
"sayang bangun , MUA sebentar lagi datang " Ucapan lembut Hendri mampu membangunkan Dita
" Ya bang , aku cuci muka dulu " Jawabnya
Tak lama dari itu pintu kamar di ketok dari luar , ternyaga MUA sudah datang dan Dita juga sudah menyiapkan diri .
"Langsung aja ni mbak " tanya MUA itu
"Iya mbak langsung saja udah jam 6 juga ini kan " Ucap Dita
Sementara Dita tengah di MakeUp kini Hendri melaksanakan sholat magrib di pojokan kamar , setelah selesai ia juga bergegas berganti pakaian .
sekitar satu jam kemudian MUA telah selesai merias wajah cantik Dita yang menurutnya tak perlu banyak polesan , Dia menerapkan MakeUp flawless namun tetap terlihat elegan dan auranya tetap terpancar.
"Bang kamu udah ganti baju ? kamu juga harus di poles sedikit bang biar kelihata freshh " Ucap Dita kemudian
"Memang harus ya mbak " tanya Hendri pada MUA
" Iyaa mas biar gak pucet kalau di kamera nanti" jawabnya menjelaskan
"oke baiklah tapi jangan terlalu lebay yaa " Ucap Hendri memperingatkan
Ketika Dita tengah berganti baju Hendri di poles wajahnya senatural mungkin , begitu Dita keluar dari tempat ganti baju Hendri dibuatnya terpukau oleh penampilan Dita kali ini , bavaimana tidak Gaun yang dipakai dengan tema internasional benar benar pas di badan sang istri.
"Kalau begini caranya aku gak mau lama lama di pelaminan , nanti istriku dipandangi banyak pria lain" gumam Hendri
Setelah semua siap kedua mempelaipun menuju ballroom dimana resepsi pernikahan mereka berlangsung , disana sudah banyak tamu yang datang begitu kedua mempelai memasuki ruangan semua mata tertuju kepadanya tak terkecuali seorang perempuan yang sedari tadi berdidi di sudut dia terus memperhatikan keduanya dengan tatapan sinis.
"Ternyata ini dia orang yang sudah merusak kebahagiaanku " Gumamnya.
Kini tiba saatnya para tamu untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai , terlihat beberapa orang sudah mulai bersalaman dengan pengantin ada juga yang sedang menikmati hidangan yang disediakan.
Tiba giliran seorang wanita yang sedari tadi menatap sinis ke arah keduanya .
"Waahh selamat yaa kak , semoga pernikahannya langgeng " ucapnya sambil memeluk erat lalu mencium pipi Hendri ,wanita tersebut adalah Rena mantan kekasih Hendri.
Setelah memberi ucapan Rena langsung turun tanpa menyalami Dita , Dia berlalu begitu saja
"Dia siapa Bang , kok sepertinya akrab banget yaa " Sindir Dita masih dengan senyuman
"Nanti abang ceritain" Jawaban singkat dari Hendri semakin membuat Dita bete
__ADS_1
Akhirnya acara selesai semua tamu sudah pada pulang , kini mereka semua juga akan menuju kamar masing masing untuk istirahat.
Namun ketika sampai di depan kamar Hendri dikagetkan oleh seseorang yang tiba tiba memeluknya dari belakang .
"Heii siapa kamu lepasinn " Ucap Hendri berang
"Kak kamu gak kangen gitu sama aku ? dulu kita selalu melewati hari dengan bahagia kak , tapi kenapa ketika kamu kenal dengan perempuan ini kamu jadi jahat sama aku " ucap Rena tak terima.
Dita yang melihat hanya bisa diam , Dia membiarkan suaminya menyelesaikan masalah dengan masa lalunya.
"Rennn ,, STOPP !!! kita udah selesai , semenjak kamu memilih pergi sama lelaki itu , terus kenapa sekarang kamu kembali lagi seolah kamu yang tersakiti , hmm?? pertanyaan Hendri mampu membungkam mulut Rena
"Dan sekarang aku sudah menemukan perempuan yang lebih dari segalanya dibanding kamu , dan aku sudah menikah jadi ku mohon jangan usik lagi hidupkj renn " Ucap Hendri tegas
Lalu Hendri mengajak Dita masuk ke dalam kamar tanpa mempedulikan Rena yang masih menangis.
"Sayang maafin Abang atas kejadian tadi yaa " Hendri menjelaskan dengan mencoba memeluk istrinya , Dita pun hanya menanggapi dengan senyuman
Lalu Dita bergegas melepas semua accesoris yang masih menempel dikepalanya kemudian melepas bajunya dan langsung menuju kamar mandi , ia memasukkan diri kedalam bathtub untuk merilekskan badan tanpa mempedulikan Hendri.
