
"Bang langsung pergi aja yukk udah laperr ini " Rengek Dita
" yahh padahal Abang pengen berduaan dulu sama kamu " Ledek Hendri
" Abang gak baik kalau berdua duaan di dalam rumah nanti yang ketiga setan , lagian kan kita sebentar lagi nikah" Ucap Dita
" iyaa sayang aku cuma bercanda kok" Ucap Hendri sambil mengusap pucuk kepala Dita.
Kemudian mereka pergi untuk mencari makan malam , ditengah perjalanan Dita seperti melihat Zana yang tengah makan bersama Faris .
"Bang sepertinya itu Zana sama Faris dech "
"Mana sayang " tanya Dita
"Itu di dalem , kita gabung aja sama mereka" Ajak Dita
"udah lah sayang jangan ganggu mereka , mungkin aja Faris lagi melakukan PDKT sama Zana , kita duduk sini aja " Ajak Hendri yang memang tau Kalau malam ini Faris ngajak Zana dinner
Kemudian mereka pun memesan makanan , tak perlu menunggu lama pesanan mereka sampai lalu keduanya memakannya dengan tenang.
"mau langsung pulang?" tanya Dita
"gumana kalau kita cari cincin nikah dulu " Ucap Hendri
"iyaa boleh " Ucap Dita
Lalu mereka menuju sebuah mall yang tak begitu jauh untuk mencari cari cincin yang cocok . namun di toko tersebut Dita belum menemukan yang cocok untuk dirinya akhirnya mereka memutuskan untuk mencari barang untuk seserahan.
" Mau lihat sepatu sama tas dulu aja bang , Boleh kann ? " Tanya nya
"Iyaa boleh dong sayangg ,, pokoknya cari barang yang menurut kamu bagus dan berguna buat kamu , jangan sampai nanti malah gak kepake " Ujar Hendri
"Iyaa sayangg " Ucap Dita
Setelah memilih milih akhirnya Dita menemukan tas dan sepatu yang merasa cocok buat dia
" Abang yang ini aja " Ucapnya menunjukkan pilihannya
" yakinn yang ini aja " Tanya Hendri
Dita menanggapi dengan anggukan kepala , selesai menyelesaikan transaksi mereka melanjutkan mencari keperluan yang lain sampai sampai tak terasa waktu pun sudah semakin malam. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pulang
Sesampainya di rumah Dita langsung masuk sedang kan Hendri langsung pamit karena mereka nggak mau ada omongan dari para tetangga .
"hmm capek juga nyari barang barang gini aja , dan masih ada hari hari esok pasti bakalan capek banget sampai hari H ini " Gumam Dita .
***
Ketika Hendri sampai rumah ternyata Tina sudah menunggu nya di ruang tamu .
__ADS_1
"Abang kamu udah pulang ?" Tanya Tina
" iyaa Ma ,, ada apa ?
"Bangg kamu sudah harus mempersiapkan diri dari sekarang lohh acaranya 10 hari lagi , kamu jangan capek capek " Ucap Tina menasehati anaknya
" Iyaa Mama ,, tadi Hendri dari nyari nyari untuk seserahan , takutnya kalau Hend sendiri yang beliin nanti gak cocok makanya aku sekalian ajak Dita " Ucapnya menjelaskan
" Nahh iyaa itu , kok Mama sampai gak kepikiran , apa udah semua ?" Tanya Tina kemudian
"Belum Ma , rencananya besok masih mau cari lagi , Mama mau ikut , sekalian kita cari bahan buat baju seragam " Ujar Hendri
"oke boleh tu mama besok ikut dech , ya udah sekarang istirahat "
Kemudian Hendri naik ke atas menuju kamarnya , setelah membersihkan diri dia meraih ponselnya menekan tombol menu sehingga layar yang tadinya gelap jadi hidup dan menampilkan halaman menu , lalu dia menekan aplikasi hijau untuk mencari nomor Sang pujaan hatinya untuk menghubungi Dita.
ttutt...
ttuutt...
"Kemana kok lama bangett ngangkatnya " Protes Hendri
" Ya ampunn bang baru juga bunyi 2 kali , ada apa sich ? "
" besok kalau mama ikut gak apa apa kan? "
" ya bagus dech "
" Jadi kamu nelpon cuma mau ngomong itu aja " Ucap Dita kesal
"Iyaa , memang kenapa ?" tanya Hendri
"gak kok , ya udah aku mau tidur dulu besok ada kuliyah pagi , ingett yaa jangan lupa jemput" ujar Dita
"siap Tuan putri " jawab Hendri kemudian mematikan telponnya .
