
Hi Guys kita lanjutkan kembali kisah perjalanan Tang Yue Lei,Xiao Yue dan Nan Yi Lin di Novel Ku yang berjudul Lentera Kebadian dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit.
Happy Reading ya!!
Tang Yue Lei melihat dari belakang punggung Xiao Yue ada banyak sekali kumpulan serangga yang mirip kumbang mengarah ke arah mereka berdua dengan bentuk mirip palu raksasa.
Nguing,nguing,nguing!!
Tang Yue Lei menggerakkan pedang penakluk arwah dengan ilmu mukjizat naga emas langit dan bumi yang membuat pedang berkilat tajam dan menebas habis kumpulan arwah kumbang.
Wush,crak,crak!!
Xiao Yue merasakan hawa yang sangat dingin di sekitar dirinya dan ia menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang bergerak laksana sinar tak terlihat menerjang ke arah mereka berdua.
"Teknik bunga teratai emas...!!"Batin Xiao Yue.
Wush!!!
Sejumlah bunga teratai melayang di udara dan jatuh menimpa roh Raja Kumbang yang melesat ke arah mereka.
Boom!!
Tang Yue Lei menggerakkan pedang menusuk ke arah tubuh roh Raja Kumbang.
Jleb,blaar!!
"Yue Yue,mari ikuti aku ke arah cahaya hijau di depan kita "Kata Tang Yue Lei meraih jemari Xiao Yue lalu melesat ke arah cahaya hijau .
Brrrrrrr!!
Ternyata mereka tiba di sebuah tempat penuh Roh yang berbentuk pohon-pohon yang bisa bergerak sendiri.
Wush,wush,wush!!
Roh pohon itu mengeluarkan duri -duri tajam yang di hempaskan bagai sejumlah senjata rahasia yang menyerang ke seluruh tubuh Tang Yue Lei dan Xiao Yue.
Wer,wer,wer..!!
"Tehnik bola salju emas..!!" Batin Xiao Yue.
Wush,boomm ,blarr!!!
Sekumpulan bola salju emas turun dari langit dan menghantam hancur duri -duri tajam tersebut.
Tang Yue Lei melesat cepat menebas roh pohon raksasa dengan gerakan komet yang sangat luar biasa cepatnya.
Wush,crash,blaarr!!
"Sepasang manusia tidak tahu diri yang sudah lancang mendatangi dunia kita."Kata Roh yang muka mirip badak atau banteng membawa tombak yang mirip garpu telah hadir di hadapan mereka berdua.
"Roh siapakah yang mengirim kau untuk hadapi kami di dunia arwah tingkat 3 bawah?" Tanya Tang Yue Lei dengan nada serius.
"Kau tak perlu tahu karena yang perlu tahu kamu dan gadis itu harus mati olehku."Jawab Roh itu yang sudah memggerakkan tangan ke atas dan muncullah ribuan arwah bentuk badak mini yang meluncur ke arah Xiao Yue.
Wush,wush,wush..!!
__ADS_1
"Tehnik badai es ..!!" Batin Xiao Yue.
Sejumlah es menghantam ribuan arwah badak mini dengan sangat luar biasa cepatnya.
Boom,blaar!!
Pedang penakluk arwah melesat bagaikan komet yang sangat lincah menebas hancur Roh badak muka banteng.
Wush,crash,blaar!!
Xiao Yue mengagumkan hati Tang Yue Lei yang semakin sayang dan bangga terhadap istrinya itu dan Tang Yue Lei memberikan hadiah kecupan lembut di bibir Xiao Yue.
Cup!
Lalu muncullah sekuntum bunga persik dari langit dengan bentuk yang besar telah hadir di hadapan mereka berdua dan memperlihatkan sebutir buah yang berwarna indah.
"Buah apakah itu ?" Tanya Xiao Yue mendekati buah itu yang meluncur masuk ke dalam tubuh Xiao Yue.
Blash!!
"Akh!!" Jerit Xiao Yue merasa perutnya kram.
Tang Yue Lei terperangah melihat buah itu masuk ke tubuh Xiao Yue yang masih bentuk roh di depan sepasang mata batinnya namun ia semakin kaget saat ia merasakan dirinya tersedot oleh sebuah kekuatan yang sangat hebat.
Seluruh ruangan berubah menjadi kamar tidur di Istana Kekaisaran Tang Agung saat Tang Yue Lei membuka sepasang matanya dan melihat Xiao Yue berlari ke arah kamar mandi dengan muntah -muntah.
Wuekk!!
"Yue Yue..!!"
"Cepat kalian panggil tabib untuk datang ke kamar kami ,segera."Perintah Tang Yue Lei kepada para dayang Istana.
"Siap ,Paduka."Jawab para dayang Istana segera mematuhinya untuk memanggil tabib ke kamar.
Tak berselang lama tabib datang untuk melihat dan memeriksa kondisi kesehatan Xiao Yue yang di baringkan di tempat tidur dan di selimutkan hangat oleh Tang Yue Lei.
"Selamat Paduka Kaisar anda akan segera dapat pangeran atau putri dari Yang Mulia Permaisuri Xiao Yue yang saat ini sedang mengandung usia 5 minggu."Lapor tabib kepada Tang Yue Lei yang tersenyum bahagia memeluk Xiao Yue.
"Oh ,terimakasih sayang."Kata Tang Yue Lei yang melihat Xiao Yue meneteskan air mata bahagia.
