Legenda Darah Phoenix

Legenda Darah Phoenix
Ch. 40 — Kemunculan Raja Siluman


__ADS_3

“Waktumu sudah habis. Dasar siluman serigala tidak ragu diuntung!!”


Kesabaran Xing Wang sudah habis. Ia sebenarnya telah berkali-kali memberikan kesempatan pada Feng Lang untuk menyadari kesalahannya. Namun, sifat angkuh dan sombong yang melekat pada diri siluman serigala ini telah membutakan matanya hingga membuatnya tak mampu menyadari kebaikan Xing Wang.


Pedang Api phoenix yang ada di tangan Xing Wang melesat lurus ke arah jantung Feng Lang dan berniat membunuh siluman serigala ini hanya dengan satu tebasan saja.


Akan tetapi ....


Hembusan angin yang sangat kuat tiba-tiba muncul dan mengunci pergerakan Xing Wang. Padahal jaraknya dengan Feng Lang hanya tinggal dua langkah saja.

__ADS_1


“Sial!! Siluman serigala liar ini sepertinya memiliki seorang penjaga.” Gumam Xing Wang lalu menatap ke arah langit tempat dimana angin misterius ini berasal. “Siapa kau sebenarnya!! Cepat tunjukkan wujudku jika berani. Jangan bersembunyi di balik awan seperti seorang pengecut!!”


Xing Wang yang telah terbawa emosi sama sekali tak dapat lagi mengatur ucapannya. Ia juga melontarkan beberapa umpatan ke arah langit ketika tak menerima respon apapun dari seruannya.


Tekanan energi yang ada di sekitar tempat ini secara perlahan mulai meningkat dengan tajam dan membuat Xing Wang seolah-olah tertimpa oleh sebuah gunung seberat ribuan ton. Bahkan, kedua kakinya mulai terperosok masuk ke dalam tanah.


“Cukup!! Hentikan pertarungan kalian berdua. Apakah kalian berdua tidak sadar jika perbuatan kalian berdua hampir saja menghancurkan setengah dari wilayah Benua Awal Mula?”


Sebuah suara yang terdengar sangat Agung bergema di atas langit dan memberi peringatan para Xing Wang dan Feng Lang. Dari suaranya Xing Wang bisa menebak jika pemilik ini adalah seekor Beast. Namun, Beast seperti apa yang mampu membuatnya merasakan sensasi yang sama ketika pertama kali mendengar suara Burung Phoenix Api?

__ADS_1


Bayangan seekor ular raksasa yang memiliki sembilan kepala tiba-tiba muncul dan menatap ke arah Xing Wang. Tatapan itu sama sekali tak memiliki jejak-jejak permusuhan, malah sosok ular raksasa itu seperti memberi penghormatan tersendiri ketika melihat Xing Wang.


“Maafkan atas kelancangan anak buahku. Aku adalah penguasa Benua Awal Mula ini. Sebenarnya aku hanya memberikan tugas pada mereka berdua untuk membawa putraku yang telah kabur dari rumah agar kembali secepat mungkin. Tapi, aku tidak mengira jika mereka berdua akan membuat kegaduhan seperti ini.”


Sosok bayangan ular raksasa itu lalu mengalihkan pandangan ke arah Feng Lang. Sebuah sinar berwarna hijau tiba-tiba keluar hari mustika siluman ular yang ada di kepalanya dan menyembuhkan semua luka yang ada di tubuh Feng Lang hanya dalam hitungan detik.


Feng Lang pun langsung bangkit dan bersujud memberi hormat pada siluman ular itu setelah semua luka yang ada di tubuhnya berhasil disembuhkan. Dengan nada suara yang sedikit bergetar ketakutan, Feng Lang menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini pada siluman ular raksasa itu.


Siluman ular raksasa itu sebenarnya sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini karena ia selama ini telah menggunakan kekuatan istimewa yang ia miliki untuk memantau keberadaan Pengeran Siluman Ular.

__ADS_1


__ADS_2