Lahir Nya Master Pedang

Lahir Nya Master Pedang
Bab 30 : Portal Dimensi


__ADS_3

Xin Yuan menjalani malamnya dengan penuh rasa suka cita , karena Xin Yuan melakukan ronde begitu banyak hingga menjelang pagi.


Pagi harinya...........


Di halaman istana, terlihat Tang long dan keluarga nya masih di sana untuk beberapa hari kedepan.


" Pagi yang cerah ya yang mulia......!" kata Tang long menyeruput teh ditangan nya.


" hahaha....." sudah-sudah jangan begitu formal....." karena kita ini telah menjadi besan Tuan Tang....." kata Raja Yuan mengaduk teh di tangan nya.


" Yah bagaimana lagi...." ini sudah terbiasa yang mulia....." kata Tang long yang tak bisa menyamai raja Yuan dengan dirinya.


" hahaha....." baiklah kalo begitu!" Raja Yuan tak bisa memaksa Tang long.


...****************...


Di ujung benua Hia bagian barat , sebuah kekuatan besar merobek dimensi, dan terbentuk nya sebuah lingkaran seperti portal.


Itu terjadi tepat di dalam hutan belantara, para pemburu yang disana terkejut melihat fenomena aneh tersebut.


" Kita harus pergi dari sini sekarang....."


ketua pemburu siluman langsung memerintahkan semua anak buahnya untuk keluar dari hutan tersebut, karena ia merasa aura kuat keluar dari dalam lingkaran portal.


Mereka melaporkan kejadian ini kepada Raja Yin, yang dimana disana adalah wilayah kerajaan Yin.


Raja Yin menyampaikan pesan ini kepada seluruh Kerajaan di benua Hia, termasuk kaisar Qing dan kaisar wei.


Setelah mengetahui kejadian itu, membuat mereka berunding bersama untuk tindakan atas fenomena aneh tersebut, takut nya itu adalah sebuah ancaman.


" Bagaimana kita tahu bahwa itu ancaman atau bukan.....?" kata Raja Kho penasaran tindakan apa yang akan dilakukan oleh dua kaisar tersebut.


" Aku juga tak tahu....." tapi yang jelas aku telah mengirim beberapa orang untuk menyelidiki portal tersebut....." kata kaisar wei menjawab pertanyaan Raja Kho.


...****************...


Di benua Tianceng, benua yang jauh jarak nya dengan benua Hia, terlihat sekelompok orang berlari dengan cepat untuk menuju ke sebuah bangunan besar.


" Ho...." itu sangat bagus tetua Jing...." dengan adanya jenius di klan kita ini...." maka itu akan membuat masa depan klan kita cerah....." kata patriack klan Gu.


" Benar itu Patriack....." jawab tetua Gu tersenyum.


saat mereka saling berbincang bincang dengan membahas tentang keadaan klan, seseorang datang dengan panik.


" Salam Patriack....." ada kabar buruk...." kata seseorang itu dengan panik.


" emangnya kabar buruk apa?" tanya tetua Gu.


" Di hutan Iblis....." semua siluman disana mengamuk...." dan berbagai kejadian aneh terjadi disana......" kata pria itu memberikan penjelasan.


" tetua Gu...." kamu selidiki apa yang terjadi di sana....." dan jangan lupa membawa beberapa praktisi Absolute God bersama mu....." kata patriack dengan lantang.


" baik patriack....." ketua Gu segera melangkah pergi dengan beberapa orang ranah absolute God.


Di benua Tianceng ini memiliki nama tingkat kultivasi berbeda, diantara lain adalah:


- Ranah penempa tubuh ( 1-9 )


- Ranah penempa Huang ( 1-9 )


- Ranah penempa Di ( 1-9 )

__ADS_1


- Ranah alam langit


- Ranah utusan dewa


- Ranah sains


- Ranah Tianzun


- Ranah immortal


- Ranah Suci


- Ranah Absolute God


( Yang diatas adalah tingkat basis kultivasi di benua Tianceng ini ya teman-teman)


Lanjut ke cerita nya ↓


Di hutan Iblis Telah terjadi fenomena aneh, yang dimana para siluman saling Serang menyerang, bahkan sesama jenis mereka tetap saling membunuh.


...****************...


Di kerajaan Yuan, terlihat Xin Yuan sedang duduk dihalaman kerajaan dengan para istri cantik nya.


" Yuan Gege...." jika ada wanita cantik ' memiliki body gitar spanyol!" apakah Yuan Gege menambah istri lagi?" tanya Tang Sa yang sedang duduk disamping Xin Yuan.


" Eh ' seperti gitar spanyol ya?" kata Xin Yuan langsung membayangkan wanita cantik yang memiliki body yang begitu wow, yang membuat nya senyum sendiri dan berimajinasi.


keempat istri Xin Yuan langsung mengerutkan keningnya, karena Xin Yuan malah membayangkannya, dan tidak menjawab pertanyaan mereka.


" woii laki-laki mesum...." kenapa kamu malah tersenyum menjengkelkan begitu?" kata li ruxu menepuk pundak Xin Yuan.


" Eh ' maaf-maaf!" lagian kalian pertanyaan kalian ada-ada saja...." jalan-jalan ke pasar membeli ban, jangan lupa untuk membayar belanjaan nya......" walaupun ada wanita cantik selain kalian, tapi cinta babang hanya untuk kalian semata....." kata Xin Yuan menyusun kata, sembari tersenyum ke arah Empat istri nya.


" Ah...." itu adalah kata-kata seorang buaya...." kata li ruxu mencibir Xin Yuan.


