
Xin Yuan berkeliling di dalam klan Jhong, ia melihat semua murid telah melakukan tugas mereka dengan baik, tanpa ada rasa menyerah dan putus asa, melainkan semangat yang menggebu-gebu.
" senior.....".
" senior......".
Para murid yang berpapasan dengan Xin Yuan, mereka dengan hormat segera menangkupkan tinju mereka untuk memberikan hormat, Xin Yuan hanya melemparkan senyum manisnya, dan jika itu senyuman khasnya maka murid yang melihat nya akan merinding.
Xin Yuan berhenti di sebuah bangunan yang bertuliskan aula alkemis, lalu Xin Yuan tersenyum sembari melangkah masuk.
Sesampai didalam Xin Yuan melihat tungku alkemis berjejer rapi, dan di sisi ujung ruangan ada tempat penyimpanan herbal yang diperlukan untuk meracik pill.
Tetua yang menjadi guru di aula alkemis, melihat Xin Yuan langsung memberikan hormat sebagai mana yang kuat harus di hormati.
" Senior!. Kata tetua dengan ramah.
" apakah aku boleh belajar alkemis?'. Kata Xin Yuan tersenyum.
Mendengar itu, tetua langsung mengerutkan keningnya, padahal kemarin Xin Yuan berkata ia adalah seorang alkemis, tapi ia mencoba berfikir positif, mungkin Xin Yuan hanya ingin membuat pill saja bukan belajar.
" Baiklah senior....." senior silahkan gunakan tungku yang itu!. Kata tetua menunjuk tungku yang di istimewa kan, karena letaknya yang di depan.
Xin Yuan segera berdiri di belakang tungku, dengan keadaan yang siap dan bakat yang sangat kuat ingin menjadi alkemis.
tetua itu membawakan beberapa herbal yang dibutuhkan dan diletakkan di samping tungku alkemis yang Xin Yuan akan gunakan.
" Apa selanjutnya? Tanya Xin Yuan.
Sekali lagi tetua itu dibuat terkejut, ia pusing apakah Xin Yuan bercanda, atau benar-benar tidak mengerti dengan alkemis.
" Senior pertama-tama hanya perlu membakar tungku....." dan jangan terlalu panas agar mendapatkan hasil yang bagus.....". Kata tetua itu memberikan penjelasan, tetua itu terus-menerus memberikan penjelasan dari awal sampai akhir.
" Baiklah.....". Kata Xin Yuan dengan semangat, lalu ia mengalirkan energi spiritual Api nya ke tungku seperlunya saja.
__ADS_1
Tungku terlihat terbakar, lalu Xin segera memasukkan herbal-herbal dan tumbuhan yang diperlukan, Xin Yuan memilih membuat pill stamina.
setelah semua bahan dimasukkan kedalam, Xin Yuan segera menutup tungku dengan penutup yang ada, lalu Xin Yuan segera memejamkan matanya dan fokus.
Tetua itu hanya tersenyum, ia tak menyangka Xin Yuan begitu cerdas dengan sekali dengar saja penjelasan darinya, Xin Yuan telah paham, dan itu terlihat saat Xin Yuan sedang meramu tanpa terganggu.
Setelah beberapa dupa kemudian berlalu, terlihat tungku mengeluarkan aroma yang menyejukkan, dan begitu kuat aura yang dikeluarkan.
Xin Yuan segera membuka penutup tungku, dan terlihat 5 pill stamina telah menjadi seperti sebuah kelereng merah.
Lalu tetua itu segera mengeluarkan sebuah kotak yang di tengah nya ada lobang satu, itu adalah artefak mengukur kemurnian sebuah pill.
tetua itu segera mengambil satu butir pill dan diletakkan di atas lobang tersebut, tapi tetua itu langsung terkejut melihat apa yang ia lihat, bahwa kemurnian yang dibuat Xin Yuan 100%.
" kenapa senior?, apakah ada yang salah?". Tanya Xin Yuan melihat tetua itu yang terkejut.
" ti-tidak yang salah senior....". Kata tetua itu.
" jadi?
