Kutinggalkan Dia Yang Menyakitiku

Kutinggalkan Dia Yang Menyakitiku
chapter 2. kecelakaan


__ADS_3

Sinar matahari mulai masuk ke dalam kamar kos melalui celah celah gorden jendela kamarku hari begitu cepat berlalu kini aku dan ratna sudah tidak lagi tingval satu kos dia sudah masuk di salah satu universitas di kota medan.


Tringg...


Tringg...


Tringg...


Ponselku bunyi ternyata Dedi yang menelpon


"Hallo , ada apa pagi pagi sekali kamu telfon ?", tanyaku


"Hari ini aku pengumuman sayang do'akan aku lulus yaa " Ucapnya


"Iyaa aku do'akan , oh iyaa aku juga haru ini mulai perkuliahan jadi mungkin aku akan sibuk hehehe" ujarku sambil tertawa mengejek


"Awas aja jangan genit sama cowok lain " wanti-wanti Dedi


Memang Dedi agak sedikit posesif sekarang ini.


"Siapp aku bakalan jaga mata atau bila perlu ku tutup aja pakai kain mataku biar gak bisa lihat" protesku dengan sedikit nada keras .


" Gak gitu juga sayang , gimana nanti kamu mengikutin mata kuliah kalau matanya di tutup"


" Ohh iyaa yaa" gumamku yang masih bisa di dengar oleh nya


"Sayang"


"Ehmm ada apa ?"


"Aku siap siap dulu yaa , nanti telat.


"Oke , aku tutup dulu telfone nya kalau gitu kamu semangat yaa


" Iya sayang I love you ,,,"kata Dedi


" Love you too" jawabku


Dan aku pun langsung menutup telpon dari Dedi.Setelah melihat jam di dinding ternyata sudah menunjukkan pukul 7 pagi aku segera beranjak dari tempat tidur dan menuju dapur untuk memasak.


Yaa kini aku tinggal di sebuah perumahan yang orang tuaku belikan karena kalau dipikir-pikir akan lebih hemat.


"Wahh masak apa yaa hari ini" gumamku aku bicara sendiri


Masak udang aja lah yang cepet


Namun tiba - tiba ada yang ketok pager rumah


Tok...


Tok...


Tok...


"Mba dita ,,,," panggil ibu Murni tetangga sebelahku

__ADS_1


" Ehh iyaa bu Murni ada apa ?"tanyaku sambil membukakan pager untuk Bu Murni


"Ini mba ada Sayur sama daging kebetulan saya masak banyak " kata bu Murni


" Wahhh terimakasih banyak loh buk kebetulan saya belum masak ,, "jawabku sambil tersenyum


" Iyaa sama sama mbak , kalau gitu saya langsung pulang ya mbak lagi goreng tempe nanti gosong " pamit bu Murni.


Aku pun langsung masuk rumah kembali


" Gak jadi masak berarti ini kalau gitu aku siap siap deh berangkat ke kampus"


Aku masuk kamar mandi dan memulai ritual mandiku tak butuh waktu lama setelah 20 menit di dalam kamar mandi akupun selesai dan segera memakai baju dan siap siap pergi.Sesampainya di kampus aku mulai berkenalan dengan teman sekelasku yang gak begitu banyak mahasiswanya


"Haii salam kenal , aku dita " sapaku pada teman di sebelahku


" Hai juga aku Zana , dan ini Lisa " dia juga memperkenalkan dirinya dan gak lupa teman di sampingnya juga kami pun saling berjabat tangan .


Mata kuliah akan dimulai dosenpun sudah duduk dimejanya .tak terasa mata kuliah sudah selesai tinggal 1 pertemuan lagi Waktu jam istirahat zana mengajakku ke kantin


"Dit ke kantin yukk" ajak Zana


" Ehh ayokk ,, yokk Liss " aku mengajak Lisa .


Dan kami bertiga mulai jalan ke kantin yang ada di belakang kampus kami .setelah sampai kami mulai memesan makanan kami masing masing .