" Benar....." mana ada laki-laki seperti itu di jaman sekarang....." kata Lo Yun menatap tajam ke arah Xin Yuan.


" Hah......." dijawab salah....." kalo gak dijawab juga salah...." kenapa hidup ku begini amat ya?" kata Xin Yuan menghela nafas.


" hei emangnya kenapa kalo kami marah Ha?" kalo kamu tak suka!" maka kamu tak akan mendapatkan jatah nanti malam dari kami....." kata Han Vei menatap Xin Yuan.


" Ka-kata siapa aku tak suka?" aku suka karena kalian peduli dengan ku...." dan sungguh bodoh seorang menyia-nyiakan kecantikan kalian yang bahenol...." Eh ' maksud ku wanita baik seperti kalian....." kata Xin Yuan dengan gugup.


" Iya lah tuu....." kata li ruxu dengan acuh tak acuh.


" dasar wanita....." gumam Xin Yuan, dan melanjutkan bersantai nya dengan istri-istri nya.


Setelah beberapa saat, Xin Huan dan Xin Guan lewat di depan mereka, dengan masing-masing ditemani istri mereka.


" Apa kabar adik Yuan....." kata Xin Guan tersenyum mengejek.


" seperti nya baik....." kata Xin huan dengan juga tersenyum menatap Xin Yuan.


" jika mereka telah bersama...." maka sesuatu akan terjadi pada ku....." kata Xin Yuan memiliki perasaan tak enak saat melihat senyuman dari kakaknya.


" baik dong kak....." kata Xin Yuan tersenyum ke arah kakaknya.


" ho begitu ya....." kata Xin huan menyahut.


" oh iya ya...." kemarin kamu bilang kamu ingin menambah istri lagi ya adik Yuan?" bukan begitu kakak Huan....." kata Xin Guan tersenyum mengejek ke arah Xin Yuan.

__ADS_1


" kan, apa aku bilang...." kata Xin Yuan dalam hati. " Ma-mana ada...." kakak mungkin salah dengar kali....." kata Xin Yuan gugup, karena disana juga ada keempat istri nya.


" Yah...." kalo begitu bagus deh...." kata Xin Guan tetap tersenyum mengejek.


" Kami pergi dulu ya adik Yuan....." kata Xin huan segera berjalan pergi bersama istri nya, dan diikuti oleh Xin Guan yang juga bersama istri nya.


Setelah kepergian mereka, Xin Yuan merasakan bulu kuduknya berdiri, karena merasa Empat tatapan tajam tertuju kepada nya.


" apakah itu benar Yuaaaaaaan......" kata li ruxu mendekati Xin Yuan.


" I-itu ti-tidak benar sayang....." kata Xin Yuan gugup.


" hoo begitu ya!" kata Tang Sa yang juga mendekati Xin Yuan, dan diikuti oleh lo Yun, juga Han Vei.


" ka-kalian mau nga-ngapain....?" kata Xin Yuan pasrah.


" awwwwww......" Sakit sayang...." kata Xin Yuan kesakitan, karena telinga nya di jewer, punggung nya dicubit, dan parah nya lagi belut Tampan nya di remas-remas yang membuat Xin Yuan kesakitan.


setelah itu, mereka meninggalkan Xin Yuan yang kesal setelah mendapatkan pelajaran dari mereka.


" Kenapa kalian begitu kejam kepada ku yang lemah ini...." kata Xin Yuan dengan berlutut.


lalu saat malam hari, Xin Yuan kembali ke kamar nya, yang telah ada ke empat bidadari nya yang sedang berbincang.


" halo bidadari-bidadari cantik ku....." kata Xin Yuan segera duduk di dekat mereka.


" Kenapa kamu?" tanya li ruxu melihat Xin Yuan yang menjilat tangan nya.


lalu Xin Yuan menunjukkan sebuah kode keras pakai jari telunjuk nya, yang membuat mereka mengerut keningnya.


" Tak ada jatah malam ini...." kata li ruxu kepada Xin Yuan.


" benar...." minta saja jatah ke istri baru mu...." kata Tang Sa mencibir Xin Yuan.


" aku tak memiliki bidadari selain kalian....." kata Xin Yuan langsung melompat ke arah mereka.


Xin Yuan langsung terdiam saat wajahnya jatuh ke sebuah bulatan-bulatan kenyal milik li ruxu.


" kamu...." kata li ruxu menjauhkan Xin Yuan, tapi Xin Yuan malah memeluk erat tubuh li ruxu.


" kalo mau main itu jangan berduaan saja...." kata Tang Sa yang juga langsung menerkam Xin Yuan dari belakang.


" kami juga ikut....." kata Han Vei dan lo Yun yang segera melepaskan hanfunya.


Mereka menerkam Xin Yuan yang hanya seorang diri, dan membuat Xin Yuan pasrah dengan full senyum di wajahnya.


// Sensor //


...****************...


Di hutan belantara di wilayah kerajaan Yin, terlihat sekelompok orang sedang mengamati portal tersebut.


" tunggu-tunggu....." salah satu dari mereka langsung melemparkan sebuah benda ke dalam lingkaran tersebut.


Benda yang berupa batu, langsung menghilang saat memasuki lingkaran tersebut.


Lalu orang itu mengangguk sambil menatap lingkaran yang diselimuti energi spiritual warna ungu tersebut.


" ini adalah portal dimensi....." sekarang kalian pergi melaporkan ini kepada kaisar wei...." kata orang itu memerintah anak buahnya.


" baik bos...."

__ADS_1


Anak buahnya langsung menghilang bagaimana ninja yang gerakan nya sangat gesit.


Thank you 😁


__ADS_2