Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Sebutir Air Kehidupan.


__ADS_3

"Kau pasti seorang anak hasil hubungan gelap Xiao Yue dengan pria lain yang di sembunyikan oleh si wanita ****itu di luar Istana Kekaisaran Tang Agung.."Tuding Wen Li Sa kepada Nan Yi Lin yang kembali menjadi tubuh seorang anak kecil usia enam tahun.Nan Yi Lin sujud di atas lantai runcing di dalam kuil lama di belakang Istana harem Kaisar Tang Agung.


Xiao Yue yang sujud di luar kuil merasa terhina di tuduh sembarangan oleh nenek buyut Tang Yue Lei .Ia marah dan memukul para pengawal Ibu Suri Agung Wen Li Sa dengan ilmu pukulan Siau Lim Pai.


Plakk!!


Dess!!


Para pengawal roboh oleh amukan Xiao Yue yang lari ke dalam kuil dan menudingkan telunjuknya kepada Wen Li Sa dan membentak nenek buyut dari suaminya itu dengan marah.


"Nenek buyut kau boleh saja mengatakan apa saja tentang diriku tapi kau tak boleh berkata seenak hati mu mengatakan aku mempunyai anak gelap dengan pri lain!! Dengar ya aku ini meskipun aku berasal dari kalangan biasa ..!!Aku ini seorang yang berpendidikan yang tahu aturan.!!Aku ini wanita baik !! Satu lagi kau tak boleh menuduh Nan Yi Lin sebagai anak gelap..!!Dia itu adalah.."


Namun sebelum Xiao Yue meneruskan kata -kata yang di keluarkan oleh gadis itu.Tiba-tiba Tang Yue Lei telah hadir dan menghentikannya sampai Wen Li Sa dan dayangnya serta para pengawal dari Wen Li Sa terdiam dengan sendirinya.


"Putri ku.."Jawab Tang Yue Lei datang ke Kuil dan Tang Yue Lei menggendong Nan Yi Lin dengan satu tangan dan tangan lain menggendong Xiao Yue.


Wen Li Sa terbelalak saat Tang Yue Lei membawa pergi Xiao Yue dan Nan Yi Lin dari kuil belakang Istana harem begitu saja tanpa minta izin dari Wen Li Sa sebagai nenek buyut Tang Yue Lei.


Di Istana Kaisar Tang Agung.


Xiao Yue dan Nan Yi Lin di dudukkan di kursi di hadapan Tang Yue Lei.


"Kalian berdua jangan bicara tentang Nan Yi Lin adalah putri ayah Nan Lian Hua dan Ibu Yue Erl di Istana Kekaisaran Tang Agung karena di sini dunia manusia ,maka identitas Nan Yi Lin akan ku ganti dengan status putriku dengan mu beberapa tahun lalu yang di rahasiakan oleh dunia untuk menjaga keamanan dan keselamatan keturunan langsung ku sebagai Kaisar Tang Agung. Jadi mulai dari sekarang ini identitas Nan Yi Lin adalah Putri Tang Lin Erl."Kata Tang Yue Lei memberitahu Xiao Yue dan Nan Yi Lin.


"Koko ku sayang kalau untuk hal ini aku tahu ,yang tidak aku adalah tuduhan nenek buyutmu yang seenaknya saja menuduh ku sebagai gadis nakal dan liar..Uh ,jelas aku tidak terima di hina seperti itu oleh nenek buyutmu."Kata Xiao Yue marah.


"Aku juga tak salah dalam menuduh dayang nenek buyut kita adalah seorang cenayang ilmu hitam yang sangat membahayakan keselamatan semua orang di Istana ini,Koko."Kata Nan Yi Lin berang.


"Ish aku tahu dan aku mengerti kalian berdua kini merasa tidak adil bagi kalian tapi untuk saat ini adalah suatu cara untuk kita mengalah dahulu untuk mencapai kemenangan kita terhadap para musuh kita di dalam Istana ini yang menggunakan ilmu -ilmu hitam dengan licik melalui nenek buyut dan orang -orang terdekat ku."Kata Tang Yue Lei bersabar.


"Justru kita harus secepatnya membunuh dayang palsu itu untuk menyelamatkan nenek buyut dan orang -orang terdekat mu ,koko."Kata Nan Yi Lin.


"Iya ,benar sekali mungkin nenek buyut mu bisa lebih rasional dan sopan terhadap ku ,cucu mantu buyutnya."Kata Xiao Yue menambahkan ucapan Nan Yi Lin kepada Tang Yue Lei.


"Pakai cara apa kita bisa membunuhnya dengan bukti yang bisa di lihat oleh nenek buyut Wen Li Sa agar kita tidak sembarangan membunuh orang di pihak nenek buyut Wen Li Sa?" Tanya Tang Yue Lei berdiri menghadap istri dan adik perempuannya.


