
Setelah mendapatkan informasi dari ketua Long, Xin Yuan menemui istrinya untuk mengatakan bahwa ia akan pergi ke dataran Drak tingkat tinggi.
" Hmm...." aku berharap kamu tidak akan menambah istri lagi....." kata Jhong Vie memeluk tubuh Xin Yuan, karena ia tahu siapapun yang melihat Xin Yuan, pasti akan terpesona.
" Hmm....." aku tak akan menambah istri lagi...." kata Xin Yuan dengan senyuman hangat di wajahnya.
Lalu Xin Yuan tersenyum menyeringai, tangannya mulai menjalar ke bagian tubuh Jhong Vie yang sensitif, Jhong Vie langsung m.e.n.d.e.s.a.h saat Xin Yuan memegang lembah surga nya.
karena telah terangsang, Jhong Vie langsung mendorong tubuh Xin Yuan ke ranjang, dan menindih tubuh Xin Yuan dengan melepaskan satu persatu pakaiannya, lalu terjadi lah adegan p.e.n.g.e.n.c..r.o.t.a.n. / Sensor/.
Sejak di bangun kembali klan Jhong, klan Jhong kini telah menjadi klan besar, banyaknya praktisi Ranah Asura tingkat tinggi, asura tingkat menengah, dan para murid yang masih menjadi tingkat rendah.
kekuatan begitu telah bisa disebut dengan kekuatan besar, karena itu telah setara dengan kekuatan sebuah sekte, bahkan termasuk Sekte besar.
Xin Yuan memutuskan untuk tinggal di daratan Drak tingkat rendah selama satu tahun, karena ia masih ingin menemani Jhong Vie hingga ia melahirkan seorang bayi.
sembilan bulan pun berlalu, tampak Xin Yuan sedang mondar mandir di sebuah bangunan yang cukup besar, ia di basahi oleh keringat yang membasahi wajahnya.
" semoga saja Istri ketua Yuan lancar melahirkan nya....."
" benar...." jika ada hal yang tak diinginkan yang terjadi, aku takut dataran Drak tingkat rendah ini menjadi lautan darah....."
para tetua yang melihat Xin Yuan yang begitu cemas, mereka berharap istri Xin Yuan lancar Melakukan persalinan, karena takut Xin Yuan akan marah dan melampiaskan kemarahannya ke semua kultivator daratan Drak tingkat rendah ini.
Setelah menunggu selama empat dupa, pintu tempat Jhong Vie Melakukan persalinan terbuka, lalu melihatkan sosok wanita yang cukup muda, lalu memanggil Xin Yuan.
" Ketua Yuan....." kata tabib yang melakukan persalinan itu.
Xin Yuan yang mondar-mandir langsung menoleh ke sumber suara tersebut, dan itu lah yang ia tunggu-tunggu dari tadi.
" bagaimana? Apakah istri ku dan anakku selamat?" kata Xin Yuan dengan nada bicara yang cepat.
__ADS_1
" Hmmm....." syukur istri ketua Yuan selamat dan juga putra yuan...." dan mereka pun sehat-sehat saja....." kata tabib memberikan penjelasan.
Tapi Xin Yuan langsung melangkah masuk melewati tabib tersebut, karena ia khawatir dan juga penasaran dengan rupa anak nya itu.
melihat kelakuan Xin Yuan, tabib itu hanya menggelengkan kepalanya saja, karena Xin Yuan begitu Panik, tapi tabib itu berfikir mungkin karena partama ini Xin Yuan mempunyai ayah, tapi sayang tabib itu tak tahu, bahwa Xin Yuan memiliki 4 anak di dunia tingkat atas, yang lebih tepatnya di kerajaan Yuan.
Sesampai didalam, Xin Yuan melihat Jhong Vie sedang menggendong seorang bayi, sembari menyusui bayi itu.
Jhong Vie menatap Xin Yuan yang baru datang, ia langsung melemparkan senyum manisnya, dan Xin Yuan pun membalas senyuman itu.
Xin Yuan melihat bayinya memiliki kulit yang merah, rambut hitam yang legam, dan ia melihat beberapa percikkan listrik di tubuh bayi itu beberapa saat, dan iapun cukup terkejut melihat elemen petir nya diwarisi oleh anaknya.
" Sayang...." coba aku menggendong nya...." kata Xin Yuan langsung menggendong bayi tersebut.
setelah bayi itu telah berada di gendongan Xin Yuan, bayi itu langsung menangis sekeras-kerasnya, yang membuat Xin Yuan tak tahan, iapun mengembalikan ke Jhong Vie,tapi ia langsung mengerutkan keningnya saat bayi itu berada di gendongan Jhong Vie, bayi itu malah diam dan tersenyum , seperti mengejek Xin Yuan.
" Astaga...." sifat siapa sih yang ia Warisi....?" kata Xin Yuan menggelengkan kepalanya.