"isshh gak ada romantis romantisnya ni orang " Gumam Dita
Malam semakin Larut Dita memutuskan untuk istirahat .Kini hari pun mulai berganti pagi ditandai sinar matahari yang mulai memancarkan sinarnya itu tandanya kegiatan untuk hari itu akan segera di mulai.
begitupun dengan dua sejoli ini . Namun beberapa kali Dita menghubungi Hendri tak kunjung ada jawaban padahal dirinya udah hampir telat akhirnya dia memutuskan untuk memesan ojek online daripada harus nunggu Hendri yang tidak tau rimbanya.
"Tumben naik ojol Ditt ,, kemana Bang hen ?" Tanya Zana
" tau tu orang kemana " Ucap Dita kesal
" Ya udah jangan kesal kesal , kita masuk kelas aja dulu yuk bentar lagi bel " Ajak Zana
" ohh Iyaa sampai Lupa sangking kesalnya , padahl semalem udah aku ingetinn " Ucap Dita
__ADS_1
Mereka masuk kelas tak lama dari itu bel berbunyi tanda kelas akan di mulai hari ini mereka masih melaksanakan ujian untuk satu minggu ke depan.
setelah mengerjakan soal selama 45 menit akhirnya mereka keluar satu per satu hingga Zana dan Dita juga sudah keluar kelas . Saat baru saja keluar ponsel Dita bergetar karena memang tadi dimatikan. banyak terdapat missedcall dan chat dari Hendri.
"sayanggg Maaf yaa ,, Abang kesiangan " dan masih banyak chat yang lain lagi. Dita hanya membacanya tanpa ada niat untuk membalas lalu dimasukkannya lagi ponsel tersebut ke dalam tas sebelum mereka menuju kantin.
"Ditt mau pesen apa ?" Tanya Zana
"pesenin nasi malbi aja Zann minta acar yang agak banyak " Ucap Dita
"Tumben jam segini kamu makan berat " Ucap Zana
"Iyaa aku lagi kesell jadi harus makan yang nendang " Ucapnya
Tak berselang lama makanan yang mereka pesan datang , mereka menikmatinya denga sesekali bercanda ditengah tengah candaan mereka ponsel Zana bunyi ternyata Hendri yang nelpon karena daritadi nelpon Di nomor Dita tidak di respon oleh pemikiknya.
"Ditt Bang hendd Nelpon ini , gimana? Tanya Zana
" Nggak usah di angkat biar dia tau rasa " Ujar Dita masih kesal
" Tapi nelponin terus ini , bisa kacau kalau singa itu marah " Ucap Zana lagi
" Ya udah angkat , bilang aja kita baru keluar kelas jadi baru buka HP" Ucap Dita
" Hallo Bang , ada apa ?"
" Bisa bicara sama Dita , dia lagi sama kamu kan?"
"iya bentar ya bang " Ucap Zana
"hall bang " ucap Dita
Lalu mereka pun terlibat perdebatan yang panjang , biasalah calon pengantin memang banyak godaannya yaa salah satunya seperti mereka ini.
Namun setelah perjuangan Hendri membujuknya akhirnya luluh juga si singa betina ini .
" Ya udah nanti jemput , tapi jangan telat lagi ,,,!!" Ucap Dita lalu mematikan telpone nya.
"Dasar cewek maunya di bujuk bujuk dulu , tadi aja kayak iya iyaa keselnya " sindir Zana mencebikkan bibirnya
"Heeyy memang sudah dari sana nya cewek itu maunya diperlakukan semanis mungkin iya kann? jangan bilang kamu gak setuju " Ujar Dita
" Ya aku setuju banget " Ucap Zana sambil mengacungkan kedua jempolnya.
Bel berbunyi tanda kelas akan di mulai lagi mereka berdua berjalan terggesa gesa menujj kelas supaya tidak telat , pasalnya Dosen pengawas Ujian kali ini agak killer .
"Bahaya ini kalau telat ,, ayoo cepetan Zann " Ucap Dita
Zana yang badannya agak bohay pastinya kalah gesit sama Dita yang badaanya ideal cenderung kurus .
__ADS_1