
Suasana pagi begitu menyejukkan, karena angin berembus kencang dengan dedaunan yang bertebarbangan, dari ufuk timur muncul lah matahari untuk menjalani tugas nya untuk menerangi seluruh alam, tak ketinggalan kicauan burung juga mengikuti menghiasi pagi hari tersebut.
Terlihat di gerbang Sekte surgawi 6 murid telah berbaris rapi yang akan menuju ke kekaisaran Wei, para murid itu terdiri dari; Xin Yuan, Xin Guan, Xin huan, li ruxu, khi Ying, dan juga Jian Ling.
" apakah kalian paham?" ketua yu menjelaskan bahwa mereka hanya perlu mencapai 10 besar, jika bisa melebihi itu lebih baik.
" kami paham ketua....." kata mereka serentak sembari agak membungkuk memberi hormat.
Setelah itu mereka segera naik ke kereta kuda yang telah mereka siapkan untuk menuju ke ibukota kekaisaran Wei.
...----------------...
di kerajaan Yuan juga terlihat Xin nian sedang berburu-buru untuk pergi. " mau kemana kamu nian'er.....?" Xin xu melihat putri nya yang begitu tergesa-gesa.
" aku ingin ke ibukota kekaisaran Wei bu...." kan sekarang disana diadakan kompetisi naga Yun, pasti ada adik-adik ku bu...." kata Xin nian menyampaikan maksud nya.
mendengar itu xin Xu hanya tersenyum , ia sebenarnya ingin kesana juga untuk melihat putra-putra nya, tapi keadaan nya sekarang kurang sehat. " sampaikan salam ibu kepada mereka nian'er......!!" kata Xin Xu dengan senyum terpahat di wajahnya.
" baiklah bu....." Xin nian segera mencium tangan ibunya, dan pergi bersama kereta kuda Kerajaan dan diiringi oleh prajurit.
Setelah kepergian Xin nian, Raja Yuan dan Xin Hua datang ke kamar xin Xu.
" selamat pagi bu....." Xin Hua Putri ketiga Xin Xu segera memeluk ibunya.
" pagi hua'er....." jawab Xin Xu membalas pelukan anaknya.
Setelah berpelukan beberapa saat, mereka pun duduk bersama.
" kenapa ayahanda tidak ke ibukota juga.....?" tanya Xin Hua.
Raja Yuan atau nama aslinya adalah long Yuan itu mengelus rambut putrinya.
" kan ibu mu kurang sehat dan harus beristirahat....." sebagai lelaki sejati yang kuat dan mengutamakan keluarga....." maka ayah harus menjaga ibu mu sampai sehat...." agar ayah bisa melak-.
Belum selesai raja Yuan menyelesaikan ucapannya, mulut nya langsung ditutup oleh Xin Xu, karena ia tahu suaminya itu akan mengatakan sesuatu yang sakral bagi suami istri.
Melihat itu Xin Hua tertawa melihat tingkah ibunya yang malu, karena umurnya yang cukup dewasa maka ia tahu apa yang akan di ucapkan oleh ayahnya.
...----------------...
Di kota Tianwu yang dimana itu adalah ibukota kekaisaran Wei, disana adalah tempat perkumpulan mereka yang akan mengikuti kompetisi sekaligus tempat peresmian kompetisi naga Yun.
" cilok-cilok......!!
" arak-arak.....!!
__ADS_1
" bakso-bakso......!!"
" kacang rebus murah.......!!.
Rombongan Sekte surgawi yang telah sampai di ibukota kekaisaran Wei, tertawa Melihat para pedagang yang menjajakan dagangannya, karena aneka ragam yang mereka jual. " hahaha....." masa arak dijual seperti ini.....?" Xin Yuan dengan tertawa terbahak-bahak..
" namanya juga mencari uang adik Yuan....." kata Xin Guan yang duduk disampingnya.
" benar juga sih......" tapi ini lucu hahaha......" Xin Yuan tertawa kembali, semua yang ada didalam kereta kuda hanya menggelengkan kepalanya. Tapi.....
" Yuan bisa kah kamu diam dan tidak berisik.....?" li ruxu geram melihat Xin Yuan yang mengolok-olok para pedagang.
" up...." Xin Yuan segera menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.
Melihat itu, Xin Guan dan Xin huan hanya tersenyum ' karena adiknya itu langsung terdiam dan mereka tambah pasti bahwa Xin Yuan telah dimabuk cinta.
...****************...
Di perjalanan menuju ke kekaisaran Wei, terlihat rombongan Xin nian masih berada di perjalanan, dengan diiringi oleh prajurit yang banyak, karena menyangkut keselamatan putri mahkota kerajaan Yuan.
" Bos ada mangsa......" seorang pria tubuh kurus dengan gigi emas di mulutnya, ia memberi tahu apa yang ia lihat.
Bos pria kurus itu adalah seorang pria berbadan kekar dan juga tinggi dengan kekuatan pendekar emas tingkat 2.
" Seperti nya mereka hanya klan kecil yang sedang menuju ke kekaisaran Wei bos....." kata pria kurus dengan percaya diri.
