
Semua fenomena aneh yang terjadi para tubuh Feng Lang akhirnya berhenti setelah sepuluh menit berlalu.
Sekilas, penampilan fisik Feng Lang sama sekali tidak memiliki perubahan yang mencolok kecuali bulu serigala berwarna perak yang muncul menutupi lehernya.
Namun, Xing Wang tidak dapat menyembunyikan lagi jika ia merasakan tekanan energi yang begitu dahsyat dari aura yang memancar dari tubuh Feng Lang.
“Apakah itu adalah wujud sempurna dari Ras Siluman Serigala Angin?” tanya Xing Wang penasaran tanpa mengendurkan kewaspadaannya. Sebab, Feng Lang bisa menggunakan kecepatan yang ia miliki untuk menyerang secara tiba-tiba dari tempat yang tak terduga.
“Apakah kau takut? Belum terlambat jika kau ingin menyerah sekarang. Sebab, aku mungkin tidak dapat mengendalikan diriku lagi saat menyerang dengan wujud Dewa Serigala Angin.” Feng Lang menatap Xing Wang dengan senyum mengejek.
Xing Wang tentu saja menjadi semakin geram saat mendengar ejekan Feng Lang. Ia tidak pernah menyangka jika para siluman dan Beast yang selama ini selalu hormat pada dirinya saat masih menjadi seorang penyihir terkuat, sekarang berubah menjadi begitu berani dan bersikap sangat arogan.
“Takut?” Xing Wang balas mengejek. “Bagaimana aku bisa takut dengan siluman rendahan sepertimu jika di dalam tubuhku terdapat kekuatan Phoenix Api yang agung. Mungkin kau sebenarnya yang ingin menyerah. Hehe ...”
__ADS_1
Feng Lang seketika kehilangan kendali dan melesat menyerang Xing Wang dengan menggunakan cakar yang telah diselimuti kekuatan elemen angin untuk menambah ketajamannya. Gerakannya pun telah meningkat tajam hingga hampir menyentuh kecepatan cahaya.
Swost ....
Bang .... Bang ...
Serangan demi serangan terus melesat ke tubuh Xing Wang mengincar titik vital yang ada di tubuhnya. Tampaknya Feng Lang kali ini benar-benar mengincar nyawa Xing Wang.
Entah sudah berapa serangan mematikan yang berhasil ditangkis Xing Wang dan membuatnya terlihat cukup kelelahan karena cadangan Qi yang ia miliki sebenarnya belum pulih saat menerima tantangan duel ini. Jadi, ia terpaksa harus bertarung dengan menggunakan sekitar tujuh persen kekuatan saja.
Feng Lang yang melihat keringan mulai bercucuran dari dahi Xing Wang menjadi lebih agresif saat menyerang. “Kenapa gerakanmu menjadi semakin lambat! Apakah kau sudah mulai kelelahan padahal aku baru saja mulai serius. Sejak awal sebaiknya kau mendengar peringatanku dan menyerah karena kekuatan fisik seorang manusia tidak akan pernah mampu mengalahkan siluman seperti diriku.”
Xing Wang tak menanggapi ejekan Feng Lang karena ia tidak ingin membuang energi dengan sia-sia di saat genting seperti ini. Ia pun akhirnya menyerap sosok bayangan phoenix api yang terbang di belakangnya untuk menambah cadangan Qi di dalam dantiannya.
__ADS_1
Whoost ....
Api yang begitu kuat langsung memancar dari tubuh Xing Wang dan memaksa Feng Lang untuk menghentikan serangan.
Hawa panas yang memancar dari api itu membuat Feng Lang merasakan sensasi kepanasan meskipun tubuhnya telah ditutupi oleh bulu-bulu serigala yang sangat tebal.
Scree ...
Suara teriakan burung phoenix kembali tergema di tempat ini dan diikuti dengan sebuah api yang melesat ke langit dan berhenti di atas awas membentuk sebuah bola api raksasa yang mirip dengan sebuah matahari di tengah malam.
Boom ....
Bola api itu akhirnya pecah dan memperlihatkan sosok Xing Wang yang …
__ADS_1