Legenda Darah Phoenix

Legenda Darah Phoenix
Ch. 23 — Pangeran Ular


__ADS_3

Xing Wang segera memasuki lapisan ke-dua saat sang mentari menampakkan wujudnya.


Baru saja berjalan beberapa meter, dia dikejutkan dengan kemunculan seekor ular yang sangat aneh. Ukuran ular itu tidak terlalu besar mungkin hanya sekitar satu meter saja. Tapi, sisik yang ada di tubuh ular itu yang membuatnya berbeda dengan ular-alar yang lain.


Sisik ular yang ada di tubuh ular itu berwarna biru laut dan diselimuti dengan aura energi petir yang cukup kuat di setiap bagiannya. Dan di sekitar bagian kepalanya terdapat sisik berwarna emas yang mirip dengan sebuah mahkota.


Xing Wang berjalan mendekati ular itu karena masih sangat penasaran. Mungkin ular ini adalah salah satu penguasa Beast di Hutan ini. Tapi, hal seperti itu rasanya sangat mustahil ada di tempat ini karena menurut catatan yang ditinggalkan Shen Yin Ye, semua Beast yang tinggal di lapisan ke-dua ini adalah Beast tingkat menengah.


Hanya seekor Beast tingkat Raja atau tingkat Kaisar yang layak untuk menjadi penguasa para Beast. Sedangkan untuk Beast Suci, itu adalah Dewa bagi para Beast.


Xing Wang berjalan mendekati ular itu karena masih penasaran.


Akan tetapi …


Ular itu langsung menyerang Xing Wang dengan kekuatan petirnya karena merasakan ancaman dari kehadiran Xing Wang menghabiskan yang terus mendekatinya.


Sisik-sisik ular yang ada di tubuhnya seketika mengeluarkan sembarang petir berwarna biru yang mengarah lurus ke arah Xing Wang berdiri.


Duarrr ....


Xing Wang segera melompat ke samping untuk menghindari serangan petir yang sudah berjarak sekitar beberapa centi saja dari lehernya.

__ADS_1


“Tenang … Tenang … Aku tidak akan menyakitimu. Aku hanya ingin mengenal lebih dekat Beast langka sepertimu,” seru Xing Wang sambil kedua telapak tangannya menghadap ke arah ular itu.


Xing Wang berusaha menenangkan ular itu karena menurutnya ular itu tidak jahat. Sebab, serangan petir yang baru saja ular itu lakukan sama sekali tidak ada jejak niat membunuh. Serangan itu murni hanya untuk menakut-nakuti lawannya saja agar musuhnya menjauh.


Sikap ular itu tiba-tiba melunak setelah melihat sorot mata Xing Wang yang tanpa jejak kebohongan. Aura energi petir yang menyelimuti tubuh ular itu secara perlahan juga kembali tenang dan memberi kesempatan Xing Wang untuk memperkecil jarak antara mereka.


Xing Wang melihat ada tiga buah luka sayatan memanjang di dekat ekor ular itu. Sepertinya itu adalah luka bekas cakaran Harimau.


“Jika kau percaya padaku, aku akan mengobati lukamu itu. Aku pastikan kau tidak akan mengalami rasa sakit sedikit pun,” ucap Xing Wang mencoba mengambil hati ular itu.


Di hutan yang sangat luas ini, selain catatan yang ditinggal oleh Shen Yin Ye, sama sekali tidak ada benda lain yang bisa ia jadikan petunjuk untuk menyusuri hutan ini. Jika ia memiliki teman yang merupakan Beast penghuni asli hutan ini, itu merupakan petunjuk arah terbaik dan berkat tersendiri untuknya.


Mungkin saja jika ia mendapatkan teman seperti itu, dia akan menemukan beberapa warisan yang terkubur jauh di pedalaman hutan ini. Sebab, bagian terdalam dari hutan ini memang sama sekali tidak pernah terjamah oleh manusia. Termasuk Shen Yin Ye sekalipun.


