Lahir Nya Master Pedang

Lahir Nya Master Pedang
Bab 42 : Hukum Dao surgawi


__ADS_3

Raja Yin menemukan kawah yang sangat besar, berdiameter sekitar 20 meter persegi, lalu saat di telusuri lebih lanjut, Raja Yin terkejut melihat putra raja Yuan yang sedang tergeletak pingsan.


" cepat bantu pengeran Yuan!" Raja Yin memerintah prajurit nya.


Raja Yuan segera memberikan sebuah pil Penyembuhan, dan segera membawa Xin Yuan ke kerajaan Yuan, setelah sampai.


terlihat para istri Xin Yuan, ibu Xin Yuan dan kakak-kakaknya, segera berlari melihat Xin Yuan yang telah sampai di bawa ke istana.


" cepat bawa kedalam..." kata Xin Xu dengan panik.


Setelah beberapa saat, Xin Yuan dibawa kedalam istana, dan dibaringkan di atas kasur yang empuk.


Di halaman istana, terlihat prajurit berjalan ke arah 2 bocah laki-laki, dan 2 bocah wanita yang sedang berlatih di sana, umur mereka kitaran 12-18 tahun.


" salam Tuan muda dan Tuan Putri!" Ayah kalian sudah datang!" kata prajurit membungkukkan badannya.


Mereka yang sedang berlatih, terkejut mendengar nya dan tanpa mengiyakan perkataan prajurit itu, mereka segera berlari ke arah istana untuk melihat sosok ayah nya tersebut, karena sejak kelahiran mereka, kata ibu nya ayah mereka sedang bertualang ketempat yang jauh.


Setelah sampai di kamar Xin Yuan di rawat, mereka langsung meneteskan air mata, karena melihat keadaan Xin Yuan yang sedang Pingsan, dan beberapa luka ditubuh nya.


" Ayah....." kata mereka segera memeluk Xin Yuan dengan linangan air mata.


Xin Xu hanya bisa diam melihat para cucunya yang menangisi putra nya, lalu ia membelai lembut rambut mereka. " sayang! Kalian semua tenang lah ' ayah kalian pasti akan siuman". Kata Xin Xu dengan lembut.


" Tapi kami bersedih bukan karena ayah pingsan ' tapi karena kasihan melihat senyuman ayah yang jelek itu!" kata li Zhu menunjukkan sudut bibir Xin Yuan.


Xin Yuan langsung terbatuk-batuk, ia tak menyangka bahwa bocah yang didekatnya itu sangat mirip dengan sikapnya.


" eh- kamu sudah sadar ya?". Kata li ruxu segera membantu Xin Yuan yang akan duduk.


" hehehe....." mungkin ayah berpura-pura pingsan tadi!" kata Han kang tersenyum mengejek ke arah Xin Yuan.


" ehh?" Xin Yuan langsung mengerut keningnya, kenapa bocah satu lagi mirip sekali dengan nya, apa lagi senyuman menjengkelkan nya tersebut.


" mereka keempat ini putra-putri mu sayang". Kata Tang Sa menunjuk semua bocah yang ada disana.


" kampret! Pantesan bocah-bocah ini memiliki kemiripan dengan ku!" kata Xin Yuan bergumam, sembari menggelengkan kepalanya.


Setelah itu Xin Yuan menjalani hidup dengan bahagia, apalagi dengan kehadiran anak-anak nya yang membuat kehidupan manjadi lengkap.


Setelah menjalankan hari demi hari di kerajaan Yuan, Xin Yuan merasakan sesuatu yang kurang dalam keluarga nya , lalu ia segera mencari keberadaan ibunya kedalam kamar.


" Salam ibu" kata Xin Yuan dengan senyum hangat.

__ADS_1


" Eh'kamu yuan'er? Tumben kamu menemui ibu mu ini?" tanya Xin Xu.


Setelah duduk, Xin Yuan menatap ibunya dengan seksama dan mengambil nafas dan membuangnya dengan pelan-pelan. " Ibu... Selama sebulan ini aku tak melihat kak Hua? Kemana kak Hua Bu?" tanya Xin Yuan memberikan penjelasan kepenasaran nya.


Mendengar kata-kata Xin Yuan, terlihat wajah Xin Xu menjadi sedih' seperti ada sesuatu hal yang telah terjadi kepada Xin Hua kakak ketiga Xin Yuan itu.


" Hua'er saat itu telah mencapai ranah pendekar tertinggi, tapi ia belum puas dengan pencapaian nya itu ia penasaran dengan tingkat kekuatan di atas pendekar tertinggi tersebut" saat itu ia berhasil menemukan sebuah pil tingkat atas yang terbuat dari herbal-herbal berusia jutaan tahun, dan ia berhasil naik ke ranah tidak di ketahui itu". Kata Xin Xu menjelaskan.


" terus bu?" tanya Xin Yuan penasaran.


" hukum Dao surgawi di dunia kita mendeteksi nya, hingga menarik Xin Hua ke domain dewa". Kata Xin Xu menangis tersedu-sedu dengan bersandar pada dada Xin Yuan.


" ibu....." kamu jangan bersedih lagi ' aku akan menyelamatkan kakak Hua ibu!" kata Xin Yuan tersenyum sembari menatap ibunya.


Hukum Dao surgawi adalah , sesuatu sistem surga yang menahan belenggu setiap dunia di seluruh alam semesta, setiap dunia memiliki hukum Dao surgawi masing-masing, hukum Dao surgawi ini akan terpicu ketika ada seorang kultivator yang melewati belenggu suatu dunia, maka hukum Dao akan menarik mereka ke domain dewa.


