Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Terkuaknya Rahasia Cheng Cheng.


__ADS_3

Nan Yi Lin membalas serangan dayang palsu yang memerintahkan sejumlah boneka -boneka setan untuk menyerang Xiao Yue yang tidak dapat lihat adanya sejumlah makhluk tak terlihat ingin bunuh dirinya dan juga bayi yang sedang di kandungnya itu.


"Teknik pisau emas memusnahkan roh jahat."Kata Nan Yi Lin dalam bahasa roh seraya ia gunakan kertas mantra yang berbentuk pisau meluncur ke arah daun jendela kamar Xiao Yue yang di lempar oleh dayang palsu ke arah Nan Yi Lin.


Wush,wer,blaar,brukk!!


Daun jendela itu hancur oleh Nan Yi Lin yang tak diam begitu saja karena ia sudah kembali pakai pisau emas yang jumlahnya bisa ratusan itu telah menyilaukan dayang palsu dan menebas habis roh jahat yang meledak hancur.


Wut,crak,blaar!!


"Ada apa ini..?! Yue Yue..Awas...!!" Teriak Tang Yue Lei muncul di hadapan Xiao Yue yang akan di serang oleh sejumlah boneka -boneka setan yang sudah mengeluarkan taring -taring tajam dan keji untuk menghujamkan taring ke arah perut hamil Xiao Yue yang berdiri di samping Alina yang sibuk menghadapi dayang palsu atau roh jahat ciptaan Cheng Cheng.


Tang Yue Lei dengan amat sigap menggunakan ilmu pedang pembasmi setan melalui kipas lipat mengipas habis boneka -boneka setan tersebut yang segera lenyap seketika itu jua.


Wush,bress ,blaar!!


"Agh!!" Pekik Xiao Yue yang nyaris tersandung dan jatuh miring itu telah berhasil di selamatkan Tang Yue Lei yang cepat memeluk istrinya dengan amat gagah perkasa.


"Yue Yue syukurlah kau telah aman sayang."Kata Tang Yue Lei lega lalu ia menoleh ke arah Nan Yi Lin yang memegang serbuk warna kelabu di atas sisir milik Xiao Yue.


"Ah Lin benda apa yang kau pegang itu ?Sini biar aku lihat!" Kata Tang Yue Lei memanggil adiknya di samping Xiao Yue.

__ADS_1


"Yang Mulia aku memegang serbuk aneh yang aku lihat di atas sisir milik Kakak Yue Yue."Jawab Nan Yi Lin menghampiri Tang Yue Lei lalu ia berikan serbuk warna kelabu di atas sisir milik Xiao Yue kepada Tang Yue Lei.


Mereka berdua melihat ada banyak kelabang yang melingkar di sisir itu yang hanya di lihat oleh Xiao Yue dan sejumlah pengawal serta dayang Istana pribadi Tang Yue Lei itu adalah serbuk bedak yang di pakai untuk alis indah Xiao Yue.


"Hmmm serbuk ini berbahaya sekali bila sampai di pakaikan kepada sepasang alis Xiao Yue karena serbuk ini berasal bahan kimia yang ilegal sekali dan tak layak untuk umum sekalipun."Kata Tang Yue Lei yang menggunakan kipas lipat nya untuk kerahkan ilmu sinkang matahari sakti membakar hancur kelabang -kelabang kiriman itu.


Wush,brush,blaar!!


"Yang Mulia..Ada apakah yang telah terjadi pada Xiao Yue dan Ah Lin di sini?" Tanya para sepupu Tang Yue Lei yang datang bersama dengan Wen Li Sa,Tang Si Kong dan Xin Yue ke kamar Xiao Yue yang berserakan jasad semua pengawal,kasim dan dayang istana khusus Xiao Yue serta jendrla yang jebol.


"Ada penyerangan dari musuh gelap terhadap Xiao Yue dan Ah Lin yang berhasil aku musnahkan tepat waktu ,namun aku belum dapat menemukan dalang utama di balik orang -orang itu."Jawab Tang Yue Lei geram.


"Siap Ibu Suri Wen Kami laksanakan."Jawab para pasukan khusus dalam Istana Kekaisaran Tang Agung serentak.


"Musuh kita bukan seorang manusia biasa yang dapat di temukan semudah itu."Kata Nan Yi Lin di samping Xiao Yue dengan suara sangat halus dan pelan sekali.


"Eh kenapa kau katakan musuh kalian bukanlah seorang manusia biasa?" Tanya Tang Ti Lei yang tak sengaja mendengar ucapan halus dan pelan Nan Yi Lin.


"Karena orang ini adalah orang licik yang suka sekali melakukan permainan yang sangat licin bila menginginkan sesuatu yang di inginkannya yakni menyingkirkan saingan cinta nya."Jawab Cheng Cheng yang ternyata hadir di antara rombongan dari keluarga besar Tang Yue Lei.


Nan Yi Lin yang pertama kali bertemu dengan Cheng Cheng itu melihat bentuk asli Selir manis di dunia manusia kakaknya itu adalah Siluman yang sudah berada di tahap seorang Dewi tingkat tiga di langit lapisan lima.

__ADS_1


"Kau ini Ratu Siluman Merak Emas yang berpura -pura sebagai manusia cantik biasa nan anggun dan aku bisa melihat bahwa semua hal yang telah terjadi di hari ini di Istana Permaisuri Xiao Yue ini adalah perbuatan mu."Kata Nan Yi Lin yang kini gunakan bahasa siluman yang mengejutkan hati Cheng Cheng dan juga Tang Yue Lei.


"Selir Wan kenapa kau menatap ku setajam silet ?


Apakah kamu menuduhku sebagai dalang utama di peristiwa malam hari ini terhadap mu dan juga terhadap Permaisuri Xiao Yue ?"Kilah Cheng Cheng dengan nada seakan dirinya sebagai orang yang di sakiti bukan yang menyakiti.


"Selir Wan anda jangan berpikir seakan Selir Cheng seperti pemikiran mu yang mungkin saat ini dalam keadaan trauma akibat penyerangan gelap terhadap dirimu dan Permaisuri Xiao Yue kita."


Kata Putri Tang Zhen Zhen sepupu lain dari Tang Yue Lei yang sangat akrab dengan Cheng Cheng.


"Aku tidak berpikir dia sebagai dalang utama dari peristiwa penyerangan terhadap aku dan Xiao Yue jie jie tapi aku yakin dia lah musuh licik ini karena aku punya bukti kuat sebagai keterangan ku yang merupakan kebenaran tuduhan ku kepadanya."


Kata Nan Yi Lin memberikan boneka buruk rupa kepada Wen Li Sa dengan tulisan 'Mati untuk Si Tua Wen Li Sa 'Milik Cheng Cheng yang telah di ambil oleh boneka mainan Nan Yi Lin dari kamar Cheng Cheng secara diam -diam dengan bantuan Dewa penjaga pintu kamar tidur Xiao Yue sendiri.


Wen Li Sa kaget sekali mendapatkan bukti kuat itu maka dia menyambar leher Cheng Cheng dengan satu kali cekikan kuat telah mematahkan batang leher Cheng Cheng hingga tewas dalam bentuk manusianya.


Krekk!!


Muncullah Cheng Cheng dalam bentuk aslinya di hadapan Tang Yue Lei dan Nan Yi Lin serta Dewa Penjaga pintu kamar Xiao Yue dan juga boneka Dewa Nacha milik Nan Yi Lin.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2