
Xing Wang menjadi tertarik untuk memiliki senjata pusaka itu. Sebab, ia belum memiliki senjata pusaka yang cocok sejak berubah menjadi seorang kultivator. Akan tetapi, hawa iblis dan energi kegelapan yang ada di dalam pedang pusaka itu membuatnya harus berpikir ulang sebelum mengambil keputusan.
Pedang Api Phoenix yang sempat ia gunakan dalam pertarungan beberapa hari belakang ini sebenarnya adalah sebuah jurus dan memiliki batas waktu penggunaan. Hal seperti ini tentu tidak akan efektif jika digunakan dalam sebuah pertarungan sengit yang memakan waktu cukup lama.
“Lalu apa tujuanmu yang sebenarnya dengan muncul dihadapanku? Apakah kau membutuhkan bantuan dariku?” Xing Wang mengabaikan hawa iblis memancar dari roh pedang itu karena hal seperti itu dapat ia hilangkan dengan mudah jika roh pedang itu mau mengakui dia sebagai Tuan-nya.
“Aku ingin meminta bantuanmu agar membawaku keluar dari tempat ini sehingga aku dapat menemukan para saudara-saudaraku yang lain. Asal kau tahu saja bahwa di Planet Arizone ini dulunya banyak sekali roh senjata sepertiku. Karena itu roh senjata juga terbagi terbagi dalam beberapa golongan berdasarkan senjata tempat ia dilahirkan,” jelas roh pedang sambil mengingat kembali beberapa kenangan buruk di mata lalu.
__ADS_1
Xing Wang menjadi penasaran bagaimana keberadaan roh senjata ini tiba-tiba menjadi sangat langkah di Planet Arizone. Namun, ia tidak berminat mengusik kenangan buruk yang dimiliki oleh roh pedang meskipun ia belum tahu dengan jelas sebuah roh pedang memiliki perasaan atau tidak. Ia pun lalu mengajukan beberapa pertanyaan lain sebelum memberi keputusan.
“Di mana aku berada saat ini?” Xing Wang masih sangat penasaran dengan tempat ini karena tempat ini seakan-akan mampu merubah apa yang ada di sekitarnya menjadi tempat yang ingin dilupakan oleh seseorang. Dengan kata lain, tempat ini mampu membaca pikiran orang yang masuk ke dalamnya.
Roh Pedang tersenyum lalu mulai menjelaskan tentang tempat. “Tempat ini adalah sebuah dunia kecil yang tercipta dari kekuatan Phoenix Guntur. Phoenix Guntur memberi menamai dunia kecil ini dengan sebutan Dimensi Temaram.”
“Tempat ini memiliki kemampuan untuk mewujudkan kembali kenangan buruk seseorang yang telah ia lakukan di masa lalu dan mengubah rasa takut yang keluar dari orang itu setelah melihat kenangan buruk itu menjadi sember energi yang menopang dunia kecil ini. Akan tetapi, rasa takut yang muncul dari tubuh seseorang ternyata memiliki energi negatif yang cukup kuat sehingga menyebabkan hawa iblis dan energi kegelapan mulai muncul di dalam Dunia Kecil ini setelah Phoenix Guntur meninggal.”
__ADS_1
Roh pedang sama sekali tidak menutupi apapun tentang dunia kecil ini pada Xing Wang karena ia ingin memperlihatkan ketulusannya. Sebab, ia sangat yakin jika hanya Xing Wang lah satu-satunya manusia yang pantas untuk menjadi Tuannya.
Xing Wang hanya menganggukkan kepala sambil memegangi dagunya setelah mendengar penjelasan dari roh pedang. Sekarang ia mengerti alasan kenapa roh pedang itu memiliki hawa iblis di tubuhnya.
Setelah kematian Phoenix Guntur, Dunia kecil ini secara tidak langsung telah kehilangan seorang penjaga yang akan selalu memurnikan semua hawa iblis dan energi kegelapan yang muncul setelah menyerap rasa ketakutan para manusia. Sebab, kedua bentuk energi itu memiliki energi negatif yang sangat besar dan dapat merusak keseimbangan alam.
Roh pedang yang menjadi satu-satunya makhluk yang menghuni Dunia Kecil ini juga pasti akan mengalami dampak yang cukup berat karena ia harus merelakan tubuhnya diserang oleh hawa iblis dan energi kegelapan dalam waktu yang tak bisa ia tentukan.
__ADS_1
Rasa amarah dan kebencian yang ada di dalam diri Xing Wang ketika melihat roh pedang itu sekarang telah berubah menjadi rasa kasihan. Ia pun berniat untuk membawa roh pedang itu meninggalkan dunia kecil ini dan mengeluarkan semua hawa iblis dan energi kegelapan yang ada pada roh pedang.