
Di benua Hia bagian timur kekaisaran Qing, terlihat seorang pemuda tampan melesat cepat ke arah barat menuju kota canglan.
" Ah ..." kenapa aku tak membantai mereka semua tadi ya....?" kata Xin Yuan yang hatinya masih berkecamuk.
...****************...
Di akademi Qing, li Cen yang sedang duduk diruang nya, ia terlihat hanya tersenyum ' karena dia tak tahu bagaimana untuk menenangkan hati Xin Yuan yang sedang merajuk.
Di gerbang akademi Qing, terlihat Tang Sa akan melangkah keluar dari akademi Qing.
" Mau kemana kah senior Sa ?, tanya penjaga dengan hormat.
" Aku hanya ingin keluar sebentar...." lagian ini bukan urusan mu....." kata Tang Sa melesat cepat ke arah barat menuju kota canglan.
" Huh....." gitu amat ' kan cuma nanya?" kata penjaga itu menghela nafas panjang.
" Aku melihat ia kesana tadi....." kata Tang Sa yang ternyata ingin menyusul Xin Yuan.
Tang Sa mempercepat gerakan nya, untuk menyusul Xin Yuan yang telah duluan ke arah sana.
Di kota henju, kota yang berada di perbatasan antara barat dan Tengah bagian kekaisaran Qing, terdapat sebuah kota yang bernama kota henju.
" Hey kalian....." cepat serahkan harta kalian....." ketua kelompok preman mencoba merampok sebuah keluarga yang berada di desa kecil yang berada di pinggiran kota henju.
" Kami tak memiliki harta tuan....." sedangkan untuk makan saja kami masih kekurangan....." kata seorang wanita mengiba.
" Ah...." aku tak peduli...." kata ketua preman itu menarik paksa kalung emas yang dikenakan oleh wanita itu.
" jangan tuan...." aku mohon...." kata wanita itu memegang kaki ketua preman.
" jauhkan tangan mu brengs*k....." ketua preman menendang wanita paruh baya tersebut.
Wanita itu langsung terjatuh dengan lutut yang berdarah, dengan isak tangisan ' ia tetap memohon kepada ketua preman itu agar kalung nya di kembalikan.
" kau sangat berisik....." ketua preman hendak menendang wanita itu kembali tapi......
* Bluk......"
Sebuah kekuatan besar langsung menghantam wajah ketua preman hingga terpental ke belakang.
Melihat bos mereka yang di serang, anak buahnya langsung mengeluarkan pedang nya masingmasing, dan melihat seorang pria tampan dengan gagah berdiri di depan wanita paruh baya tersebut.
Bos preman segera berdiri,, setelah menerima pukulan yang keras dari Xin Yuan yang baru datang, ia tak sengaja melihat permasalahan mereka , awalnya ia tak berniat untuk ikut campur ' tapi melihat seorang wanita yang akan di iniaya, maka ia tak akan tinggal diam.
Bos preman yang telah berdiri dengan kokoh, ia menatap tajam pemuda yang ada dihadapan nya, sekitar 10 kaki dari posisi nya.
" Siapa kau.....?" apakah kau tak tahu siapa aku....?" kata bos preman mengeluarkan aura pendekar bumi tahap menengah nya, tapi ia langsung mengerutkan keningnya, karena Xin Yuan tak terpengaruh oleh auranya tersebut, tapi ia menduga bahwa Xin Yuan menggunakan artefak untuk merendam aura nya.
" kau tak perlu tahu siapa aku brengs*k!" kata Xin Yuan yang suasana hatinya belum membaik.
" hoo...." seperti nya kau ingin menjadi pahlawan kesayangan ya....?"
" bukan kesayangan Bos...." tapi ' kesiangan...." kata anak buahnya.
__ADS_1
" Eh' Iya-ya....." kata bos itu mengeluarkan pedang nya.
" mari aku beri pelajaran k-" belum selesai berbicara, Xin Yuan nenyela perkataan bos preman itu. " banyak omong kau banjing*n.." kata Xin Yuan Melesat dengan cepat.
* Sing......
* Sing.....
* Sing....
* Sing.....
Xin Yuan melayangkan tebasan tanpa jeda, hingga membuat mereka mengalami luka di sekujur tubuh mereka.
" Ah...." brengs*k....." Bos preman itu langsung melesat ke arah Xin Yuan, dan melayangkan tinjunya.
dengan sigap Xin Yuan menahan tinju bos preman dengan tangan kiri nya. " Ingat cari lah rezeki dengan halal....." kata Xin Yuan sembari mengepal tangan kanannya.
sebelum bos preman membalas perkataan Xin Yuan, Xin Yuan Telah meluncurkan tangan kanannya ke wajah bagian kiri bos preman itu.
* BAMM......."
Bos preman sekali lagi terhempas ke belakang dengan wajah yang telah babak belur, bos preman segera untuk berdiri dari terpental nya, tapi sosok pria tampan didepan nya telah mendekati nya dengan cepat.
" Am-Ampuni kami tuan muda....." kata bos preman itu dengan melepaskan pedang nya.
" sekarang kau berikan kembali kalung emas yang kau rampas....." kata Xin Yuan dengan penuh intimidasi.
Tapi sesaat kemudian, sekelompok orang datang dengan jumlah banyak, seperti rombongan sebuah Sekte.
" ada apa ini.....?" tanya pemimpin kelompok orang itu.
" Mereka telah melakukan pelanggaran..." kata Xin Yuan singkat.
pemimpin kelompok itu melihat ke arah bos preman itu, ia langsung terkejut ' karena mereka adalah orang yang di cari oleh penegak hukum di kota henju.
