
Jarak tempuh menuju pasar pusat yaitu sekitar 45 menit, dikarenakan desa yang mereka tinggali di cukup jauh dari kota. Sehingga untuk membeli keperluan tidak ada atau hanya bisa dihitung dengan jari yang berjualan dekat rumah, untuk itu penduduk disana sering pergi ke pasar pusat dan membeli barang-barang yang banyak untuk kebutuhan mengingat jarak yang lumayan jauh.
Untuk sampai kesana penduduk harus menggunakan transportasi umum yaitu kereta api. Sepanjang perjalanan mata akan disuguhi pemandangan yang indah nan menakjubkan begitu asri dan sejuk.
"Sudah cukup lama rasanya tidak keluar kan kak?" Tanya Lala sambil melihat pemandangan di hadapannya.
Sang kakak memandangi wajah lala sejenak dengan senyum kecil. "Kau benar."
"Aku senang sekali rasanya, apalagi nanti di pasar pusat nanti. Pasti banyak barang yang bagus, aku jadi tak sabar melihatnya!" Terlihat Lala begitu senang. Sang kakak hanya geleng kepala melihat tingkah adiknya itu sesekali melihat ke arah jendela menikmati pemandangan yang ada sepanjang jalan.
Tak lama kemudian kereta api pun berhenti menandakan bahwa sudah sampai di tempat yang dituju. Lala pun melangkahkan kaki nya dengan besar karena tidak sabar.
"Lala hati-hati nanti jatuh!" celetuk sang kakak melihat tingkah adiknya itu.
Saat sampai disana, mata akan disuguhi dengan berbagai macam sayur dan buah-buahan yang begitu segar. Sambil menggandeng tangan adiknya mereka mendekati kios sayuran untuk membeli beberapa untuk masakan.
"Paman berapa harga wortelnya sekilo?" tanya gadis cantik tersebut pada sang penjual.
"Kakak, untuk apa membeli wortel?, apakah kakak ingin membuat menu baru?" Tanya Lala padanya.
"Iya, kakak sedang berpikir tentang itu, tidak ada salahnya membeli beberapa. Lagipula dirumah wortel sudah tinggal sedikit". Jawabnya.
__ADS_1
Setelah membeli beberapa sayuran, mereka pun lebih masuk kedalam karena Lala ingin membeli sebuah gelang.
"Ayo kakak, bantu aku memilih nya". Ujar Lala sambil menggandeng kakaknya.
Berbagai perhiasan tersedia, baik untuk hiasan dinding,tas dan sebagainya benar-benar sangat indah dan berwarna. Banyak penjual yang menjajakan dan menggantung di depan kios mereka.
Tiba-tiba Lala menghentikan langkah kakinya di depan sebuah kios.
"Kakak, lihat ini! gelangnya sangat bagus kan?" Tanyanya sambil memperlihatkan gelang itu pada sang Kakak.
Lalu gadis itu pun bertanya pada sang penjual tentang harga gelang tersebut.
"Paman berapa harga gelang ini?" Sambil memperlihatkan pada sang penjual.
"Untuk gelang itu aku menjual nya seharga 300 ribu." Mendengar hal itu gadis tersebut tampak termenung dan melihat ke arah Lala adiknya.
Sang penjual yang mengerti pun berkata "kalau kalian mau, aku akan menurunkan harganya sedikit. Kalian bisa bawa pulang gelangnya dengan harga 250 ribu itu harga yang bisa ku tawarkan, aku tak bisa memberikan harga dibawah itu." Jawab penjual.
Karena uang yang dibawa tak cukup mengingat mereka telah membeli beberapa barang, gadis itupun mendekati adiknya. Melihat reaksi yang ditunjukkan Kakak nya Lala pun mengerti.
"Kalau begitu, lain kali saja kak kita beli". Ujarnya sambil meletakkan gelang itu kembali.
__ADS_1
Melihat wajah adiknya, ia pun tak tega tetapi tiba-tiba pandangan nya beralih pada sebuah gelang bewarna kehijauan dengan lambang bunga lotus ditengah nya yang dikelilingi oleh mutiara.
"Paman, bagaimana dengan gelang ini? berapa harganya?" Tanya gadis itu.
"Wah, kalau yang itu harganya 50 ribu saja". mendengar hal itu ia pun membelinya dan memakaikan pada tangan adiknya.
"Bagaimana apa kau suka dengan gelang nya?"
"Mungkin harganya tidak seberapa dengan yang tadi, tetapi gelang nya bagus bukan?" Tanya gadis itu pada Lala.
"Iya, sangat indah aku suka terimakasih Kak, tidak apa harganya murah tetapi kakak membelinya dengan cinta untukku kan?" Jawab Lala dengan tersenyum.
"Kakak adalah Kakak yang terbaik, aku sayang Kakak". Kata Lala sambil memeluknya.
"Baiklah kalau begitu ayo kita pulang hari sudah sore nanti paman dan bibi cemas." Ujar gadis itu.
Keduanya segera meninggalkan pasar dan bergegas menaiki kereta api untuk pulang. Kepulangan mereka diiringi dengan senja yang indah dan perkebunan nan hijau.
Bersambung.......
jangan lupa like, komen dan vote ya terimakasih sudah mampir 😊
__ADS_1