
" Hahaha....." kau begitu percaya diri!". Kata Jhong Fu menertawakan Xin Yuan.
" Seseorang untuk melakukan sesuatu harus memiliki percaya diri Tuan muda bodoh!". Kata Xin Yuan tersenyum sinis.
" kurang ajar!!
5 orang dari Tim Jhong Fu segera melesat ke arah Xin Yuan secara bersamaan, sembari melayangkan pedang mereka masing-masing.
puluhan balok es, pusaran angin kencang berbentuk tombak, dan beberapa siluet mendekati Xin Yuan.
" Hehehe....." mau melukai Tuan muda ini?" kata Xin Yuan segera melangkah maju, sembari melakukan gerakan zig-zag dengan cepat ke arah mereka.
" Akhh......."
" akhh........"
" akhh........"
Teriakkan demi teriak menggema di sana, 5 orang tim Jhong Fu menderita luka di sekujur tubuh nya, dengan beberapa detik masih tersisa sengatan listrik di badan mereka.
" ternyata dugaan ku benar". Kata Jhong Fu mencoba bersikap tenang.
" awas Tuan muda Fu!!!!!
Sebuah siluet naga muncul dari belakang Jhong Fu yang meliuk-liuk ke arah nya, merasakan sebuah serangan dari belakang, Jhong Fu segera membalikkan badannya.
" tameng surgawi!
kelopak bunga lotus yang berukuran besar yang terbuat dari energi spiritual Jhong Fu, segera melindungi Jhong Fu.
" hehehe....." kau anggap apa serangan ku itu?" kata Xin Yuan tersenyum sinis.
* BOOOOM........"
tanpa dapat bertahan lebih lama, tameng surgawi langsung menghilang setelah dihantam oleh siluet naga.
Jhong Fu mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya, sembari memegang dadanya yang terasa lumayan sakit.
" kalo begini aku tak bisa menang melawan nya". Kata Jhong Fu memerintahkan semua Tim nya untuk mundur, karena masih ada waktu sekitar 8 bulan lagi.
Mereka pergi dengan cepat, karena takut Xin Yuan melakukan serangan ke mereka sekali lagi, setelah kepergian mereka ' terlihat Jhong Vie hanya melongo melihat Xin Yuan seorang diri mengalahkan kakak keduanya itu, padahal ranah kultivasi nya adalah ranah Asura tingkat rendah tahap akhir.
" nona Vie...." apakah kamu ingin aku tinggalkan?" kata Xin Yuan.
" eh'... ? Iya-iya tunggu aku ". Kata Jhong Vie berlari kecil mengejar Xin Yuan.
...****************...
__ADS_1
Di tempat lain pulau terapung, terlihat Jhong Xia sedang berjalan melewati gunung yang ada di sana.
" nona muda Xia, apakah kita akan menyerang bila bertemu mereka?". tanya Tim ke arah Jhong Xia.
" jangan lakukan dulu, masih ada waktu sekitar 8 bulan lagi untuk melakukan itu, lebih bak kita mengumpulkan beberapa sumber daya saja!". Kata Jhong Xia menjelaskan.
" benar juga ya?" kata mereka setuju dengan ucapan Jhong Xia.
Setelah beberapa saat berjalan, mereka bertemu dengan rombongan Jhong Fu yang tampak lemah.
" kenapa dia? gumam Jhong Xia.
" apakah kita akan menyerang dia nona muda Xia? Seingat ia sedang dalam keadaan lemah!" ucap bawahan nya.
Jhong Xia memikirkan perkataan Tim nya itu, dan ada benar nya juga, bila ia sembuh maka pertarungan lebih sengit nantinya. " baiklah mari kita serang dia ". Kata Jhong Xia mengeluarkan pedang nya.
Jhong Fu yang sedang menderita luka di dadanya, ia langsung terkejut melihat rombongan kakak pertama nya menyerbu ke arah Tim nya.
" kakak Bangsattttttt...." kata Jhong Fu segera mengeluarkan pedang nya. " kalian bersiaplah menyambut mereka". Sambung nya, sembari memasang kuda-kuda.
* BOOOOM......."
* sing........
* Duumm......"
* BOOOOM......"
Mereka saling serang menyerang, membeli dan menjual pukulan Antara lain untuk saling melumpuhkan.
" lebih baik kau menyerah saja adik Fu!", karena aku tak ingin mengotori tangan ku untuk membunuh mu ". Kata Jhong Xia meremehkan.
" hahaha....." kau sangat licik kakak, aku sedang keadaan lemah, kau malah menyerang ku kakak". Kata Jhong Fu menatap tajam ke arah Jhong Xia.
" kau pikir aku bodoh? Jika aku membiarkan mu hingga sembuh, maka untuk mengalahkan mu lebih sulit nantinya". Kata Jhong Xia tersenyum sinis.
