
Baru saja kedua orang itu turun, mereka sudah disambut dengan berbagai nada yang keluar dari alat musik. Ravendra hanya melongo melihat penyambutan yang diselenggarakan oleh keluarga nya, sungguh ia tidak tau harus bereaksi bagaimana. Sedangkan Rayendra, hanya bisa menahan tawa akibat ekspresi wajah adiknya itu. setelah 5 menit kemudian, musik itu telah berhenti, dan tak lama Junior, berlari ke arahnya dan berteriak
"Brownies!!!!!" ucap Junior lantang
"Happ!!". Ravendra segera menangkap keponakannya itu segera.
"Brownies akhirnya kau pulang juga" sahut nya dengan wajah senang
"Aishh, kau semakin berat saja setelah 3 tahun ini" Jawab Ravendra
Tak lama setelah kedatangan Junior, ravendra melihat Ayah dan Kakak iparnya mendekat. Bisa ia lihat Ayahnya masih tampak gagah walaupun sudah berumur dan kakak iparnya menyambutnya dengan senyuman.
"Ravendra, putraku akhirnya kau pulang juga" sahut Ayahnya.
"Maaf, aku baru bisa pulang Ayah. Nah bagaimana kabar Ayah??" tanyanya
"Kakak ipar mu merawat Ayah dan semuanya dengan baik, Ayah justru mengkhawatirkan mu Vendra" jawab ayahnya
"Aku senang mendengarnya" ucap pria itu
"Kakak ipar bagaimana kabarmu?"tanyanya
"Selamat datang kembali Vendra, Kakak baik, sangat baik" Jawabnya
__ADS_1
"Kakak harap, pria disamping mu ini tidak berbuat aneh " kata Lavina sambil melihat ke arah suaminya
"Apa begini, Ucapan terimakasih nya" sahut Rayendra dengan sungut
"Aku, sudah melakukan tugas ku dengan baik, tapi lihatlah ini Ayah" adu nya pada sang ayah
"Ayah manja sekali, padahal itu kan salah Ayah sendiri" sahut anaknya
Bukannya mendapatkan pembelaan, Rayendra justru mendapat cemoohan dari putranya itu. Yang mana membuat semuanya tertawa akan hal itu.
"Baiklah, ayo masuk kau pasti lelah perjalanan jauh" sahut ayahnya
Tak lama semuanya pun segera masuk dan melanjutkannya acaranya di dalam, sungguh sekarang kediaman ini semakin penuh warna dan kebahagiaan dengan kedatangan putra bungsu mereka.
Sedangkan disisi lain, Ahmed sudah bersiap ke kota dan diantarkan oleh keluarga nya.
"Do'akan semuanya berjalan baik ya" pintanya pada keluarga nya
"Iya ayah, hati hati lah" ucap Lala
"Cepat kembali, kami menunggu mu" ucap istrinya
"Paman, ini bawalah aku membuatkan sesuatu ini bisa dimakan diperjalanan dengan teman paman. Aku harap paman menyukai nya" ucap Saras
__ADS_1
Ahmed menerima rantang itu dengan wajah bahagia.
"Terimakasih Saathi, paman pasti menyukai nya karena masakan mu adalah yang terbaik" ucap Ahmed sambil mengelus rambut indah itu.
Tak lama Ahmed segera menaiki mobil yang sudah datang yang akan membawanya ke kota bersama dengan teman dan para pekerja lainnya, ia melambangkan tangannya mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga yang ia tinggalkan beberapa waktu itu.
Seiring berjalannya roda mobil itu, Ahmed tak henti memandangi keluarga nya yang sampai tak terlihat lagi.
"Wah, apa ini masakan Saras??" tunjuk temannya pada rantang itu
"Iya, ini buatannya untuk kita semua" jawab Ahmed
"Pasti akan sangat lezat, aku penasaran apa yang buat" jawab temannya lagi
"Kita akan melihatnya nanti" Jawab Ahmed
"Aku tidak sabar ke kota ini pertama kalinya bagiku, bagaimana denganmu??" tanyanya
"Iya, ini juga pertama kali bagiku" Jawab Ahmed
"Aku sangat penasaran bagaimana disana, aku dengar disana sangat menakjubkan" kata temannya lagi.
Ahmed hanya mendengarkan sambil tersenyum dengan tatapan matanya keluar menikmati perjalanan nya ke kota.
__ADS_1
Bersambung.....
Jangan lupa like komen dan vote ya