan menjemputnya. Begitu sampai rumah Dita langsung siap siap , Zana yang memperhatikan Dita dari tadi mengundang banyak tanya pasalnya Dita dari tadi mondar mandir ganti baju dan meminta pendapatnya baju mana yang cocok dipakai.
"Duhh aku bingung dech Ditt sebenarnya kamu mau kemana sih dari tadi sibuk bangett?". Tanya Zana yang penasaran
"Tadi bang Hen bilang Aku mau di ajak makan siang dan ketemu sama orang tuanya" Ucap Dita
"apaaa...?" ucap Zana.
"Makanya aku bingung mau pake baju yang mana takut salah kostum ", ucap Dita
"Sini aku pilihin , gini gini kalau masalah fashion stylist aku lebih jago dari kalian berdua", ucap Zana sambil mengerlingkan matanya.
Setelah Zana selesai memilihkan setelan untuk Dita ia segera menyuruh Dita ganti Baju dan siap siap karena Hendri sudah kirim Chat bahwa dia sudah on the way kerumah Dita .
"Kamu yakin ini cocok aku pakai ketemu orang tua Bang Hen?", tanya Dita.
"Iyaa cocok kok ini sopan dan terlihat lebih dewasa". Ucap Zana
"MakeUp ku gak lebay kan,?" tanya Dita
"perfect , kamu cantik pokoknya, " Puji Zana
"Kamu mau pulang apa masih mau nginep disini? eehh jangan tersinggung dulu yaa bukan aku ngusir kamu , masak aku tinggal kamu sendirian aku jadi gak enak," ucap Dita.
"Santai aja besti , nanti aku pulang ", ucap Zana
"Itu kayaknya udah dateng dech bang hendri ," ucap Zana lagi.
Dita keluar rumah menemui Hendri yang masih bengong melihat kecantikan Dita hari ini
"Cantikk ... "gumamnya yang masih bisa di dengar oleh Dita
"Kenapa bang ada yang salah yaa?". Tanya Dita
__ADS_1
"Nggak ada sayang kamu cantik hari ini, "puji Hendri
Sedangkan yang dipuji hanya tersenyum malu.