"Sebutir pil air kehidupan dari burung phoenix bisa memperlihatkan jati diri dayang itu di depan nenek buyut Wen Li Sa."Jawab Nan Yi Lin menjentikkan jari dan muncullah botol keramik kecil isi pil air kehidupan dari burung phoenix di hadapan Tang Yue Lei dan Xiao Yue yang terbeliak kagum pada Nan Yi Lin.


"Caranya?" Tanya Tang Yue Lei mengambil botol di tangan Nan Yi Lin.


"Berikan di tempat cuci wajah nenek buyut Wen Li Sa di malam hari ini sebelum tidur dan kau pura -pura tak sengaja mencipratkan air cuci wajah ke arah cenayang itu ,maka wujud aslinya akan bisa terlihat di hadapan nenek Wen Li Sa.Lalu kau bisa membunuhnya untuk bukti ucapanku tadi siang di hadapan nenek buyut Wen Li Sa."Jawab Nan Yi Lin dengan jenius mengajari Tang Yue Lei main trik kecil untuk menghadapi dayang palsu.


"Baiklah ,aku yang akan melakukannya ,tapi aku minta kalian berdua jangan pergi kemana -mana lagi dan tunggu aku di Istana ku ini sampai aku kembali kepada kalian berdua."Kata Tang Yue Lei.

__ADS_1


"Siap ,Paduka."Jawab Nan Yi Lin lincah.


"Iya,suamiku."Sahut Xiao Yue manis.


Tang Yue Lei menutup pintu kamar dan Tang Yue Lei pergi ke Istana Ibu Suri Agung Wen Li Sa untuk memberikan penjelasannya atas sikapnya tadi di Kuil belakang istana harem dari Kekaisaran Tang Agung pada siang tadi.


"Nenek buyut ,aku minta maaaf atas sikap ku tadi kepada mu ,dan sekarang aku ingin memberitahu mu bahwa tuduhan mu kepada Xiao Yue dan Lin Erl itu salah karena mereka adalah istriku dan anak perempuan ku yang aku rahasiakan kelahiran Lin Erl untuk keamanan keturunan langsung ku."


Kata Tang Yue Lei dengan halus seraya menemani Wen Li Sa makan malam.


"Ah ,ya ,nenek juga minta maaf karena nenek tak tahu kalau Xiao Yue sudah lebih dulu memberi ku cucu buyut perempuan pertama yang sangat aku dambakan selama ini ,namun ku harap tahun esok Xiao Yue akan memberiku cucu buyut laki -laki pertama dan seterusnya,maka aku bisa lebih baik dan bahagia menjaga keluarga ini untuk mendiang kakek mu ,Tang Si Lei."Kata Wen Li Sa menatap Tang Yue Lei dengan perasaan rindu terhadap Tang Si Lei putra tunggalnya yang tersayang.


Lalu sesuai saran Nan Yi Lin untuk Tang Yue Lei bisa membunuh dayang palsu yang melayani Wen Li Sa untuk acara ritual cuci wajah dan berkumur sebelum tidur.Tang Yue Lei diam -diam sudah beri satu tetes pil air kehidupan burung phoenix di air cuci wajah Wen Li Sa yang di antarkan dayang itu kepada Wen Li Sa.


Kemudian Tang Yue Lei pura -pura tidak sengaja membantu Wen Li Sa mencuci wajah memakai saputangan Tang Yue Lei ,lalu ia percikan ke arah dayang palsu yang menjerit kesakitan dan Wen Li Sa kaget sekali melihat wajah asli dayangnya.


"Kau siapakah ?"Tanya Wen Li Sa keras.


"Nenek buyut ,dia adalah cenayang hitam yang sudah menyamar sebagai pelayan mu untuk satu tujuan untuk mencelakakan kita semua di mulai dari mu sesuai yang di ceritakan oleh putri ku Tang Lin Erl karena anak ku itu tidak sengaja lihat dia sedang praktek di taman bunga milik mu tadi siang."Jawab Tang Yue Lei kepada Wen Li Sa.


Dayang palsu berubah menjadi cenayang hitam di hadapan Wen Li Sa dan Tang Yue Lei.


"Huh cerdas sekali kau Tang Yue Lei memakai trik busuk mu untuk membuka jati diri ku..Huh aku akan membunuhmu lebih dulu ..!!" Teriak wanita tua yang menjadi cenayang hitam marah kepada Tang Yue Lei dan menyerang Tang Yue Lei dengan ilmu -ilmu kartu hitam yang meluncur ke arah Tang Yue Lei.


Wush,wush,wush!!


Tetapi Wen Li Sa lebih dulu menyerang cenayang itu dengan ilmu pedang bunga persik yang sangat hebat sekali dengan sebuah ranting dari pohon bunga persik palsu yang bergerak begitu cepat dan menusuk langsung ke leher cenayang itu.


Jleb!!


Jleb!!


Jlebb!!


"Singkirkan jasadnya dari ku."Kata Wen Li Sa.


Sejumlah pengawal segera menyingkirkan jasad cenayang itu dan para pelayan membersihkan dan merapikan kembali kamar tidur Wen Li Sa.