Para Beast Kaisar itu kabarnya menjaga warisan dari para Beast Suci yang pernah datang ke Planet ini. Sebenarnya, ada banyak sekali Beast Suci di Alam Dewa ataupun Dunia Bawah. Tapi, Naga dan Phoenix memiliki posisi terkuat di antara para Beast Suci.


Tanpa membuang waktu lagi, Xing Wang segera mengeluarkan beberapa ramuan obat pemberian Shen Yin Ye lalu mengoleskannya ke permukaan kulit ular yang terluka dan terakhir, dia menutup luka itu dengan sobekan dari baju yang ia pakai.


“Terimakasih, manusia.”


Suara ular ini cukup mengejutkan Xing Wang. Sebab, seekor Beast tingkat menengah seharusnya tidak memiliki kecerdasan setinggi itu. Minimal seekor Beast harus berada di tingkat tinggi baru kecerdasannya akan menyamai seorang manusia dan bisa berbicara.

__ADS_1


“Kamu bisa bicara ternyata?! Siapa kamu sebenarnya? Dan Beast tingkat apa kamu sekarang? Lalu bagaimana kau bisa berada di tempat ini?” meskipun sedikit terkejut, tapi Xing Wang masih melontarkan berbagai macam pertanyaan untuk mengobati rasa penasarannya.


Ular itu terdiam sejenak karena bingung harus mulai menjawab pertanyaan yang mana. Sebab, Xing Wang telah menghujaninya dengan beberapa pertanyaan yang cukup sulit.


“Aku adalah Pangeran dari Kerajaan Beast Ular Petir Langit yang ada di Lembah Hujan Petir. Aku adalah seekor Beast tingkat Tinggi,” jawab ular itu tanpa menyembunyikan apapun karena Xing Wang telah menolongnya.


“Ternyata benar dugaanku. Kamu bukanlah seekor Beast tingkat menengah,” balas Xing Wang sambil memegangi dagunya. “Lalu kenapa kamu bisa berada di tempat ini? Seharusnya ada sebuah formasi pembatas yang cukup kuat yang akan menghalangi mu datang ke tempat ini.”


Formasi buatan Shen Yin Ye memang sangat kuat karena Shen Yin Ye meminjam kekuatan dari Phoenix Salju untuk membuat formasi pembatas ini. Jika Xing Wang tidak mendapat token khusus dari Shen Yin Ye, maka akan sangat mustahil untuk melewati formasi pembatas dengan sangat mudah.


“Formasi pembatas itu bukanlah masalah besar bagiku. Aku bisa melewati formasi pembatas itu dengan bantuan senjata pusaka yang diberikan ayahku. Masalah terbesarku saat ini adalah Beast Harimau Bayangan yang sedang memburuku. Beast itu ingin membunuhku untuk membalas dendam pada Ayahku, jadi aku terpaksa melarikan diri ke tempat ini karena jarak antara lapisan ke-tiga dengan Lembah Hujan Petir sangat jauh.”


Xing Wang hanya menganggukkan kepala meskipun sebenarnya dirinya tidak tahu dimana lokasi Lembah Hujan Petir. Sebab, tempat itu tidak ada dalam catatan yang ditinggal Shen Yin Ye, jadi letakkan pasti berada di luar radius lima ratus kilometer dari tempat ini.


“Ada di tingkat apa Beast Harimau Bayangan yang sedang mengincar nyawamu itu?” balas Xing Wang.


“Beast itu berada di tingkat Master,” jawab Pangeran Ular.


Kebetulan sekali bahwa Xing Wang saat ini memang sangat ingin bertarung melawan Beast tingkat Master untuk mendobrak batas kemampuan dirinya sendiri.


“Di mana Beast itu saat ini?” tanya Xing Wang penuh semangat.

__ADS_1


“Seharusnya dia sedang menuju kemari dan itu tidak akan memakan waktu yang cukup lama karena dia juga memiliki sebuah senjata pusaka yang dapat digunakan untuk menerobos formasi pembatas,” jawab Pangeran Ular.


__ADS_2