
Xin Yuan langsung terdiam saat Jhong Vie memeluk nya, ia langsung merasakan sebuah gumpalan lembut yang menyentuh punggung nya,
" Astaga..." kenapa situasi ini harus sekarang sih...." kata Xin menggerutu dalam hati nya. " no-nona Vie..." sekarang bukanya untuk melakukan ini..." aku harus membunuh Cecunguk seperti mereka...." sambung nya, sembari menahan mimisan yang akan keluar dari hidung nya.
Jhong Vie langsung melepaskan pelukannya, lalu ia mundur beberapa langkah, dan duduk di tempat ia menangis lagi.
" nona Vie..." saksikanlah pertunjukan para Cecunguk ini akan terbunuh...." kata Xin Yuan dengan mengeluarkan pedang nya, dan terlihat pedang nya berkobar kobar hebat.
" cih, sombong sekali kau..." kata salah satu tetua Sekte darah yang dikirim oleh ketua Mu, tetua itu langsung menembakkan anak panah yang lebih kuat dari sebelumnya ke arah Xin Yuan.
panah yang telah dialiri energi spiritual apo biru, langsung menukik tajam ke arah Xin Yuan, dilihat sekilas seperti elang sebesar gunung yang melesat ke arah Xin Yuan.
Xin Yuan hanya tersenyum di posisi nya, lalu saat elang sebesar gunung itu akan sampai di depan nya, Xin Yuan langsung melakukan gerakan tebasan horizontal.
* BUST....."
elang sebesar gunung langsung menghilang tanpa ada ledakan saat pedang Xin Yuan menyentuh elang sebesar gunung itu, yang membuat tetua yang melakukan serangan busur tadi langsung terkejut.
" apakah ia sekuat ketua Mu?" kata salah satu dari mereka terkejut.
Tapi tiba-tiba sebuah siluet naga sebesar gunung langsung meliuk-liuk ke arah mereka.
" jangan lengah...."
Mereka segera mengelak dari naga itu, tapi naga sebesar gunung itu tak sepenuhnya dapat mereka hindari, dan 4 tetua berhasil menghindar dari naga tersebut, tapi 6 tetua tersisa tak berhasil menghindar, dan langsung terhempas kebelakang hingga menabrak tanah dengan keras, hingga terbuat Beberapa kawah besar.
6 tetua itu langsung pingsan seketika, karena Xin Yuan telah berada di ranah dewa tingkat tinggi, dan para tetua itu hanya berada di ranah dewa Asura tingkat rendah saja, tentu dengan mudah dapat dikalahkan oleh Xin Yuan.
__ADS_1
" Serang bersama-sama....." teriak tetua yang tersisa, dan segera mengeluarkan sebuah benda berbentuk lingkaran, lalu tetua itu meletakkan lingkaran itu di depan nya. " cepat salurkan energi spiritual kalian ke lingkaran ini....." sambung nya.
Semua tetua langsung menggunakan energi spiritual mereka dan di salurkan ke dalam lingkaran tersebut.
Xin Yuan hanya diam saja melihat apa yang mereka lakukan, karena Xin Yuan penasaran dengan benda yang berbentuk lingkaran tersebut, dan apa gunanya?.
Lingkaran tersebut langsung mengeluarkan aura yang mencekam, dari dalam lingkaran terdengar suara-suara yang bikin bulu kuduk berdiri dan membuat siapa saja akan merinding.
Xin Yuan Masih mengamati saja dari kejauhan, dan menghalau Aura yang akan mendekati tubuh nya dan tubuh Jhong Vie.
Lalu tiba-tiba, suara Auman keras terdengar dari dalam lingkaran tersebut, seperti suara siluman yang tinggal di pengunungan, lingkaran itu semakin bewarna merah, dan ratusan tulisan kuno muncul di setiap sudut lingkaran.
" aduh kok serangan kalian lama sekali sih?" jika aku mau mungkin aku bisa membunuh kalian dari tadi...." dasar orang bodoh...." kata Xin Yuan dengan wajah datar, karena lingkaran itu ternyata adalah sebuah artefak penyerang, dan membutuhkan waktu yang cukup lama, jika itu digunakan untuk melawan musuh, mungkin mereka yang akan mati, karena bodoh Menggunakan penyerangan yang lama, padahal musuh bisa langsung menyerang mereka, tapi karena Xin Yuan yang penasaran, ia memilih untuk mengamati terlebih dahulu.
