
Sedangkan Ravendra, seperti anak hilang yang menunggu orang tuanya datang menjemput. Sungguh, sudah hampir 2 jam, ia menunggu jemputan tapi tidak ada tanda tanda. Apakah ia dilupakan atau memang sengaja itulah pikirnya. Tak lama terlihat pria gagah menghampiri nya dan seketika wajah Ravendra begitu sumringah.
"Kakak!!!" Ravendra langsung berlari dan memeluk erat kakak nya itu
"Aku tidak menyangka, penantian ku tidak sia sia, kakak sendiri datang kemari, oh aku senang sekali" ucapnya
Sedangkan Rayendra sudah sesak napas karena pelukan adik berotot nya itu.
"Lepaskan, aku bisa mati kehabisan nafas, Ahhhh" ucap Rayendra
"Maafkan aku kak, habisnya aku senang sekali"
ucapnya tak bersalah
"Aku pikir, aku dilupakan atau memang sengaja dilupakan sudah hampir 2 jam aku menunggu disini" keluhnya
"Kenapa kau tidak pulang dengan taksi saja" ucap kakaknya
"Aku tidak mau, aku kan istimewa " jawabnya
"Dasar, ayo kita pulang semuanya sudah menunggu" balasnya
"Wah, masih mobil yang sama tidak berubah ya"
"Tentu saja, mobil ini banyak kenangan nyaz aku tidak akan mengganti nya" balas Rayendra
"Aku tau, karena mobil ini tempat kakak bertemu kakak ipar kan" godanya
"Ayo, cepat naik! atau kau ku tinggalkan disini" sentak nya
"Iya, kau pemarah sekali kak"
"Awas saja nanti, akan ku adukan pada kakak ipar" gerutunya.
"Kau bilang apa??" tanya kakaknya
__ADS_1
"Aku bilang, ayo cepat jalan kak, kakak tidak lupa jalan kan??"
"Kau pikir aku sudah pikun!!"
"Aku tidak bilang, Kakak yang bilang"
Rayendra segera melajukan mobilnya menuju mansion, sedangkan adiknya tampak menikmati pemandangan kota kelahirannya.
"Bagaimana disana??" tanya Rayendra memulai percakapan
"Apanya???" tanyanya balik
"London Vendra, kau pasti suka disana bahkan sampai lupa pulang" ejeknya
"Iya, aku suka disana, tapi tetap saja aku merindukan rumah"
"Lagipula Kakak tau alasan ku tidak pulang, aku sedang merintis usaha disana bersama temanku" balas Vendra
"Semuanya baik kan kak?, ayah, kakak ipar dan juga Junior" tanya nya
"Dan jangan lupa putraku selalu menanyakan brownies nya kapan kembali?" Balasnya
"Ternyata kota sudah berbeda ya tidak seperti dulu, aku sedikit lupa karena sudah banyak berubah sudah banyak jalan sekarang dan toko baru serta gedung baru" ucap Vendra sambil melihat jalanan
"Ya, semuanya berubah seiring berjalannya waktu Vendra"
"Bahkan kau juga berubah"
"Aku???"
"Hmm"
"Apanya kak???"
"Kau sudah semakin besar dan tinggi saja dulu, kau sepinggang ku sekarang sudah tinggi melebihi ku" jawabnya
__ADS_1
"Tentu saja aku kan selalu olahraga, tidak seperti kakak"
"Yang kerjanya makan terus masakan Kakak ipar" ejek Vendra
"Saat, kau menikah nanti kau akan akan tau rasanya"
"Bahwa, masakan istri adalah yang terbaik dan senyumnya adalah yang terindah membutuhkan kau selalu ingin cepat pulang ditambah kehadiran anak nantinya"
"Itu sangat indah dan menyenangkan Vendra" ucap kakaknya
"Meskipun aku belum merasakan nya tapi aku bisa lihat dengan baik, bahwa Kakak sangat bahagia dan juga ayah, kakak ipar membawa kebahagiaan untuk kita semua" balas Vendra
"Iya , kau benar sekali"
"Dan kau tau, mereka sudah menyambut mu dengan meriah" Katanya
"Sungguh??"
"Wah, aku tidak sabar rasanya"
Tak lama kemudian kedua kakak beradik itu sampai di mansion mereka
"Ayo, turun" ucap kakaknya
...Teterettttt ...
...Pruttttttttt...
...Blammmmmm...
Bersambung......
Hai, semuanya author kembali jangan lupa like komen dan vote ya
__ADS_1
♥️♥️♥️♥️♥️