LANGIT

LANGIT
Sembilan


__ADS_3

Pagi ini berita Langit berangkat dengan seorang cewek membuat gempar sekolah. Karena semua orang tahu bahwa Langit baru saja putus dengan Angel lantas siapa orang itu?.


"Kak Langit tadi berangkat bareng siapa ya kak?" Tanya Bintang pada Keenan.


Sekarang ini mereka semua sedang berada dikantin kecuali Langit.


"Emm berangkat sama.." Keenan menggantungkan ucapannya.


"Sama siapa kak?" Tanya Bintang lagi.


"Langit berangkat bareng Vania. Lama lo Ken jawab gitu aja kok repot." Jawab Arsen.


"Lah kan gue mau bikin Bintang kesel dulu, lo mah nggak asik Sen." Kesal Keenan.


"Lah lo sih nggak kode kode" Ucap Arsen.


"Emang Vania itu siapa kak?" Tanya Bintang.


"Vania itu pacarnya Langit." Jawab Dimas enteng dan seketika membuat Bintang terdiam untuk beberapa saat.


"Eh Bin gue mau nanya tuh cecunguk satu nggak lo ajak?" Tanya Arsen yang membuat Bintang agak terlonjak.


"Cecunguk?" Tanya Bintang bingung.


"Cecunguk itu Acha, Dedek Bibin." Jawab Satria dengan mulut penuh memakan siomaynya.


"Telen dulu kak nanti keselek. Tadi Acha nggak masuk ke kelas kak." Ucap Bintang.


Arsen yang mendengar ucapan Bintang langsung menjambak rambutnya frustasi. Teman-temannya yang melihat pun langsung sontak tertawa kecuali Bintang.


"Udah Sen siap siap aja nanti dirumah berhadapan sama nyonya besar" Ucap Dimas yang masih tertawa membayangkan nasib Arsen nanti.


"Emang kenapa sih kak?" Tanya Bintang.


"Gini loh Bin. Kalau si cecunguk satu itu sampek ketauan nggak masuk kelas maka yang bakalan kena pasti gue. Karena dia itu tanggung jawab gue kalau disekolah." Jelas Arsen.


"Gimana mama kak Arsen bisa tau kan mama kakak nggak disini." Tanya Bintang lagi.


"Mama gue emang nggak disini tapi setiap kali Acha nggak masuk kelas maka para guru akan ngehubungin Mama gue. Jadi bisa lo bayangin kan gimana nasib gue nanti." Ucap Arsen tak semangat.


" Udah Sen sabar aja, itu udah takdir." Ucap Satria sambil mengelus punggung Arsen.


"Eh kak itu yang namanya Vania?" Tanya Bintang mengalihkan pembicaraan sambil mengarahkan pandangannya ke sebuah objek.


Keenan dan kawan-kawan pun akhirnya ikut mengarahkan pandangannya. Dan disana terlihat Langit yang sedang berjalan kearah mereka.


"Eh baru dateng lo bro, kemana aja?" Tanya Dimas sesampainya Langit dimeja mereka.


"Tadi gue ajak Vania keliling dulu."


"Oh gitu, kalian duduk dong masa mau berdiri terus"  Suruh Dimas.

__ADS_1


Langit dan Vania pun duduk dikursi yang masih kosong.


"Sayang dia siapa?" Tanya Vania pada Langit sambil menunjuk kearah Bintang.


"Oh kenalin Dia Bintang adiknya Keenan."


"Loh,lo punya adik Ken?" Tanya Vania.


"Ya punya lah buktinya ada didepan lo." Jawab Keenan cuek.


"Ohh." Jawab Vania.


Mereka pun menyelesaikan makan mereka dan kembali kekelas masing-masing.


☁☁☁


Saat ini kelas Bintang sedang jamkos karena gurunya ada keperluan sehingga mereka hanya diberikan tugas. Bintang telah menyelesaikan tugas tersebut dan sekarang dia sedang bergelung dengan fikirannya.


"Eh Bin lo kenapa sih?" Tanya Acha.


"Gue lagi mikirin Kak Langit." Jawab Bintang tanpa sadar.


"Ohhh jadi lo suka ya sama Kak Langit." Goda Acha.


"Eh emang gue tadi bilang apa?"


"Lo bilang kalau lo lagi mikirin Kak Langit."


"Udahlah nggak papa lagian gue akan bilang siapa siapa kok."


"Udah jangan bahas itu nanti kalau ada yang denger kan nggak enak. Apalagi kalau pacar Kak Langit yang denger."


"Pacar Kak Langit? Si Vania maksud lo?"


"Iya dia."


"Lo nggak usah takut kali sama orang kek dia, nanti yang ada lo malah ditindas."


"Tapi dia baik kok."


"Serah dah kata lo, nanti pasti lo tau sendiri."


"Ya" Jawab Bintang yang setelahnya menenggelamkan kepalanya diatas meja.


☁☁☁


"Ken gue mau nanya." Ucap Dimas pada Keenan yang sedang duduk manis disebelahnya.


Mereka berlima memang sekelas, mereka berada dikelas 12 IPS 1. Posisi duduk mereka yaitu Keenan dengan Dimas,. Arsen dengan Satria (Bisa bayangin kan 2 orang sableng dijadiin satu?), Dan Langit duduk sendiri. Namun sekarang Langit nggak lagi karena sekarang ada Vania yang duduk disebelahnya. Iya Vania sekarang berada di kelas 12 IPS 1 bersama langit dan kawan-kawan.


"Mau nanya apaan?"

__ADS_1


"Emmm gini Ken, Bintang suka ya sama Langit?" bisik Dimas


"Kenapa lo bisa nyimpulin gitu?" Keenan balik nanya.


"Soalnya tadi waktu gue bilang kalau Vania pacarnya Langit dia kayak sedih gitu."


"Emang menurut lo gimana?"


"Menurut gue ya... iya"


"Nah jadi itu jawabannya."


"Oh gitu, tapi kasihan ya Bintang, Langitnya udah punya pacar."


"Lo jangan bilang kesiapa siapa, awas aja kalau sampai ada yang tau."


"Emang apaan Ken?" tanya Satria yang tiba-tiba muncul.


"Nggak bukan apa apa lo mah kepo." jawab Keenan.


"Dah lah kalian nggak asik."


"Yaudah sono pergi."


"Oke bye!" ucap Satria yang langsung melengos pergi.


***


Saat ini Bintang sedang berada digerbang menunggu angkutan umum lewat, karena Keenan tidak bisa mengantarkan pulang. Saat sedang menunggu tiba-tiba ada mobil yang berhenti didepannya, dan muncullah Langit saat kaca dibuka dan tak lupa Vania yang berada disampingnya.


"Lo kok belum pulang?"


"Iya kak, lagi nungguin angkutan umum."


"Udah bareng gue aja, lagipula searah kok."


"Nggak usah Kak ngerepotin nanti."


"Nggak papa ayo masuk aja."


"Iya ayo biar kita anter sekalian." Sahut Vania.


"Enggak usah Kak makasih."


"Udah ayo nggak papa."


"Oke."


Bintang pun membuka pintu belakang dan duduk disana.


🌌🌌🌌🌌🌌🌌🌌🌌

__ADS_1


TBC


__ADS_2