Kabar kehamilan pertama Xiao Yue tersebar ke seluruh Kekaisaran Tang Agung yang ikut merasa bahagia akan harapan baru untuk Dinasti Tang Agung.
Wen Li Sa dan keluarga pun sangat bahagia sekali mendengar berita bahagia tersebut sehingga Xiao Yue pun menjadi kesayangan seluruh negeri Tang Agung di sepanjang hidupnya yang selama ini tak pernah ia dapatkan.
Di Istana lain tampaklah Selir Cheng Cheng yang berwajah marah dan penuh dendam sekali telah merancangkan misi masa dendamnya terhadap Xiao Yue.
"Aku harus membunuh janinnya agar aku tak di sisihkan oleh seluruh keluarga Kekaisaran Tang Agung."Batin Cheng Cheng.
Selir ini menaruh sebuah wadah di atas air warna perak dan mencelupkan sejumlah akar -akar yang bergerak sendiri di dalam air perak itu yang lalu di perintahkan untuk menyerang Xiao Yue secara diam -diam.
"Bunuh dengan jerat setan kalian miliki."Perintah Cheng Cheng kepada akar -akar yang bergerak dan lenyap.
Blash!!
Akar -akar itu muncul di dalam bak mandi Xiao Yue dengan bentuk mirip agar -agar transparan dan menunggu sampai Xiao Yue datang untuk mandi.
__ADS_1
"Ah wah aroma bunga persik yang nyaman dan menyegarkan."Kata Xiao Yue melepaskan bajunya dan masuk ke dalam mandi lalu berendam dengan nyaman.
Xiao Yue membasuh tubuhnya dengan sabun cair warna merah muda hasil permentasi bunga persik yang di buat menjadi sabun cair khusus untuk Xiao Yue mandi.
Namun di saat Xiao Yue untuk membasuh tubuh dan wajah satu kali tiba-tiba dirinya di tarik ke dalam air bak mandi oleh sesuatu yang mengikat tubuh Xiao Yue.
"Aghhhh..!!Tolong..!! "
Suara jeritan Xiao Yue tak dapat terdengar oleh semua orang di dalam kamar mandi maupun di luar kamar mandi..Ia merasakan dirinya semakin jauh dari tempatnya berada.
Tang Yue Lei berada di Balairung Utama Istana Kekaisaran Tang Agung ,dia sedang sibuk dalam rapatnya bersama dengan para menteri yang ada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
Nan Yi Lin di sebuah tempat yang jauh sekali dari Xiao Yue dan Tang Yue Lei tiba-tiba tersentak kaget saat ia menemani Tang Xin Giok masak di dapur.
"Soso Xiao Yue dalam bahaya ..,Aku harus tolong dia segera..!"Batin Nan Yi Lin.
"Anak ku ada apa ?Kenapa kau gelisah,nak?"Tanya Tang Xin Giok melihat putrinya tampak tak tenang saat membantunya masak.
"Ibu ,aku main di kebun..,Boleh ya?"Pinta Nan Yi Lin dengan ekspresi anak -anak.
"Iya,boleh tapi ingat jangan lupa untuk pulang makan siang."Kata Tang Xin Giok mengelus halus rambut kepang dua Nan Yi Lin.
"Iya, Ibu..Terimakasih."Jawab Nan Yi Lin berlari keluar dari dapur menuju ke kebun buah terong dan kubis sampai Tang Xin Giok tak lagi melihat ke arahnya.
Barulah Nan Yi Lin menghilang untuk tiba di kamar mandi Xiao Yue di Istana Kekaisaran Tang Agung.
Blash!!
Nan Yi Lin dapat melihat jerat setan yang telah menenggelamkan Xiao Yue di dalam air bak mandi sampai soso nya itu mengeluarkan roh dari dalam tubuhnya.
Roh Xiao Yue telah di tunggu oleh sosok hitam di pinggir bak mandi untuk di musnahkan namun Nan Yi Lin dengan kertas mantra pemusnah roh hitam dan jerat setan telah menggagalkan sosok itu memusnahkan roh Xiao Yue.
Wush,blaar!!
"Soso cepat masuk kembali ke tubuhmu.."Kata Nan Yi Lin melindungi Roh Xiao Yue dengan ilmu mukjizat cahaya kehidupan surgawi.
"Iya.."Jawab Roh Xiao Yue cepat masuk kembali ke dalam tubuhnya.
Blash!!
Xiao Yue terbangun dari bak mandi dengan wajah pucat sekali
"Ah syukurlah aku masih di beri kesempatan untuk hidup."Kata Xiao Yue keluar dari bak mandi.
"Yang Mulia Permaisuri anda kenapa?" Tanya para dayang istana dengan panik dan cemas.
"Aku tadi tenggelam di bak mandi."Jawab Xiao Yue lemah.
"Cepat,kalian panggil tabib untuk datang ke kamar Permaisuri."Kata Kasim Cu sigap.
Nan Yi Lin mendekati Xiao Yue untuk memeriksa kondisi Xiao Yue karena Nan Yi Lin bisa melihat adanya gumpalan darah dan daging yang tumbuh di dalam perut Xiao Yue.
"Soso kau sedang mengandungkah?"Tanya Nan Yi Lin melihat gumpalan darah dan daging mungil itu berdenyut.
Bersambung..
__ADS_1