" dasar licik kau kakak....." kata Jhong Fu segera menebas ke arah depan.
" hahaha...." jika itu keinginan mu maka segera kah bertemu dengan dewa yama ". Kata Jhong Xia juga segera menangkis tebasan Jhong Fu.
...****************...
Di area padang rumput bagian barat pulau terapung, terlihat Jhong Vie dan Xin Yuan sedang memilih-milih sumber daya yang ada disekitar, seperti; tanaman untuk tubuh, jamur berusia jutaan tahun, da beberapa sumber daya lainnya.
" lihat itu Yuan!" kata Jhong Vie menunjuk ke arah depan.
Lalu Xin Yuan mengarahkan pandangan nya ke arah tunjukkan jari Jhong Vie, lalu Xin Yuan melihat siluman rusa bertanduk Seratus.
__ADS_1
" Oh Rusa?, kata Xin Yuan tetap memetik jamur di sekitar nya.
" itu bukan rusa biasa, itu adalah rusa bertanduk Seratus yang dapat meningkatkan kekuatan, maupun itu fisik, dan energi spiritual, jika kita dapat memakan dagingnya maka kita pasti bisa menerobos ranah selanjutnya!". Kata Jhong Vie menjelaskan, lalu ia terkejut melihat Xin Yuan yang telah terbang melesat ke arah rusa tersebut. " dasar serakah, woii hati-hati dia itu bukan rusa lemah....." Sambung nya, memerhatikan Xin Yuan yang akan sampai ke tempat rusa berada.
" Oh akhirnya kau kesini juga?" kata rusa itu, karena memang itu tujuannya menampakkan diri nya, karena selama ribuan tahun pulau terapung di buka, maka tak ada peserta yang bisa mengalahkan nya.
" Tebasan halilintar......" . Teriakkan Xin Yuan dengan menebas ke arah rusa.
Rusa itu segera mengelak ke arah kiri untuk menghindari, lalu ia menatap Xin Yuan dengan serius, dan beberapa detik ' tanduk dengan cabang seratus tersebut, membuat sebuah gumpalan api hitam.
" rasakan ini manusia tamak....." rusa itu segera melepaskan gumpalan api hitam tersebut.
Terlihat Xin Yuan hanya merentangkan kedua tangannya, lalu ia segera melapisi tubuhnya dengan energi spiritual api suci yang telah di perkuat.
* BOOOOMMMM......."
Ledakan kecil terjadi dari tubuh Xin Yuan, yang menandakan Xin Yuan telah berhasil menerobos ranah selanjutnya, yaitu ranah Asura tingkat tinggi tahap awal.
" apa?". Rusa itu terkejut serangan nya menjadi sumber daya bagi Xin Yuan, yang membuat Xin Yuan naik ranah.
" tak bisa dibiarkan...." . Rusa itu segera berlari cepat ke arah Xin Yuan, karena ia tahu Fondasi ranah Xin Yuan masih lemah, karena baru menerobos.
Xin Yuan segera duduk bersila, dan membiarkan rusa bertanduk Seratus itu akan menanduknya, karena ia tak akan terluka.
* BOOOOM......."
Jhong Vie dan rusa itu sama-sama terhempas ke belakang beberapa langkah,rusa itu langsung menatap tajam ke arah Jhong Vie. " Ranah Asura tingkat rendah tahap menengah?, kau ingin mengalahkan ku?, itu tak Akan terjadi....." . Rusa itu segera berdiri ke arah Jhong Vie.
Sedangkan Jhong Vie langsung terkejut melihat artefak tingkat rendah nya telah hancur berkeping-keping setelah menahan tandukan spiritual rusa tersebut.
" Gawat....." . Kata Jhong Vie tak sempat menghindar dari tandukan spiritual tersebut yang semakin dekat dengan dirinya. " tak ada pilihan....." , sambung nya, ia terpaksa menahan serangan tersebut, walaupun ia tak yakin bisa bertahan.
Setelah jarak mereka semakin lama semakin dekat, dan berjarak sekitar 10 langkah saja, tiba-tiba sosok pria tampan langsung berdiri di depan Jhong Vie.
" Tinju pengetar Langit tahap pertama...". Kata Xin Yuan memukul ke arah rusa.
Rusa itu merasakan pukulan itu sangat mematikan, tapi ia tak bisa mundur atau menghindari lagi, sehingga ia memutuskan untuk memperkuat tanduk nya.
* BAAAMMMMMMM......".
Ledakan sangat keras terjadi, hingga membuat rusa bertanduk Seratus langsung terhempas menabrak gunung hingga hancur sebagian.
" Aku harus kabur....." kata rusa itu tak bisa menandingi Xin Yuan yang telah naik Ranah.
" Oh kamu mau kabur ya....?" kata Xin Yuan segera mengejar Rusa bertanduk Seratus dengan menggunakan teknik langkah kilat nya.
Thank you 😁
__ADS_1