Lalu dari dalam lingkaran, sosok serigala berbulu merah seperti darah, matanya yang hitam, kuku yang panjang, dan taring yang tajam, dan tatapan mata yang tertuju pada Xin Yuan.
" GRRRRR......".
Serigala berbulu merah langsung melompat ke arah Xin Yuan, dengan melayangkan cakaran tangannya.
Xin Yuan langsung mundur beberapa langkah, dan melompat setinggi-tingginya untuk menghindari cakaran serigala, Xin Yuan berhasil menghindar cakaran demi cakaran serigala merah, tapi sayang celananya robek tepat di bokong nya, yang melihatkan kain bewarna hijau muda, Jhong Vie yang melihat itu hampir tertawa terbahak-bahak, hanya saja ia segera menutup mulutnya.
Xin Yuan langsung mengerutkan keningnya, karena secara tidak langsung, serigala itu sama saja membuat dirinya malu dihadapan seorang wanita yang akan ia taklukkan hatinya.
" Cih, serigala kau telah membuat ku malu...." kata Xin Yuan langsung melakukan langkah kilat, dan muncul tepat di depan serigala merah dengan melayangkan tebasan nya.
" GRRRRR......"
__ADS_1
Serigala langsung membalas serangan Xin Yuan, tapi Xin Yuan langsung menghilang kembali dan muncul di belakang serigala dengan menusuk lobang kotoran serigala, yang membuat serigala itu langsung meraung kesakitan, karena merasa kesakitan pada bokongnya.
" GRRRRR......"
Serigala itu langsung membalikkan badannya, dan melakukan cakaran ke arah Xin Yuan, tapi Xin Yuan sangat cepat dan langsung menghilang lagi, dan muncul di tempat posisi awalnya.
" itu pantat..." Eh? Maksud ku kau pantas mendapatkan itu...." kata Xin Yuan dengan seringai tipis.
" GRRRRRRRRRRRRR........" Serigala mengaung keras dan panjang, ia segera membuka mulutnya lebar-lebar, sebuah gumpalan energi spiritual bewarna merah langsung berkumpul di dalam mulut serigala.
serigala itu langsung memuntahkan cairan merah tersebut ke arah Xin Yuan, cairan merah langsung melesat ke arah Xin Yuan, dan semakin lama semakin besar saat menuju ke arah Xin Yuan.
" oh seperti nya itu makanan empuk bagi ku...." Xin Yuan segera menutup matanya, dan langsung melakukan teknik Pernafasan alam, yang ditujukan ke bola merah yang kaya energi spiritual.
cairan sebesar gunung itu langsung mengecil, dan bermuara ke arah Xin Yuan terus-menerus, yang membuat Xin Yuan merasakan sensasi kuat dari dalam tubuh nya.
Tak sampai di situ saja, ternyata Xin Yuan juga menyerap esensi kehidupan siluman serigala merah, hingga hanya tersisa tulangnya saja, yang membuat para tetua itu langsung takut, dan merencanakan untuk melarikan diri, karena mereka tak yakin dapat mengalahkan Xin Yuan yang kuat.
Mereka telah melarikan diri, melihat itu Jhong Vie ingin mengejar mereka, tapi Xin Yuan langsung menahan nya, agar membiarkan mereka untuk kabur.
Singkat cerita, Xin Yuan dan Jhong Vie duduk bersama di bangunan satu-satunya yang masih berdiri.
" kenapa kamu membiarkan mereka pergi?" tanya Jhong Vie penasaran dengan rencana Xin Yuan.
" biarkan saja mereka mengatakan ini semua pada orang yang merencanakan ini semua kepada klan Jhong...." aku yakin dia pasti akan turun tangan untuk mencari orang yang berhasil menyelamatkan mu...." kata Xin Yuan dengan percaya diri, karena ia yakin para tetua yang tersisa tadi pasti akan mengatakan apa yang terjadi di sini beberapa saat tadi.
Lalu Xin Yuan mendekatkan wajahnya ke arah wajah Jhong Vie, dan Jhong Vie tanpa sadar juga melakukan hal yang sama, ia juga mendekatkan wajahnya ke wajah Xin Yuan.
__ADS_1
Thank you 😁