Kutinggalkan Dia Yang Menyakitiku

Kutinggalkan Dia Yang Menyakitiku
chapter 4.


__ADS_3

Tiuutt ....


Tiuuttt.....


Alarm membangunkanku pukul 5 pagi , karena memang biasanya aku bangun jam segitu untuk menunaikan kewajiban. Aku sangat bersyukur karena sejak kecil keluargaku membekaliku dengan ilmu agama yang kuat , sehingga aku sudah terbiasa.


Setelah bersih bersih dari kamar mandi aku keluar menuju dapur , dan ternyata Mama udah ada disana .


"Mama buat sarapan apa?", Tanyaku karena mencium aroma wangi masakan.


"Ini mama masak nasi goreng"


"Wahh enak dong" kataku sambil kegirangan


" Ma ,,, kenapa Mama gak tinggal disini aja sich bareng aku?", Tanyaku sama Mama


"Nanti yaa Ditt kalau sudah waktunya" ujar mama


"Mama kamu kan lagi sibuk sama kebunya" tiba tiba suara Ayah menyahut


"Iyaa kalau disini mama bingung gak ada kesibukan" jawab Mama


"Ya udah kita sarapan dulu" kataku


Hari ini aku gak ada jadwal kuliyah jadi bisa menemani Mama sama Ayah kalau mau jalan jalan.


***


Sedangkan di sisi Dedi dia lagi kebingungan antara akan menemui orang tua dita apa tidak , pasalnya dia belum pernah ketemu jadi ada rasa canggung dan takut.


"Bagaimana nanti kalau sambutan orang tua dita gak enak" gumam dedi

__ADS_1


"Kamu ngomong apa sich kak?", Tanya adiknya


"Ehh enggak" jawab dedi


"Ngomong sendiri kayak orang gila , lagian kenapa sich dari tadi keluar masuk kamar?", tanya adiknya karena penasaran kakaknya udah kayak setrikaaan bolak balik.


"Ini kakak lagi bingung"


" Bingung kenapa?"


Ehmm orang tua dita ada disini" ujar dedi


"Teruss"


" Ya kakak bingung mau nemuin apa tidak"


"Yaudah sich temuin aja , cuma ketemu kan gak suruh ngelamar", jawab adiknya sambil mencebikkan bibirnya


"Kenapa?",


Sementara Dedi hanya mengedikkan bahunya lalu masuk ke kamar lagi. Di dalam kamar terlihat dedi lagi sibuk memilih milih baju yang akan di pakainya untuk menemui orang tua dita.


"Pakai ini aja kali yaa" gumam dedi sendiri


Setelah dirasa cukup penampilan nya lalu dia keluar kamar, kini dedi menggunakan kaos warna putih dengan celana jeans tak lupa pakai sepatu dan ditambah jacket supaya menambah kesan maskulin.


"Aku udah siap waktunya pergi !” , gumam Dedi lagi


"Wahh wanginya , kayak toko parfum berjalan aja " ledek adiknya


"Biarin ,,, wekkk" ledek dedi sambil menjulurkan lidah ke arah adiknya

__ADS_1


Sedangkan yang di ledekpun hanya melirik sekilas.


Setelah menempuh perjalanan 20 menit akhirnya dedi sampai di mall yang telah dikasih tau oleh Dita.


Ttuuttt...


Ttuuttt...


Tidak lama telepon langsung terhubung dan di angkat oleh Dita


" Yaa Ded"


"Aku udah di lobby , kamu dimana?"tanya Dedi


"Aku lagi makan di Restoran X , kamu langsung kesini aja kebetulan kami baru sampai"


"Baikklah , aku kesana sekarang"jawab Dedi.


Kemudian Dedi pun langsung menuju ke restoran yang diberi tahu oleh Dita , sesampainya disana dia langsung menyalami kedua orang tua dita.


" Ohh ini yang namanya Dedi?", tanya mama dita


"Iyaa tante ,, aku Dedi "


"Ya udah sini duduk , kamu mau makan apa?", Tanya Mamanya Dita


"Gak usah tan , aku tadi udah makan kok"


"Udah gak usah sungkan sungkan " kata Ayah Dita


Lalu kami pun memesan makanan masing masing , dan setelah makanan kami datang kami semua langsung makan terlebih dahulu .

__ADS_1


Setelah selesai makan kami berbincang bincang sebentar. Dan tak lama dari itu pun Dedi pamit untuk pulang karena akan menyiapkan keperluan yang akan dibawa untuk pendidikan besok , banyak barang yang harus disiapkan jadi gak mungkin harus mendadak jadi harus disiapkan jauh jauh hari supaya tidak ada yang ketinggalan.


__ADS_2