Mereka yang ditarik akan dihapus sikap buruk mereka selama menjadi kultivator, dan sikap baik nya saja yang tak di hapus, mereka yang memiliki bakat yang hebat, maka mereka akan di rekrut oleh tanah suci yang berada di surga, tanah suci itu seperti sebuah Sekte pada dunia manusia.


Di domain dewa, hanya ada tiga tingkat kekuatan di sana yaitu sebagai berikut :


- Dewa tingkat rendah ( awal - akhir )


- Dewa tingkat menengah ( awal - akhir)


- Dewa tingkat tertinggi ( kekal abadi )


Xin Yuan segera keluar dari kamar nya, ia segera naik ke lantai atas untuk mencapai kamar nya, setelah sampai ia melihat istri-istri nya sedangkan duduk dan ada juga yang membersihkan kamar.


" hehehe....." sudah lama aku tak merasakan surga nya dunia!" kata Xin Yuan tersenyum menatap semua istrinya.


" Yuan Gege" kamu tunda dulu ya main kuda-kudaan nya " . Kata li ruxu yang sedang bersantai.


Tapi Xin Yuan tak peduli, ia langsung memeluk li ruxu dan akan menerkam istri nya itu.


" Ayah mau ngapain?" kata Tang Jiali putri Xin Yuan dari Rahim Tang Sa, karena ia melihat Xin Yuan menciumi leher li ruxu.


" A-ayah hanya ingin me-meluluk ibu mu". Kata Xin Yuan segera melepaskan pelukan nya dari pinggang li ruxu.


" tapi kenapa ayah juga menciumi leher ibu ruxu?" kata Tang Jiali dengan bingung.


" mungkin ayah terlalu rindu". Kata Xin Yuan tersenyum masam, karena tak sadar ada putri nya disana.


" tapi kenapa ay-

__ADS_1


" Sudah-sudah ini buat kamu..." sana pergi beli senjata apapun yang kamu inginkan." kata Xin Yuan memberikan koin emas yang banyak.


" hehehe...." ini baru namanya ayah Jiali 'er ". Tang jiali segera meninggalkan ruangan tersebut, dan segera menuju ke paviliun Yuan, tapi ia bertemu dengan saudara-saudaranya.


Setelah kepergian putri nya, Xin Yuan segera memeluk li ruxu, dan mengajak semua istrinya naik ke atas ranjang untuk bersenang-senang.


" ini saatnya!" kata Xin Yuan akan menerkam li ruxu dan Tang Sa, tapi mereka langsung mendorong tubuh Xin Yuan yang akan mendekati tubuh mereka.


Xin Yuan langsung menjadi bingung, lalu li ruxu menyuruh nya untuk melihat kebelakang dan Xin Yuan terkejut melihat ada putra putri nya yang sedang memerhatikan nya.


" Hei ayah mesum..." jauh-jauh kamu dari ibuku". Kata lo Jhe putra dari rahim lo Yun.


" benar". Kata li Zhu dan Han kang dengan menatap tajam ke arah Xin Yuan.


" Eh?? bocah-bocah nakal ini kenapa huh?" kata Xin Yuan menggelengkan kepalanya, dan segera melangkah ke arah mereka, sembari mengeluarkan koin emas yang banyak kepada mereka. " ini untuk kalian" cepat pergi beli semua yang kalian suka " . Sambung nya.


dan mereka pun tersenyum mendapatkan koin emas yang banyak, dan itu lah tujuan mereka untuk menemui ayahnya, setelah di beri tahu oleh Tang Jiali bahwa ia di kasih uang yang banyak oleh ayah nya.


Setelah kepergian mereka, Xin Yuan segera membanting pintu kamar nya dengan keras dan segera menutup nya. " cih, bocah-bocah nakal itu mengganggu aja!" kata Xin Yuan segera berlari ke arah Istri nya.


" Aku datang!" kata Xin Yuan melompat menerkam li ruxu, Han Vei dan Tang Sa.


" woii tunggu aku ingin ikut juga!" kata lo Yun yang sedang membersihkan kamar, lalu segera melompat ke atas ranjang.


* plak, plak,


* pluk, pluk.


Sensor - sensor//


pelayan yang melewati kamar Xin Yuan terkejut mendengar bunyi plak,pluk,. " astaga seperti nya pengeran Yuan tak sabar ingin mengasah belut Tampan nya!" kata pelayan itu menggelengkan kepalanya, sembari membayangkan pengeran Yuan dan istrinya Melakukan adegan kuda-kudaan, yang membuat wajahnya memerah.


keesokan harinya, Xin Yuan membicarakan kepada istri nya bahwa ia ingin pergi menjemput kakak nya, yaitu Xin Hua ke domain dewa walaupun itu bukan lah mudah.


" hmm...." apakah kamu telah yakin?" kata li ruxu memandangi wajah Xin Yuan.


" Huh...." sebenarnya aku tak ingin pergi kesana dan lebih baik di sini bersama kalian, tapi author nya nggak punya otak membuat alur cerita ini terlalu cepat dan menyuruh ku ke domain dewa!" . Kata Xin Yuan mengeluh kepada author yang telah menciptakan karakter dirinya dan cerita hidup nya.


" hmmm..." tapi kamu harus tinggal di sini 1 tahun untuk memberi waktu dan menemani putra-putri mu ". Kata Tang Sa memaklumi keinginan author babang Fatur yang menciptakan cerita ini ( xixixi).


Xin Yuan mengikuti saran dari Tang Sa, benar ia harus meluangkan waktunya untuk merawat putra-putri nya.


HEHEHE, XIN YUAN NYA MALAH MARAH SAMA AUTHOR 🤫🫢🤭

__ADS_1


Thank you 😁


__ADS_2