Xin Yuan hanya tersenyum masam melihat tatapan istri nya, dan ia tak menyangka bahwa putranya dari kalangan asura itu akan mewarisi sifat nya, dan juga elemen petir nya.
" Seperti nya aku akan lebih lama disini...." kata Xin Yuan yang akan menemani Jhong Vie mengasuh anaknya.
" Oh iya...." apakah kamu telah memikirkan nama untuk bayi kita ini?" tanya Jhong Vie kepada Xin Yuan.
" oh iya ya! Kata Xin Yuan segera memikirkan nama yang bagus, setelah berfikir sejenak ia pun tersenyum. " bagaimana dengan Yuan TamVan?" sambung nya.
Jhong Vie yang mendengar itu langsung mengerutkan keningnya, karena Xin Yuan memberikan nama yang konyol.
" tidak...." itu terdengar sangat aneh...." kata Jhong Vie dengan menatap tajam ke arah Xin Yuan. " bagaimana dengan Jhong Tian?"itu diambil dari nama marga keluarga ku...." Sambung nya.
" yah itu mungkin bagus...." kata Xin Yuan menyetujui nama tersebut.
__ADS_1
Hari-hari Xin Yuan diisi dengan kegiatan seperti seorang sesepuh, karena ia sekarang menjadi seorang ketua klan, karena itu ia mengajari para tetua beberapa teknik hebat, dan itu juga bertujuan untuk membuat klan mereka menjadi kuat, jika mereka kuat-kuat dan juga memiliki teknik yang hebat, tentu saja klan Jhong menjadi momok menakutkan di daratan Drak tingkat rendah ini.
Setelah 5 tahun berlalu, Jhong Tian pun telah tumbuh menjadi anak-anak, ia telah dilatih oleh Xin Yuan langsung, dalam ajaran nya, Xin Yuan memberikan teknik langkah kilat dan tebasan halilintar, tidak lupa Xin Yuan juga mengajari teknik pedang meteor hingga tahap ketiga, karena Jhong Tian juga memiliki elemen api dan juga kegelapan.
Xin Yuan juga memiliki elemen kegelapan saat menyerap energi spiritual Siluman bertanduk, tapi ia belum menemukan teknik yang cocok dengan elemen tersebut.
" Tian'er...." kesini...." Jhong Vie memanggil putra nya, Jhong Tian melihat ibunya dan ayahnya sedang duduk di bangku yang ada di serambi klan Jhong.
" Ada apa bu?" tanya Jhong Tian kepada ibunya, tapi Jhong Vie nampak mengeluarkan air mata, yang membuat nya bingung.
" Ayah mu akan pergi...." dan kamu harus berpamitan dulu dengan ayah mu..." kata Jhong Vie dengan air mata.
lalu Xin Yuan menatap putra nya itu, lalu mengeluarkan sebuah benda yang berbentuk seperti lingkaran, lalu ia berikan kepada Jhong Tian, itu adalah artefak milik tetua senior yang pernah ia bunuh.
" ini adalah hadiah dari ayah...." ayah akan pergi mendamaikan dunia ini....." dan kamu harus menjadi anak yang baik untuk menjaga ibu mu....." kata Xin Yuan dengan wajah penuh kasih sayang, sembari mengelus rambut putranya.
Tapi Jhong Tian hanya mengangguk saja, dan menatap artefak ditangannya dengan mata berbinar-binar, yang membuat Xin Yuan menggelengkan kepalanya, karena Jhong Tian terlihat biasa-biasa saja, dan tak kelihatan sedih.
" baiklah...." ayah akan pergi...." dan sayang..." jaga anak kita dengan baik...." kata Xin Yuan langsung melakukan gerakan cepat, dan terbang menukik menuju langit.
Setelah kepergian Xin Yuan, Jhong Tian langsung menangis sembari memeluk ibunya, Jhong Vie yang melihat itu langsung bingung, karena tadi putra nya itu tak kelihatan sedih.
" kenapa kamu menangis?" padahal tadi kamu kelihatan nya biasa-biasa saja?" tanya Jhong Vie yang masih dengan linangan air mata.
" Ti-Tian tadi tak menangis karena Tian tidak mau ayah juga bersedih...." dan Tian tadi berusaha untuk tegar didepan ayah...." kata Jhong Tian dengan deraian air mata.
Jhong Vie pun memeluk erat tubuh anaknya itu, ia terharu dengan jawaban anak nya itu yang telah berfikir dewasa, Jhong Vie menatap ke arah langit, sebenarnya ia ingin ikut dengan Xin Yuan, tapi Xin Yuan mengatakan bahwa ia tak bisa ikut, karena pasti banyak rintangan yang akan menghadang, dan Jhong Vie pun memahami nya.
( MAAF KALO UPDATE NYA AGAK LAMBAT, KARENA DIKELUARGA AUTHOR SEDANG ADA MASALAH, DAN ALHAMDULILLAH SEKARANG SUDAH KELAR )🙏
Thank you 😁
__ADS_1