"Yue Lei ,terimakasih kau sudah membuka mata nenek dengan melihat sendiri siapa dayang tua di samping nenek selama ini adalah cenayang hitam yang jahat sekali.Yue Lei ,kau sudah menolong para anggota keluarga kita melalui putri mu yang manis itu.Sekali lagi ,nenek ucapkan terimakasih kepada mu dan Lin Erl putri mu.Ini hadiah mainan untuk Lin Erl dari nenek ."Kata Wen Li Sa tulus hati kepada Tang Yue Lei.


"Iya ,nenek buyut terimakasih juga kau bisa terima Lin Erl di keluarga kita,tapi apakah kau tak bisa terima Xiao Yue ibu kandung Lin Erl sebagai cucu mantu buyutmu ?"Ucap Tang Yue Lei dengan nada halus seraya memijat bahu nenek buyutnya.


"Iya,baiklah.Aku bisa menerima Xiao Yue sebagai cucu mantu buyutku..Hmm,ini kau berikanlah Xiao Yue vitamin khusus untuknya supaya ia cepat beri aku cucu buyut laki -laki."Kata Wen Li Sa memberi sekotak ramuan vitamin khusus untuk Xiao Yue melalui Tang Yue Lei.

__ADS_1


"Iya,pasti nek.Terimakasih."Jawab Tang Yue Lei.


Istana Kaisar Tang Agung.


Sekembalinya Tang Yue Lei dari Istana Ibu Suri agung Wen Li Sa.Ia langsung menceritakan semua yang telah terjadi di sana kepada Xiao Yue dan Nan Yi Lin secara detail.


"Lalu Nenek memberimu mainan berupa boneka dan jepitan bintang bunga persik untuk mu Nan Yi Lin."Kata Tang Yue Lei memberikan hadiah Wen Li Sa kepada Nan Yi Lin.


"Wah ,bagus sekali mainannya..Aku suka sekali."


Seru Nan Yi Lin langsung main boneka di ruang lain .Anak itu di temani oleh Kasim Wang dan para dayang lainnya.


"Kalau yang ini untukmu dan ku harap kau tak lagi marah kepada nenek buyut Wen Li Sa,ya?"Pinta Tang Yue Lei kepada Xiao Yue yang menghindari Tang Yue Lei dengan kabur ke Istana Permaisuri.


Tang Yue Lei mengejarnya sampai ke Kamar tidur Xiao Yue menutup pintu di hadapan Tang Yue Lei dengan melemparkan bantal dan selimut untuk Tang Yue Lei dari jendela kamarnya.


"Yue Yue..Aduh kenapa kau mengusirku?"Tanya Tang Yue Lei dari luar kamar istrinya.


"Pikirkanlah dengan otak mu yang cerdas di luar kamar."Jawab Xiao Yue ketus dari dalam kamar.


"Gege ,apakah kau punya wanita lain selain Soso Xiao Yue?"Tanya Nan Yi Lin muncul di samping Tang Yue Lei.


"Eh ,ada ."Jawab Tang Yue Lei ingat jadwalnya ke Istana Selir Cheng sudah tiba dan pantas saja Xiao Yue mengambek kepadanya.


"Ah ,nasib mu sebagai Kaisar Tang Agung yang memiliki lebih dari satu istri..Hmm,aku punya dua soso dong di bumi."Kata Nan Yi Lin melompat -lompat riang gembira di hadapan Tang Yue Lei.


"Ahhh,kau senang sekali.Aku yang sengsara."Kata Tang Yue Lei menepuk dahinya sendiri.


"Yang Mulia,jadwal anda berkunjung ke Istana Selir Cheng sudah tiba."Lapor Kasim Yan kepada Tang Yue Lei dengan datang tidak tepat waktu dan membuat suara vas bunga pecah dari kamar Xiao Yue.


Prang!!


"Bilang Selir Cheng tunggu sebentar.Aku mau lihat Permaisuri Xiao Yue dahulu di dalam kamar ,aku khawatir Permaisuri terluka."Kata Tang Yue Lei yang melihat pintu kamar telah di buka oleh Xiao Yue dengan sendirinya.


Tang Yue Lei nyengir karena Xiao Yue menariknya ke dalam kamar dan pintu di tutup dengan satu kali tendangan Xiao Yue yang mengambek itu dan Tang Yue Lei di suruh berdiri di sudut kamar oleh Xiao Yue.


"Diam di situ dan jangan pernah berharap untuk kau bisa pergi selangkah pun dari kamar ku dan juga di larang melangkah untuk mendekati tempat tidur ku."Perintah Xiao Yue menunjuk langsung ke arah Tang Yue Lei.


"Emmmm.."


"Apa??Emmm..?"


"Iya ,aku patuh kepada mu,Permaisuri Agung Xiao Yue."Jawab Tang Yue Lei patuh dan mematung di sudut kamar mengamati Xiao Yue di balik tirai tempat tidur.

__ADS_1


__ADS_2