30 menit berlalu Dita keluar kamar mandi , kini dia sudah berganti pakaian , ketika Dita masih mengeringkan rambut Hendri memeluknya dari belakang
"Bang aku capek bangett , sekarang aku mau langsung tidur aja" Ucap Dita melepaskan pelukan suaminya
"kamu masih marah gara gara kejadian tadi " Tanya Hendri
"Bang tolong jangan bahas soal itu dulu , aku benar benar lagi capek banget " Lalu Dita menutupi dirinya dengan selimut dia tidur dengan membelakangi Hendri
"Ayolah sayang maafin Abang , apa kita hanya melewatkan malam pertama kita begitu saja ?" Ucap Hendri masih berusaha merayu Dita , sementara yang di ajak bicara sudah mulai terlelap terlihat dari suara dengkuran halus darinya.
Dengan putus asa kemudian Hendri menuntaskan sendiri hasratnya dengan guyuran air dingin . 30 menit kemudian dia telah selesai mandi dan membersihkan diri , dilihatnya sang istri untuk meyakinkan .
"Dia benar benar tertidur , maafin Abang ya sayang malam pertama kita harus kamu lewati dengan rasa kecewa , Abang janji akan menyelesaikan semuanya " Gumam Hendri sendiri
Kemudian Dia pun ikut masuk kedalam selimut untuk tidur sambil memeluk istri tercintanya.
***
Hari telah berganti pagi terasa sinar matahari yang masuk melalui celah gorden terasa begitu hangat terasa ketika dirinya membuka mata Hendri menyadari kalau istrinya tidak lagi ada .
"Kemana Dita " gumamnya
__ADS_1
Dia kemudian menghubungi ponsel Dita ,namun ponselnya tertinggal . Tak berselang lama Dita masuk kamar , sepertinya Dia habis dari jogging
"Kamu dari mana sayang " Ucap Hendri turun dari ranjang
"Aku berjalan jalan dibawah , hanya ingin melihat lihat saja " jawabnya singkat
Hendri kemudian menarik istrinya sehinggah Dita terduduk dipangkuan Hendri
"Kamu masih marah karena kejadian semalam , hemm? tanya Hendri
"Kamu bisa jelasin sekarang Bang , insyaallah aku lebih percaya sama kamu suamiku sendiri " Ucap Dita lalu berdiri dan berjalan menuju sofa yang ada di kamar tersebut.
"Dia itu adalah Rena , mantanku dulu " Ucap Hendri menyusul Dita duduk di sofa
"teruss ,,, "
"kami udah putus 1 tahun yang lalu , Dia lebih memilih pergi sama laki laki lain , Abang bisa apa selain membiarkannya " Ucal Hendri menjelaskan
"Terus abang masih ada perasaan sama dia , sepertinya Abang tak menolak waktu di cium dan dipeluk olehnya " Ucap Dita kesal
" Gak ada sama sekali lagi perasaan itu sayangg ,, Abang sudah buang jauh jauh , cinta dan sayang Abang sekarang sudah menjadi milikmu seutuhnya , kamu percayakan , hemm ? " Hendri kemudian memeluk istrinya
"Maafin Abang ya sayang , yang dari awal tidak menjelaskan sama kamu " Ucapnya dengan mencium kening istrinya
Dita hanya menanggapi dengan anggukan kepala .
kini wajah keduanya telah mendekat solah tanpa sekat lagi , perlahan nafas hangat mereka menerpa wajah hingga membangkitkan gairah , kemudian Hendri mulai meraih bibir istrinya lalu ********** dengan pelan namu lama kelamaan semakin menuntut dan meminta lebih.
"Aku mau mandi dulu bang " Ucap Dita ketika Hendri melepaskan pangutannya
"Kita mandi bareng aja yukk " Ajak Hendrj dengan Alis yang di naik naikkan menggoda Dita
" Gak Ahh malu Bangg ,," Ucap Dita
"Kenapa harus malu kita udah suami istri yang SAH sayang " Ucapan Hendri penuh penekanan
Tak ingin berlama lama Hendri langsung menggendong istrinya ke dalam kamar mandi , lalu di isinya bathtub dengan air hangat , kemudian Dia membantu istrinya melepas pakaiannya . Hendrj kemudian masuk lebih dulu ke dalam Bathtub.
"Waaww ,,, Sungguh sempurna " Gumam Hendri ketika melihat istrinya sudah tidak mengenakan apa apa
Dita dengan malu malu menutupi aset berharganya dengan kedua tangannya .
__ADS_1