Legenda Darah Phoenix

Legenda Darah Phoenix
Ch. 45 — Ruangan Rahasia


__ADS_3

Shen Yin Ye tersenyum ketika mendengar pertanyaan Xing Wang. Sebab, tadinya ia hanya berpikir jika apa yang ia rasakan ini sebenarnya tidaklah nyata. Akan tetapi, karena Xing Wang juga merasakan keanehan adanya keanehan di tempat ini maka hal itu membuktikan bahwa apa yang dia rasakan adalah nyata.


“Aku juga merasakan keanehan itu. Entah kenapa kekuatan Phoenix Es yang ada di dalam tubuhku tiba-tiba bergejolak ketika aku menyerap energi alam yang ada di sekitar istana ini. Sepertinya di dalam energi alam ini terdapat jejak-jejak Qi milik seekor Phoenix,” jawab Shen Yin Ye sambil memperlihatkan aura yang ada di tangan kanannya saat menyerap energi alam.


Xing Wang menganggukkan kepala. Sebab, ia juga merasakan hal yang sama. Kekuatan Phoenix Api yang ada di dalam tubuhnya tiba-tiba meledek-ledak tak terkendali ketika ia menyerap energ alam yang ada di tempat ini. Selain itu, sosok Phoenix Api yang ada di dalam tubuhnya juga muncul keluar tanpa dia panggil lalu menari-nari di udara seolah-olah sedang merayakan hal yang sangat membahagiakan.


Xing Wang memusatkan konsentrasinya sejenak seolah-olah sedang mencari sesuatu lalu berkata pada Shen Yin Ye. “Bagaimana kalau kita mencari sumber dari Qi Phoenix yang menyatu dengan energi alam yang ada di Istana ini? Aku dapat merasakan jika tempat itu seharusnya tidaklah terlalu jauh.”

__ADS_1


Shen Yin Ye tidak dapat mengiyakan ajakan Xing Wang karena tempat ini bukanlah rumah milik mereka berdua. “Lebih baik kita pergi menemui Maharaja Jie dan menanyakan hal ini padanya secara langsung. Ingatlah, kita ini hanyalah seorang tamu.”


Apa yang dikatakan Shen Yin Ye adalah benar. Karena itu Xing Wang tidak banyak bertanya lagi dan segera mengajak Shen Yin Ye pergi menemui Maharaja Jie.


Dan … Xing Wang dan Shen Yin Ye dibuat sangat terkejut ketika membuka pintu untuk meninggalkan istana v ini. Mereka berdua melihat Maharaja Jie telah berdiri di depan istana ini tanpa adanya pengawalan. Sepertinya Maharaja Jie juga memilih sesuatu untuk dibicarakan dengan mereka berdua.


“Aku ingin membawa kalian berdua ke suatu tempat. Seharusnya kekuatan Phoenix yang ada di dalam tubuh kalian berdua dapat merasakan jika ada sebuah makam Phoenix di sekitar tempat ini. Apakah kalian berdua nerima ajakanku?” Maharaja Jie bukanlah tipe siluman yang suka berbasa-basi jadi ia langsung berbicara ke intinya.

__ADS_1


“Bagaimana kami berdua bisa menolak jika kami sebenarnya memiliki rencana yang hampir sama dengan ajakan Maharaja Jie. Kami berdua setuju.” Xing Wang menjawab lalu melirik Shen Yin Ye untuk melihat bagaimana responnya.


Dan … Shen Yin Ye ternyata juga menganggukkan kepala sebagai tanda jika ia setuju dengan jawaban Xing Wang.


Karena sudah mencapai kesepakatan, Maharaja Jie segera membawa Xing Wang dan Shen Yin Ye pergi ke sebuah ruangan bawah tanah yang ada di bawah halaman belakang istana.


Selama ratusan tahun, ruang rahasia yang ada di bawah halaman belakang istana ini telah menjadi tempat terlarang yang hanya boleh dikunjungi oleh Maharaja Jie saja. Bahkan pangeran siluman ular pun tidak diijinkan menginjakkan kakinya di tempat ini.

__ADS_1


__ADS_2