
Mereka semua akhirnya sampai di Istana Raja Siluman Ular yang merupakan Raja dari para Raja Siluman ataupun Beast setelah menghabiskan waktu dua jam perjalanan.
Perjalanan mereka berempat terbilang cukup lambat karena Xing Wang dan Shen Yin Ye ingin menikmati pemandangan selama perjalanan. Jadi, Feng Lang dan Xue Lang terpaksa harus memperlambat langkahnya untuk mengimbangi kecepatan mereka berdua.
Begitu melewati pintu gerbang istana, Xing Wang dan Shen Yin Ye telah disambut oleh barisan penjaga istana yang terdiri dari berbagai macam Ras Siluman. Namun, karena tempat ini adalah wilayah kekuasaan siluman ular maka jumlah siluman ular 'lah yang lebih mendominasi di tempat ini.
Xing Wang sedikit tertarik dengan barisan siluman ular yang ada di sekitar mereka karena jumlah kepala yang dimiliki masing-masing ular itu ternyata berbeda antara satu dan yang lainnya. Selain itu, ular yang memiliki jumlah kepala yang lebih banyak tampaknya memiliki tingkat kekuatan dan status yang lebih tinggi.
__ADS_1
Akan tetapi, Xing Wang tidak tahu kemana ia harus mencari jawaban atas rasa penasaran yang begitu dalam di dalam pikirannya karena masalah seperti itu adalah hal yang tabu untuk ditanyakan. Akhirnya ia lebih memilih menyerah pada rasa penasarannya itu daripada menimbulkan keributan yang tidak perlu di istana Raja para siluman.
Feng Lang dan Xue Lang memimpin perjalanan dengan langkah kaki yang tenang layaknya seorang Bangsawan. Xing Wang dan Shen Yin Ye hanya mengikuti mereka berdua dari belakang sambil melihat keadaan yang ada di sekelilingnya.
“Apakah tempat yang kita tuju masih jauh?” Xing Wang sudah terlihat tidak sabar. Suara yang cukup nyaring juga sempat terdengar dari perutnya karena ia memang belum makan apapun setelah pertarungannya dengan Feng Lang berakhir.
Xue Lang dan Feng Lang sudah terlihat sedikit ketakutan ketika akan menghadapi Raja Siluman Ular karena mereka berdua sadar telah menyebabkan keributan yang cukup besar beberapa saat yang lalu. Akan tetapi, Xing Wang dan Shen Yin Ye masih terlihat cukup tenang sambil melihat berbagai interior bagian dalam yang menghiasi istana ini.
__ADS_1
Bagaimana mungkin Xing Wang akan merasa takut ketika bertemu seorang penguasa sebuah Benua jika ia sendiri pernah menjadi penguasa tiga Benua sekaligus? Shen Yin Ye pun memiliki pemikiran yang hampir sama karena ia juga merupakan penguasa Benua Kahyangan Es.
Ketika Feng Lang dan Xue Lang membuka pintu gerbang itu, Xing Wang dan Shen Yin Ye dapat melihat kembali sosok ular raksasa memiliki sembilan buah kepala. Selain itu, di kanan kiri singgasana Raja juga telah berjejer dengan rapi para petinggi Kerajaan ini.
“Akhirnya kau datang juga. Duduklah di dekatku.” Raja Siluman Ular terlihat cukup senang ketika melihat kehadiran Xing Wang.
Xing Wang dan Shen Yin Ye segera duduk di kursi yang ditunjuk oleh Raja Siluman Ular kerana mereka berdua tidak tega menolak ajakan dari pemilik istana ini.
__ADS_1
Xing Wang dan Shen Yin Ye mulai berjalan perlahan sambil sedikit menunduk punggungnya ketika melewati para pejabat tinggi dari Bangsa Siluman.