
Istana Kekaisaran Tang Agung.
Xiao Yue mengamati Tang Yue Lei bekerja penuh dedikasi tinggi dan wibawa yang terpancar pada raut wajah dan sikap suami nya itu di hadapan para pejabat teras Kekaisaran Tang Agung di ruang Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.
" Wahai Sang Dewa dan Dewi di langit dan bumi lihatlah betapa serius nya dan sungguh hati suami saya bekerja untuk rakyatnya.Tolong berkatilah ia agar semua pekerjaannya dapat bermanfaat di kehidupan rakyatnya dan saya minta lindungilah para pejabat di dalam Balairung ini selalu punya hati ,pikiran dan tindakan yang selaras dengan hati ,pikiran dan tindakan suami saya untuk rakyat kami dan negara Tang Agung kami yang tercinta." Kata Xiao Yue di dalam batinnya.
Salah satu pejabat senior yang bernama Wu Sin Hao memandangi Xiao Yue dengan takjub sekali karena pejabat senior ini melihat cahaya yang amat baik sekali terpancar dari wajah dan sikap agung Xiao Yue yang apa adanya.
"Yang Mulia Tang Si Lei anda akan merasa amat bahagia dan bangga memiliki cucu dan cucu menantu sehebat Paduka Tang Yue Lei dan isteri terbaiknya yaitu Permaisuri Utama Xiao Yue."Kata Wu Sin Hao di dalam batinnya.
Di Dunia Langit.
Nan Lian Hua duduk di atas teratai awan menatap ke bawah dan melihat anak ,cucu dan sejumlah sahabat manusia nya berkumpul bersama di dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.Ia amat bahagia sekali.
"Inilah kebahagiaan orang tua jika setelah habis masa tinggalnya di bumi bisa melihat keakraban dan keharmonisan di dalam keluarga pribadinya dan juga para sahabatnya di bumi manusia."Kata Nan Lian Hua bicara pada hewan kelinci di atas pangkuannya.
"Paduka ,anda tidak mengunjungi Putri Yi Lin di Mongolia?" Tanya kelinci langit pada Nan Lian Hua yang mendapatkan jeweran di telinganya oleh Yue Erl istrinya tercinta dari belakangnya.
Nan Lian Hua menoleh ke samping dan melihat Yue Eel menatapnya."Eh ,sayang.Iya ,aku baru mau turun ke mongolia sekarang juga."Katanya dengan suara sejernih air di sungai surgawi.
Yue Erl menggeleng kepala melihat tingkah laku suaminya yang kadangkala membuatnya harus ekstra sabar menghadapi kelakuan unik Nan Lian Hua baik di bumi maupun di langit."Sama saja dia itu sama-sama mengesalkan ku."
Kelinci di awan teratai di ambil oleh Yue Erl dan di bawa ke kandang hewan surgawi peliharaan Nan Lian Hua yang beraneka macam hewan ada di sana termasuk burung -burung phoenix dan naga -naga bermacam bentuknya ada juga di sana.
__ADS_1
Perkampungan Mongolia.
Seorang gadis melompat -lompat di atas rumput ilalang dengan jungkir balik terus menerus tiada pernah berhenti sampai pria muda dan wanita muda memantau gadis itu dengan pasrah.
"Lin Erl..Bisakah kamu tidak salto terus menerus di atas padang rumput dekat peternakan domba dan biri -biri kami ??!!" Teriak wanita tua di dalam kandang domba telah keluar sambil membawa pecut untuk mencambuk gadis itu.
"Jangan pukul aku..karena aku masih kecil usia ku baru enam tahun ,tahu?!"Balas gadis itu dengan nada suara yang masih seperti usia enam tahun.
"Ahh kau ini siluman kah ?"Tanya para peternak domba dan biri -biri kepada gadis itu yang mulut mungilnya meledek jahil.
"Kalau iya ,kenapa?Apa urusannya aku dengan kalian semua ?Aku 'kan tidak mencelakai kalian di perkampungan mongolia..Wehhh.."Gadis ini jahil dan nakal sekali.
"Wah kalau begitu kau harus di tangkap dan di bakar hidup -hidup supaya perkampungan kami aman dari bencana yang di sebabkan oleh mu."