" Oh iyaa Dita minta nomor handphone kamu dong , dari tadi kita belom tukar nomor " kata Zana memecah keheningan


" Boleh ini , sekalian ini aku simpan yaa " kataku


" Ini Dit nomorku" kata Lisa


Baiklah kita sudah saling tukar nomor jadi nanti kalau ada apa apa kan enak .tidak lama dari itu makanan kami datang , kami menyantap makanan tanpa ada yang bersuara hanya sendok dan garpu aja yang beradu di atas piring .setelah selesai makan dan membayar kami langsung menuju ke kelas lagi , karena mata kuliah selanjutnya sudah akan dimulai.


"Ayokk Zana cepetan , udah bunyi belnya nanti kita telat" ujarku


" Iyaa yaa ini juga udah cepet kok" kata Zana sambil bersungut sungut


"Bibir kamu udah 5cm aja" ledek Lisa


Dan akupun tak bisa menahan tawa


Kami akhirnya tertawa terbahak bahak.Kami telah sampai di kelas untuk mengikuti mata kuliah dengan tenang 1 jam berlalu waktu pun udah habis.


"Yeayy waktunya pulang" pekik Lisa tiba tiba


Yang membuat seluruh mata yang ada dikelas mengarah kepadanya


"Uuppss jadi malu" ujar Lisa sambil menutup mulutnya


Sedangkan aku hanya memutar bola mata malas


"Ayokk kita pulang" ajak ku kepada temanku


"Aku nebeng ya ditt" tanya lisa

__ADS_1


" Iyaa bolehh "


Karena memang kebetulan rumahku sama rumah lisa satu arah cuma beda lorong aja


"Gak ada yang mau bareng sama aku nihh?", tanya zana


" Gak ahh , salah siapa beda arah " ejek lisa


"Ya udah dech , kalau gitu aku duluan yaa


Setelah zana menghilang dari pandangan dengan mobilnya, aku dan lisan mulai menjalankan mobil kami membelah jalan raya yang mulai agak padat karena jam pulang sekolah.


Braakkkk...!


Tiba tiba saja ada sebuah kecelakaan antara motor dengan motor tepat di depan mobil kami, akupun terkejut dan langsung mengerem secara mendadak.


Lisa yang masih sibuk dengan ponselnya terkejut karena kepalanya tanpa sengana terbentur dashboard depan


"Hahahahaaa " aku menertawakan Lisa


"Ada apa sich Dit ?", tanya lisa bingung dengan masih memegangi jidatnya yang agak benjol


"Itu ada kecelakaan di depan kita" kataku


" Wahh kasian sekali sepertinya anak sekolah itu yang mengendarai motor ", kata Lisa sambil mengeluarkan kepalanya sedikit untuk memastikan.


" Ya udah lah biarin aja yang penting bukan kita " jawabku


Kamipun segera meluncur kembali setelah 25 menit perjalanan akhirnya sampai di depan lorong rumah Lisa


" Dit aku turun disini aja , gak usah sampai dalam", Lisa mengingatkanku


"Beneran Lis di sini gak apa apa "


"Iyaa disini aja , ya udah kalau gitu aku duluan yaa makasih lohh tebengannya" pamit Lisa


"Oke byee ,, sampai ketemu besok


Setelah lisa turun aku langsung tancap gas menuju rumah , aku masukkan mobil kedalam garasi dan menutup pagar . Begitu sampai kamar aku merebahkan badanku sejenak melepas lelah adzan Dzuhur berkumandang aku bergegas kekamar mandi mengambil wudhu dan menunaikan kewajibanku sebagai seorang muslim , selesai sholat aku kembali merebahkan tubuh di tempat tidur tanpa sadar ternyata akupun tertidur


Tring...


Tringg...


Triinngg...


Poselku berbunyi namun tak ku hiraukan, sampai berulang kali. Akhirnya dengan malas kubuka ponsel dan ternyata itu chat dari mama


"Dita Mama sama Ayah udah di jalan ini mau kerumah kamu , ini mau antar pakde berobat", begitu bunyi chat dari mama


"Baik Ma kabarin aja kalau udah deket ya, dita dirumah aja kok "balasku


"Oke sayang"


"Mama hati hati yaa "

__ADS_1


Aku segera membersihkan rumah karena tadi pagi belom sempat bersih bersih.


__ADS_2