Melihat kepercayaan diri anak buahnya, ia segera memerintahkan semua anak buahnya. " kalian rampok mereka dan aku akan menunggu nya....." kata bos memerintahkan semua anak buahnya yang berjumlah 500 orang.
" baik bos....." mereka segera keluar dari hutan menuju rombongan Xin nian.
Setelah sampai mereka segera langsung menyergap rombongan Xin nian.
" hey mau kemana kalian......?" kata pria kurus dengan arogan.
para prajurit langsung mengelilingi kereta kuda untuk melindungi tuan putri mereka.
" hehe...." apakah ada wanita cantik didalamnya.....?" pria kurus dengan menjilat tangan nya.
" lancang sekali kau......" apa kau tak tahu siapa dia.....?" kata salah satu pemimpin prajurit dengan marah, karena secara tidak langsung pria kurus telah merendahkan tuan putri mereka.
" siapa....?" kata pria itu acuh tak acuh seperti tak takut.
" dia adalah putri dari raja Yuan....." dan putri mahkota kerajaan Yuan....." kata pemimpin prajurit berharap semua preman takut dan lari terbirit-birit, tapi hal sebaliknya terjadi.
" raja Yuan....?" siapa kah dia.....?" pria kurus itu seperti nya ketinggalan jaman, hingga ia tahu sedang berapan dengan siapa.
__ADS_1
Seperti mengejek, pemimpin prajurit itu sangat marah karena sekarang raja mereka yang tak dihormati, spontan semua prajurit langsung melepaskan aura pendekar emas tingkat 3 mereka, dan pemimpin prajurit juga melepaskan aura pendekar bumi tahap akhir nya.
Pria kurus tadi yang tampak meremehkan, sekarang ia langsung takut dengan kaki yang bergetar hebat.
" ini adalah balasan Karena kau telah menghina raja kami....." pemimpin prajurit dalam kedipan mata langsung muncul di depan pria itu dengan langsung menebas leher nya hingga putus.
Melihat itu, yang dari awal telah ciut nyalinya ditambah pria kurus yang telah tewas tanpa perlawanan, semua anak buahnya langsung melarikan diri ke dalam hutan.
" huh membuang waktu saja......" kata pemimpin prajurit itu, ia melihat Xin nian ternyata sedang tidur sehingga ia tak tahu apa yang terjadi. " lanjutkan perjalananya....." mereka pun langsung melakukan perjalanan kembali menuju ke kekaisaran Wei.
Di dalam hutan dimana sindikat perampok tadi melarikan diri mereka segera menemui bos nya.
Melihat anak buahnya yang berlari dengan panik, dengan perasaan bingung iya menatap mereka. " apa yang terjadi pada kalian.....?" tanya nya.
" I-itu Lu jun telah tewas di bunuh..." kata salah satu dari mereka.
Mendengar kepercayaan nya telah tewas ia langsung naik pitam dengan langsung berdiri. " siapa mereka yang berani membunuh lu jun.....?" tanya bos mereka.
" kata nya tadi mereka adalah prajurit kerajaan Yuan dan juga tuan putri raja Yuan, dan hal itu lah yang mereka sebut....." salah satu anak buahnya menjelaskan.
Mendengar itu, bos mereka langsung diam dan segera duduk kembali di kursi nya. " dia pantas mati karena terlalu ceroboh....." kata bos mereka.
" kenapa bos....?" tanya anak buahnya.
" kerajaan Yuan adalah kerajaan terkuat di benua Hia ini, bahkan kaisar wei juga menghormati nya......" bos mereka menjelaskan.
mereka pun langsung terkejut dan juga bersyukur bisa melarikan diri tadi, jika tidak ia juga sama nasibnya seperti pria kurus tadi.
...----------------...
" kompetisi naga Yun bertujuan untuk membuat semua murid bisa berkerja sama, karena kalian akan mencari lencana yang dijaga oleh monster. " mencari lencana itu bukan lah yang mudah, karena tempat nya tak menentu dan keberuntungan lah yang bisa membuat kalian bisa menemukan nya....."kompetisi ini akan di mulai di hutan belantara di belakang kekaisaran Wei ini....." dan tugas kalian mencari lencana tersebut apakah kalian paham......?" panitia kompetisi menjelaskan panjang lebar apa yang mereka lakukan dan tujuan mereka.
semua peserta berbagai sekte langsung menunjukkan rasa hormat kepada panitia dengan menangkupkan tinju nya.
" baiklah kompetisi dimulai....." panitia kompetisi langsung membuka kompetisi naga Yun.
Para murid ada yang semangat dan ada juga yang santai memasuki hutan, karena mereka berfikir kompetisi naga Yun ini juga agak sulit.
Xin Yuan dan semua rekannya juga telah ikut masuk ke dalam hutan dimana lencana itu berada.
Kompetisi ini berjalan dengan baik, dan untuk mengetahui dimana para murid, para panitia telah membuat array, agar mereka dapat mengetahui apa yang sedang murid lakukan.
Banyak raja-raja setiap kerajaan menghadiri acara ini, dan dari kerajaan Yuan hanya di utus Xin nian untuk mewakili kerajaan Yuan.
Thank you 😁
__ADS_1