"Wahhhh asyik - asyik aku di kejar -kejar..seru ,oi hehehe.." Gadis itu bergembira sekali berlarian ke arah perbatasan antara Mongolia dan Dinasti Tang Agung.
Di sana Tang Si Lei duduk di rumput yang paling tebal di dataran gurun yang sangat panas dan ia menunggu Nan Yi Lin tiba di tempat dia menanti putri bungsu dan nakalnya itu .Ia melihat Nan Yi Lin tidak hanya berlarian tetapi juga bergulingan di pasir sampai tiba di rumput tempat Tang Si Lei menunggu dan menangkap anak itu dengan kain merah untuk membungkus bayi baru lahir dan ia berhasil membuat Nan Yi Lin duduk tenang di atas pangkuannya.
"Bocah cilik ku..Kau suka sekali bermain -main di pasir ..Ayo,ayah ajak kamu bermain di gurun gobi untuk mu bisa bermain sepuas hatimu."Kata Tang Si Lei menggendong Nan Yi Lin dan menghilang.
Blash!!
Gurun Gobi.
__ADS_1
Nan Yi Lin di taruh di terik matahari di puncak gobi yang amat panas sekali namun gadis ini malah riang gembira bermain -main sambil bernyanyi dan menari -nari.
"Ayah ,kenapa proses pertumbuhan ku di bumi tidak sama dengan proses pertumbuhan Gege ?"
Tanya Nan Yi Lin duduk di pasir dengan sikap anak kecil.
"Karena Nan Si Lei lahir dari manusia dan manusia kalau kamu lahir dari iblis dan manusia.Maka kau berbeda dengan Nan Si Lei kakak mu itu."Jawab Tang Si Lei memberikan permen lidah trenggiling kepada Nan Yi Lin .
"Oh ,aku anaknya kakak ku dengan kakak ipar ku di dunia manusia dan dunia Iblis begitukah ?" Nan Yi Lin bertanya sambil menjilati permennya.
"Iya ,putriku..Ei makan permen nya jangan banyak -banyak nanti ayah akan di marahi ibumu jika gigi mu berlubang dan sakit ."Kata Tang Si Lei yang cepat mengambil permen lainnya dari kantung bajunya yang di rogoh putrinya dengan nakal.Ia berdecak lidah dan mengangkat alisnya untuk Nan Yi Lin melihat ke belakang anak itu.
"Ups ada ibu kah?"Tanya Nan Yi Lin nyengir dan ia lihat ayahnya memasang wajah minta maaf pada Yue Erl yang merampas semua permen yang ia simpan untuk putri mereka.
"Kau benar -benar ya ,ayah yang suka sekali anak perempuannya sakit gigi dengan memberinya makan permen begitu banyak.Ahhh!!"Kata Yue Erl menarik kerah baju Tang Si Lei yang cepat kabur dari istrinya dengan menghilang begitu saja.
Blashh!!
"Aduhh ,ibu jangan marah ayah terus ,aku yang minta ayah berikan aku makan permen untuk aku bisa menghilangkan rasa bingung ku di dunia baru ku ini."Kata Nan Yi Lin membujuk ibunya dengan sikap manja sekali.Ia berhasil menenangkan Yue Erl yang memeluk putrinya dengan kasih sayang.
"Yi Lin karena kau sudah seperti ini sebaiknya kau pergilah ke Istana Kekaisaran Tang Agung untuk kau bisa membantu kakak Nan Si Lei mu dan kau harus menjaga kakak ipar mu Xiao Yue dari pihak musuh mereka di dalam dan di luar Istana dengan kau menjadi pengawal pribadi Kakak Ipar mu ." Yue Erl memberikan amanatnya untuk Nan Yi Lin yang menggangguk mematuhi ibunya dan gadis ini menjadi gadis manusia yang cantik jelita .
Lalu Nan Yi Lin di berikan peta untuk masuk ke Kekaisaran Tang Agung oleh Yue Erl di pintu barat gerbang tembok besar dengan menunjukkan surat izin masuk ke wilayah Tang Agung kepada para penjaga wilayah Tang Agung bagian barat.
__ADS_1