Lahir Nya Master Pedang

Lahir Nya Master Pedang
Bab 20 : Arena Aligator


__ADS_3

Xin Yuan langsung di ajak oleh tetua aula arena Aligator ke Tengah lapangan, sedangkan ketiga sahabatnya duduk di tribun penonton yang telah dipenuhi oleh para murid elit dan platinum.


Setelah sampai di tengah lapangan, Xin Yuan menyeringai seperti tokoh antagonis ' seperti nya ia tak sabar ingin bertarung, Xin Yuan sengaja menurunkan ranah kultivasi nya agar tak mencolok.


" hoo itu kah penentang di arena Aligator....?.


" benar dia cukup berani....."


" aku tak sabar ingin melihat pertarungan ini....."


" Jangan dilihat sisi kuatnya...." lihatlah dia itu sangat tampan......."


Semua murid yang menonton membicarakan tentang Xin Yuan yang sedang berdiri di tengah lapangan arena Aligator.


" Apakah kamu ingin bertarung melawan murid terkuat ke 100?. Tanya tetua pada Xin Yuan.


" Hahaha......" jangan tanya lagi tetua...." aku tak ingin berlama-lama....." kata Xin Yuan mengepal kuat tangan nya.


" Ah...." dasar murid sebleng....." gumam tetua itu.


Sesaat kemudian, seorang pria langsung melesat ke arah lapangan arena Aligator dengan membawa sebuah tombak ditangan nya.


" Salam tetua Ju....." kata murid itu yang ternyata murid terkuat ke 100.


Setelah itu, Xin Yuan segera berdiri di sebelah kanan, dan murid ke 100 tadi berdiri di sebelah kiri yang bernama Zen Ceng.


" Lama sekali tetua....." kat Xin Yuan dengan nada mengejek.


" mulai......"


Tetua itu adalah tetua aula arena Aligator, dia lah yang mengatur jadwal pertandingan di arena Aligator.


tetua ju segera menjauh dari mereka, dan membuat pelindung, agar tak mengenai para penonton.


...****************...


Di asrama murid elit, terlihat sebuah kamar yang paling atas yang dihiasi dengan cat berwarna putih.


Kamar itu adalah kamar trio medusa atau Tang bersaudara.


" hey apakah kalian tahu di arena Aligator ada petarung yang ingin menjadi kuasa di arena Aligator.....?" kata Tang Zu.


" Hmmm....." apakah dia yang dikantin tempo hari?" kata Tang Yu sembari segera duduk dari tidur nya.


" Itu sudah pasti....." kata Tang Sa dengan senyuman menghiasi wajah nya.


" yah lebih baik kita kesana....." aku ingin tahu bagaimana sepak terjangnya.....!!" kata Tang Zu melangkah keluar sembari meninggalkan kamar asramanya.


Mereka bertiga segera melesat ke arah bagian tengah akademi Qing, yang dimana disana adalah tempat arena Aligator berada.


Di arena Aligator..........

__ADS_1


* BAMM......."


Pukulan Zen Ceng meleset, hingga mengenai lantai arena yang langsung hancur berbekas, tapi tetua ju langsung memperbaiki dengan energi spiritual nya.


" Ho...." main-main nya cukup....." kata Xin Yuan langsung mengambil ancang-ancang, dan mengepal kuat tinju nya.


Xin Yuan langsung melesat dengan kecepatan tinggi, hingga para murid elit dan platinum yang rata-rata pendekar perunggu dan emas hanya melihat kilatan petir yang begitu cepat.


" Tinju alam tahap pertama......." teriak Xin Yuan yang telah berada di depan Zen Ceng , sembari meninju ke arah Zen Ceng.


Zen Ceng langsung menyilangkan tangannya, sebuah energi spiritual berbentuk lingkaran langsung melindungi nya.


* BAMM......"


Energi spiritual api yang di sertai dengan pukulan keras mengenai lingkaran tersebut, hingga menimbulkan ledakan energi spiritual yang membuat lingkaran tersebut hancur berkeping-keping, dan Zen Ceng yang langsung terpental menabrak pelindung yang dibuat oleh tetua ju.


Dengan memegang dadanya yang sakit, ia menoleh ke arah depan, dan melihat sebuah kilatan petir meleset cepat ke arah nya.


" A-aku menyerah....." kata Zen Ceng dengan mengangkat tangan nya, karena takut akan dihabisi oleh Xin Yuan.


Para murid langsung bertepuk tangan, dan juga sedikit tak percaya, karena Zen Ceng adalah praktisi pendekar emas tingkat 2, dengan mudah dikalahkan oleh Xin Yuan.


di tribun penonton, terlihat 3 wanita hanya tersenyum melihat kemenangan Xin Yuan.


" hmmmm...." Aku tak bisa mengukur tingkat kemampuan pendekar nya....." aku tak percaya ia hanya pendekar emas...." kata Tang Zu menganalisis Xin Yuan.


" itu benar saudari Zu....." dari serangan yang ia luncurkan terlihat kuat...." padahal ia hanya melakukan nya dengan santai....." kata Tang Yu ikut membenarkan perkataan Tang Zu.


