
“Apakah kau sekarang sudah menyadari kesalahan apa yang telah kau lakukan?” Siluman Ular raksasa itu kembali bertanya dengan dingin setelah mendengarkan cerita Feng Lang.
Sebagai orang kepercayaan dari Raja para siluman, Feng Lang tentu saja tahu jika Tuan-nya ini sedang marah. Ia tidak berani asal-asalan menjawab pertanyaan ini dan berusaha menjernihkan kepalanya sebelum mengucapkan jawaban. Sebab, nyawanya bisa saja melayang jika ia salah bicara.
“Ampuni hamba paduka. Hamba mengaku salah karena telah membuat kegaduhan di Benua Awal Mula ini dan mengusik ketenangan yang telah terjaga selama ratusan tahun. Hamba siapa menerima hukuman apapun asalkan paduka bersedia memberikan hamba kesempatan untuk memperbaiki diri,” jawab Feng Lang tulus sambil menundukkan kepala.
Jejak kesombongan dan keangkuhan yang sejak tadi terlihat di wajah Feng Lang ketika bertarung dengan Xing Wang, sekarang telah benar-benar sinar bagai ditelan bumi setelah Raja para siluman ini muncul di depan mereka.
__ADS_1
Siluman ular raksasa itu tidak langsung menjawab permohonan Feng Lang. Tapi, ia menoleh ke arah Xing Wang seakan-akan sedang menunggu keputusan darinya. Sebab, Xing Wang yang sekarang bukanlah seorang manusia biasa di mata para Ras Siluman dan Beast. Selain itu, dalam kejadian ini Xing Wang lah yang harusnya paling dirugikan.
“Yang berlalu biarlah 'lah berlalu. Jika Feng Lang benar-benar tulus meminta maaf, maka aku bisa saja melupakan kejadian ini.” Xing Wang berubah kembali ke wujud manusia biasa dan jejak-jejak aura Phoenix Api pun jika ikut menghilang dari tubuhnya.
Raja Siluman Ular kemudian menatap dengan tajam ke arah Feng Lang dan berkata dengan tegas. “Kau seharusnya sudah tahu apa yang harus kau lakukan sekarang. Jika kau mengulangi lagi hal seperti ini di masa depan, maka aku tidak akan lagi memberikan kesempatan yang kedua.”
Xing Wang pun langsung memaafkan Feng Lang tanpa banyak bertanya karena ia sebenarnya adalah pribadi yang cuek dan tidak suka terlalu lama berada dalam urusan yang rumit. Karena Feng Lang sudah meminta maaf dengan tulus meskipun berada di bawah pengaruh Siluman Ular raksasa, maka Xing Wang pun tidak akan mempermasalahkan kejadian ini di masa depan.
__ADS_1
“Bagus.” Siluman Ular raksasa terlihat begitu senang saat melihat Xing Wang tidak mengajukan syarat apapun untuk mempersulit lawannya meminta maaf. Ia pun kembali menatap Xing Wang dan berkata dengan ramah. “Jika anda bersedia, maka aku akan mengundang anda ke Istanaku.”
Feng Lang sedikit terkejut karena tidak biasanya Raja para siluman berbicara begitu sopan para seorang manusia. Namun, ia hanya bisa diam karena tidak ingin memancing keributan lain.
“Tentu saja aku bersedia. Aku dan Putra anda telah menjalin pertemanan yang cukup baik walaupun dalam waktu yang sangat singkat,” jawab Xing Wang terlihat lebih rileks.
“Kalau begitu Feng Lang dan Xue Lang mengantarkan anda pergi ke Istana milikku. Selama perjalanan mereka berdua akan menjaga keselamatan anda dari para Beast dan Siluman liar yang hidup di sekitar hutan ini.”
__ADS_1
Sosok siluman ular raksasa itu pun seketika menghilang setelah berhasil mendamaikan Xing Wang dan Feng Lang karena sejatinya ia hanyalah sebuah bayangan saja.