
"Astaga aku terlambat bangun!!!" kata Ravendra yang langsung bangkit dari tidurnya dan berlari ke kamar mandi
Satu jam lagi ia harus sampai di bandara untuk penerbangan nya menuju rumah tercinta. Meskipun berasal dari keluarga kaya, ia tidak menggunakan jet atau pesawat pribadi. Ia lebih senang menggunakan pesawat di bandara dengan alasan lebih banyak bertemu dan berkenalan dengan orang orang. Terkecuali untuk hal yang penting atau mendesak baru ia menggunakan jet pribadi nya. Setelah bersiap 15 menit ia langsung kocar-kacir ke luar dan saat membuka pintu apartemennya.
"Wah wah lihat calon pengantin pria ini ternyata bangun kesiangan" Ejek Aldo
"Tahan dulu ejekannya, ayo antar aku ke bandara" Jawab Ravendra
"Baiklah, mari calon pengantin" balas Aldo
Aldo pun segera melajukan mobilnya menuju ke bandara dengan Ravendra duduk di kursi penumpang.
"Apa kau bermimpi bertemu dengan calon pengantin wanita mu, hingga tidurmu nyenyak sekali" Kata Aldo
"Tentu saja tidak, kau selalu saja mengada ngada" balas Ravendra
"Kalaupun iya, tidak ada salahnya kan"
" Kenapa kau selalu mengatakan aku akan menjadi calon pengantin??" tanya Ravendra
"Aku hanya berpikir begitu saja" Jawabnya
"Apa Ayahmu mengatakan alasan mu pulang??" tanyanya lagi
"Apa ada alasan khusus seorang ayah meminta putra nya untuk pulang?" tanya Ravendra
__ADS_1
"Dasar kau ini, aku kan bertanya kenapa kau tanya balik" kesal Aldo
"Nanti kalau aku sudah sampai rumah akan ku beritahukan padamu" balas Ravendra
"Tentu saja, karena aku adalah sahabat terbaik mu" balas Aldo
Akhirnya mereka sampai di bandara 15 menit sebelum penerbangan.
"Terimakasih bro, sudah mengantarkan ya" ucap Ravendra
"Sama sama calon pengantin" balas Aldo
"Sini aku bantu mengeluarkan kopernya, nanti kau terlambat"kata Aldo
"Kau benar-benar sahabat terbaik" puji Ravendra
"Hei!!, sekali lagi terimakasih" teriak Ravendra sedikit
"Kau melupakan sesuatu!!" balas Aldo
"Apa, aku melupakan apa??. Apa ada yang ketinggalan " Balas Ravendra sedikit panik
"Jangan lupa mengundang ku di pernikahan mu!!" kata Aldo
"Hahaha, dasar kau ini. Aku akan mengundang mu bahkan yang pertama, sampai jumpa kawan" perlahan suara Ravendra menghilang
"Sampai jumpa kawan" balas Aldo yang tidak terdengar lagi
__ADS_1
Sedangkan di mansion mewah, sudah terlihat kesibukan sana sini untuk menyambut kedatangan putra bungsu rumah itu.
Seorang wanita terus saja hilir mudik memeriksa segala sesuatu mulai dari dekorasi sampai ke makanan. Membuat lelaki disebelah nya pusing sendiri.
"Sudah lah sayang, hentikan dari tadi kau maju mundur tidak jelas" Kata Rayendra
"Tidak jelas apa maksud mu??, apa kau tak lihat aku sedang apa??" jawab istrinya kesal
"Iya ,aku tau tapi duduklah dengan tenang, lagipula semuanya sudah siap kan apalagi yang kau khawatir kan" balas Rayendra
"Ia, ayah benar ibu terus saja mondar-mandir membuat kepala ku pusing jadinya." balas puteranya
"Dasar ayah dan anak sama saja tidak mengerti sama sekali" Kesal Lavina yang langsung menuju dapur memeriksa makanan
"Ibumu itu aneh sekali" adu Rayendra pada putranya
"Itukan istri ayah" balas sang putra
"Haishh, terkadang aku tidak mengerti putraku sendiri" keluhnya
"Mau kemana??" Tanya Rayendra melihat putranya akan pergi
"Aku mau ke tempat Kakek Ayah, aku bosan disini" jawab Junior
"Astaga semuanya benar benar" kata Rayendra sambil memijat pelipisnya
Bersambung......
__ADS_1