Tang Sa hanya tersenyum dan mengangguk melihat ke arah Xin Yuan, Seperti nya Tang Sa memiliki pandangan berbeda kepada Xin Yuan.


Di arena Aligator, Xin Yuan sedang mengelak dari serangan lawannya yang memiliki energi spiritual ES.


" Kau cukup cantik saudari....." kata Xin Yuan melihat ke arah lawan nya seorang wanita.


Tapi wanita itu hanya diam dan tetap fokus menyerang ke arah Xin Yuan, yang membuat Xin Yuan terkejut karena wanita didepan nya terlalu dingin dan tak tertarik dengan ketampanan nya. " sebagai pria tertampan di dunia ini...." membuat ku agak tersinggung karena sikap mu yang sombong itu....." kata Xin Yuan ke arah wanita itu.


tetu long langsung mengumpat dalam hati nya, karena sejak awal pertandingan hingga kini, Xin Yuan lah yang sombong dan ingin melawan semua murid arena Aligator.


" kok dia terlalu percaya diri ya....?"


" benar...." apakah ia menganggap kita ini tak tampan juga.....?"


" hey kata senior Yuan benar...." dia itu memang tampan sejagat Raya...." sedangkan kalian hanya kodok dalam tempurung....."


" Hahaha......"


Para murid wanita dan laki-laki bertengkar karena ocehan Xin Yuan, tapi Tang Sa tetap diam dan tersenyum melihat sikap Xin Yuan yang dia anggap lucu.


" aku ingin sekali menampol wajah murid ketua akademi ini....." kata tetua aula pil.


" Sabar...." ingat dia itu jenius akademi Qing kita ini...." walaupun ia agak menjengkelkan....." kata tetua aula persenjataan.

__ADS_1


Di arena Aligator......


" Nona manis....." aku sudah lelah bermain nya....." kata Xin Yuan mengeluarkan pedang nya. " seperti nya kamu harus mencoba bagaimana rasanya dikalahkan oleh babang tampan ini......" sambung nya.


Xin Yuan segera melangkah cepat, dan bergerak zig-zag menuju wanita yang menjadi lawannya.


" tebasan halilintar......"


* BAMM......"


" tebasan halilintar......."


" BAMM......."


" tebasan halilintar........"


* BAMM......"


Xin Yuan yang bergerak zig-zag dan muncul secara tiba-tiba, ia melayangkan tebasan setiap ia muncul di setiap sudut menyerang wanita yang menjadi lawannya tersebut.


" Anjir...." pengeran yang jejam....." kata su bimbing melihat Xin Yuan yang begitu tega melayangkan tebasan berkali-kali ke seorang wanita, walaupun su bimbing tak tahu sebenarnya Xin Yuan hanya melayangkan tebasan halilintar dengan kekuatan pendekar emas saja.


" Woi...." kau kejam sekali....."


" Brengs*k....." kau begitu kejam ke seorang wanita......"


Para murid langsung melemparkan perkataan ke arah Xin, para tetua hanya tersenyum karena mereka tahu Xin Yuan hanya melayangkan tebasan biasa saja.


" woi santai aja muncung kalian itu....." kalau tak senang sini kalian semua....." kata Xin Yuan sembari melepaskan aura pendekar bumi tahap akhir nya.


Semua murid yang akan maju langsung ciut nyalinya, dan mereka langsung terkejut melihat kekuatan Xin Yuan yang begitu kuat yang tak bisa mereka ukur.


Para tetu juga terkejut, karena 2 bulan lalu Xin Yuan hanya pendekar bumi tahap awal, dalam dua bulan bisa menjadi tahap akhir?, membuat para tetu langsung berdiri.


" Xin Yuan....." tarik kembali aura pendekar mu...." mereka hanya tak tega melihat wanita yang menjadi lawan mu tadi......" kata tetua long memenangkan Xin Yuan.


" Ah...." gairah ku menjadi murid terkuat di arena Aligator tak bersemangat lagi....." kata Xin Yuan menyimpan pedang nya, dan berjalan keluar begitu saja tanpa melihat ke sekitar.


Semua tetua, murid dan yang ada disana hanya melongo melihat Xin Yuan, karena Xin Yuan pergi begitu saja bagai pesawat tempur.


" Hihihi...." kau begitu menarik...." kata Tang Sa dalam hati.


" Seperti kalian lihat...." Penentang arena Aligator telah pergi tanpa mengatakan apapun!" jadi kalian bubar lah...." kata tetua ju.


Semua murid langsung membubarkan diri.


" Ah...." semua ini karena kalian...." jika kalian tak mengatakan itu mungkin pertandingan akan dilakukan kembali....."


" hey kalian pikir murid lain akan mau melawan senior Yuan?, senior Yuan telah berada di atas para murid terkuat Aligator...." Tang bersaudari pun hanya ranah pendekar bumi tahap awal....."


para murid langsung menyalahkan satu sama lain, karena mereka tak bisa melihat pertarungan yang begitu epick bila dilanjutkan.

__ADS_1


" ah lebih baik aku keluar dulu....."Xin Yuan langsung melesat ke arah luar akademi Qing, dan menuju ke bagian barat kekaisaran Qing ini, yang dimana tempat kota canglan berada.


Thank you 😁


__ADS_2