" kalian tangkap mereka cepat....." kata pemimpin itu menyuruh para bawahan nya.
bos preman dan anak buahnya langsung di Giring masuk ke dalam gerbong kereta kuda, pemimpin kelompok itu mengucapkan terima kasih kepada Xin Yuan.
" terimakasih anak muda telah membantu kami...." Dan kenalkan nama ku Tang Jin....." kata pemimpin kelompok itu mengulur kan tangan nya.
" sama-sama...." nama ku Xin Yuan...." kata Xin Yuan menjabat tangan nya.
Dari arah belakang, datanglah seorang wanita cantik dengan hanfu kuning yang ia kenakan.
" Xin Yuan...." sapa wanita itu, tapi saat ia menoleh ke pemimpin kelompok orang tadi, ia langsung terkejut. " ka-kakak jin....." Sambung nya.
Ternyata wanita itu adalah Tang Sa yang telah sampai ke tempat Xin Yuan, Xin Yuan juga terkejut dengan kedatangan Tang Sa yang mengikuti nya hingga kesini.
" Sa'er....." kenapa kamu berada disini....?"tanya Tang Jin.
" A-aku...." aku hanya ingin menyusul kekasih ku ini....." kata Tang Sa segera merangkul tangan Xin Yuan.
__ADS_1
Bak di sambar petir, Xin Yuan langsung terdiam tanpa bergerak, baru kali ini ia di peluk oleh seorang wanita.
" Ap- apa yang ka - belum selesai Xin Yuan berbicara, Tang Sa langsung menutup mulut Xin Yuan. " kenapa kamu meninggalkan ku Yuan Gege......" kata Tang Sa tanpa malu, sembari berkedip mata ke arah Xin Yuan, seolah dia meminta Xin Yuan mengikuti sandiwara nya.
" apakah itu benar Yuan?" tanya Tang Jin.
" i-itu benar kakak jin...." kata Xin Yuan gugup.
Mendengar itu, membuat Tang jin bergembira dengan tersenyum. " akhirnya kamu bisa memiliki kekasih Sa'er...." kata Tang jin, karena selama ini Tang Sa tak ingin dijodohkan, hingga ia pergi masuk ke akademi Qing, tapi siapa sangka Adik nya itu telah memiliki kekasih.
" Sekarang ayok kita pulang....." kata Tang Jin mengajak mereka.
" A-aku tak bi-. lagi-lagi mulut Xin Yuan ditutup. " Kamu ikut saja dengan ku Yuan Gege....." kata Tang Sa tanpa malu.
Dengan terpaksa Xin Yuan mengikuti sandiwara cinta Tang Sa, mereka segera menaiki kereta kuda.
Sedang di perjalanan, Tang Sa berbicara kepada Xin Yuan melalui Telepati, ia mengatakan bahwa ia melakukan ini karena terpaksa agar ia tak dimarahi kakaknya, dan selebih keluarga nya ingin Tang Sa menikah yang telah berumur 23 Tahun.
Xin Yuan hanya mengiyakan saja, tapi ia yakin pasti ada sesuatu yang lain menjadi alasannya, karena tak mungkin alasan nya sesimpel itu.
Setelah beberapa saat........
kereta kuda kuda telah sampai di kediaman keluarga Tang, keluarga besar di kota henju sekaligus pengatur kota henju.
" Dari mana kamu jin'er....?" seorang wanita kitaran umur 40 tahunan, menyapa Tang Jin.
" aku tadi ingin berkeliling, serta mengamankan kota...." tapi siapa sangka aku bertemu dengan penjahat yang kita cari Bu...." kata Tang Sa mengeluarkan 4 orang preman.
" kurung mereka....." kata seorang pria paruh baya, yang tak jauh berbeda dengan wanita tadi umur nya.
" Ayah aku membawa putri ayah pulang....." kata Tang Jin ke ayahnya.
" kenapa kamu memperbolehkan dia pulang?, apakah ia telah memiliki kekasih?, tanya Tang long panjang lebar.
" Sudah ayah....." kata Tang Sa keluar dari kereta kuda, sembari merangkul tangan Xin Yuan.
Ibu dan ayah Tang Sa langsung memerhatikan Xin Yuan yang bisa meluluhkan hati putrinya yang terkenal keras kepala.
" Pendekar bumi tahap akhir?, kata Tang long terkejut, karena Xin Yuan masih berusia 19 tahu sudah mencapai praktisi pendekar bumi tahap akhir.
Tang Sa hanya tersenyum, karena itu lah tujuan nya membawa Xin Yuan dan menjadikan Xin Yuan sebagai kekasih nya.
" kenapa aku harus terjebak di situasi ini.....?" kata Xin Yuan pasrah.
Setelah itu, Xin Yuan di perlakukan seperti tamu istimewa, Xin Yuan diberikan kamar yang begitu besar dan juga mewah, yang membuat semakin Bingung Xin Yuan.
Setelah 2 hari berlalu, terlihat Xin Yuan sedang berada di kamarnya sendiri.
" Kenapa ya aku tak yakin dengan perkataan Tang Sa ya...?" Apakah ia memang benar mencintai ku.....?" kata Xin Yuan bingung, walaupun Xin Yuan taj tahu sebenarnya Tang Sa memang menyukai nya, karena kriteria pria idaman nya ada pada Xin Yuan semuanya.
AUTHOR TELAH MENCOBA UNTUK MELAKUKAN UPDATE JIKA SEMPAT, DAN JIKA KALIAN TERHIBUR MENIKMATI CERITA NYA, MAKA AUTHOR SANGAT SENANG DAN LEBIH BERSEMANGAT MEMBUAT CERITA NYA , KARENA PRINSIP AUTHOR ADALAH MEMBUAT PARA TEMAN-TEMAN TERHIBUR DAN JUGA MENIKMATI CERITA NYA TANPA BEBAN 😁
thank you 😁
__ADS_1