Mendengar itu Xin Yuan terkejut, antara senang atau tidak, tapi Xin Yuan merasa tak percaya dengan apa yang ia dengar, padahal ia tak pernah mempelajari alkemis dari kecil.
" Hahaha.....". Itu sudah biasa aku buat....". Kata Xin Yuan menyombongkan diri.
tetua itu sekali lagi mengerutkan keningnya, ia tambah pusing melihat Xin Yuan, padahal tadi ia mengatakan ingin belajar, apalagi ia minta panduan dari nya, tapi sekali lagi ia mencoba berfikir positif mungkin Xin Yuan ingin main-main saja.
" senior sangat hebat....". Kata Xin Yuan dengan tersenyum. " pill itu Ambil saja untuk mu.....". Sambung nya, dan Xin Yuan segera mengambil 4 butir yang tersisa dan pergi meninggalkan aula alkemis.
Tetua itu segera menangkupkan tinju nya , dengan ucapan terimakasih berkali-kali, karena baginya pill stamina yang kemurnian mencapai sempurna adalah sebuah harta yang tak ternilai, dan termasuk pill kelas atas.
Xin Yuan tiba dikamar nya, ia Dengan tersenyum sembari merebahkan tubuhnya. " Mungkin aku bukan NPC di dunia ini...." dan mungkin aku adalah tokoh untuk utama nya....". Kata Xin Yuan memejamkan matanya.
setelah beberapa hari berlalu, terlihat Xin Yuan bersama Jhong Leng sedang berpergian menuju tempat lelang yang akan diadakan hari ini oleh paviliun Lotus.
__ADS_1
Setelah melakukan perjalanan sehari penuh, mereka sampai di paviliun Lotus yang megah dan bertingkat-tingkat tersebut.
banyak orang dari berbagai klan dan Sekte yang datang, mereka adalah orang penting di klan mereka masing-masing.
" Selamat datang Tuan.....". Kata penjaga pintu paviliun.
" hmmm.....". Xin Yuan dan Jhong Leng hanya tersenyum dan melangkah masuk.
" Siapa pemuda itu?" kata salah satu penjaga.
" benar...." baru kali ini aku melihat nya? Dan kelihatan nya ia juga akrab dengan Tua Leng itu?". sahut penjaga lainnya.
Jhong Leng segera mendekat ke arah meja resepsionis paviliun.
" Apakah ada yang bisa saya bantu Tuang Leng?" tanya repsionis wanita tersenyum manis, tapi matanya tertuju kepada Xin Yuan yang berdiri di samping Jhong Leng.
" aku ingin membeli tiket Lelang....". Kata Jhong Leng memberikan beberapa koin emas.
wanita itu segera memberikan 2 Tiket, dan di terima oleh Jhong Leng dengan senyuman, tapi wanita itu terus memandangi wajah Xin Yuan yang tampan itu, wanita itu melihat Xin Yuan berbeda dengan asura yang lainnya.
" Hmmm...." pria yang TamVan!" kata wanita itu bergumam, dan memiliki suatu rencana yang terlihat dari senyuman nya.
Tapi Xin Yuan tak memerhatikan nya, dan berlalu pergi mengikuti Jhong Leng yang telah berjalan ke arah dalam.
Setelah beberapa saat berjalan, mereka berhenti di sebuah pintu yang dijaga oleh 2 asura yang langsung bersikap hormat.
" Ini tiket kami....." kata Jhong Leng memberikan Tiket nya.
" silahkan masuk Tuan-tuan.....". Kata penjaga dengan ramah, karena ia tahu Jhong Leng adalah pemimpin klan Jhong.
Xin Yuan dan Jhong Leng segera masuk dan duduk di bangku yang telah berjejer rapi berbentuk lingkaran, dan ditengah nya hanya ada satu panggung terbuat dari Batu giok.
juru kata atau host Lelang, yang melihat semua orang berbagai klan telah datang untuk menyaksikan lelang, juru kata itu yang seorang wanita segera memasang senyuman manis.
__ADS_1
" Selamat datang kepada semua senior yang terhormat...." dengan hadir semua kalian disini...." maka acara lelang ini akan Kita mulai.....". Kata juru kata dengan lantang agar terdengar, dan diiringi bunyi tepukan tangan.
Thank you 😁