
Sejumlah barisan para prajurit keamanan dan keselamtan Kekaisaran Tang Agung telah berbaris dan berkumpul rapi di lapanngan luas depan pintu gerbang keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung dengan sikap gagah perkasa.
Selain para prajurit tersebut juga ada sejumlah kereta mewah yang berbaris rapi di kendalikan oleh para kusir kuda pilihan termasuk kuda -kuda pun pilihan semuanya.
Mereka akan mengawal rombongan Kaisar Tang Agung yang akan melakukan perjalanan menuju ke laut timur untuk pesta perburuan air mata duyung sesuai janji dan keinginan Sang Kaisar pada semua sepupunya.
"Kereta kuda yang manakah tempat aku berada untuk perjalanan ku ke laut timur?" Tanya Nan Yi Lin melihat -lihat banyaknya kereta kuda berbaris rapi di halaman luas itu.
"Lapor Tuan Putri akan menempati kereta kuda nomor 2 bersama dengan Permaisuri Agung Xiao Yue."Jawab Kasim Liu begitu melihat kehadiran Nan Yi Lin bersama rombongan dayang,kasim dan pengawal khusus untuk putri kecil Kaisar Tang Agung.
"Tidak ,Lin Er dan Yue Yue akan menempati kereta kuda yang sama dengan ku yaitu kereta nomor 3 karena aku tidak mau berpisah dengan Xiao Yue dan Lin Er."Kata Tang Yue Lei yang sudah datang bersama dengan Xiao Yue di samping kereta kuda nomor 3.
"Baiklah ,silakan Paduka Kaisar naik dan masuk ke kereta kuda nomor 3 bersama dengan Permaisuri Agung Xiao Yue dan Putri Lin Er."Kata Kasim Liu yang segera membantu Nan Lin Erl naik ke atas kereta kuda.
Tang Yue Lei membantu Xiao Yue naik ke kereta kuda bersama dengannya.Lalu di dalam kereta kuda mereka bertiga duduk dengan manis dan ceria.
"Paduka ,tolong izinkan hamba ikut bersama anda ke laut timur."Kata Cheng Cheng yang berdiri di luar kereta kuda Tang Yue Lei.
"Tidak bisa kau harus tinggal di Istana untuk jaga urusan harem untuk sementara waktu sama Xiao Yue kembali bersama ku."Kata Tang Yue Lei tegas dan menutup pintu kereta dengan angkuh.
Cheng Cheng cemberut dan menendang -nendang udara karena kesal ,marah dan iri hati kepada Xiao Yue yang selalu menjadi nomor satu di hati Tang Yue Lei.
"Paduka Selir sebaiknya anda tenangkan hati dan pikiran anda untuk saat ini dan tunggu saja saat tiba anda bisa meraih hati Kaisar kita dan anda bisa menyingkirkan Permaisuri Agung Xiao Yue dari kehidupan beliau selamanya."Kata Ren Yang Chan pada Cheng Cheng di jalanan menuju ke arah Istana harem.
"Yang Chan apakah kau punya rencana matang untuk membantu aku mendapatkan Kaisar Tang Yue Lei?" Tanya Cheng Cheng selidik menatap Ren Yang Chan dengan rasa adanya orang yang sama pendapatnya dengannya.
"Ada ,anda tunggu saja kabar baik dari hamba saat hamba pulang menemani Kaisar dari pulau laut timur."Jawab Ren Yang Chan tersenyum.
"Baiklah ,jika kau berhasil memberikan hasil yang baik dan menggembirakan untuk aku..Aku janji akan mengangkat mu sebagai Selir Agung ku di bawah posisi ku yang akan menjadi Permaisuri Agung Xiao Yue." Kata Cheng Cheng tersenyum penuh persahabatan kepada Ren Yang Chan.
"Terimakasih atas kemurahan hati Paduka Selir kepada hamba."Jawab Ren Yang Chan memberi hormat kepada Cheng Cheng sebelum mengikuti para pengawal pilihan Kaisar Tang Agung menuju ke barisan kuda mereka yang berada di belakang kereta -kereta kuda mewah rombongan Kaisar Tang Agung.
Tak lama kemudian rombongan Kaisar Tang Agung bergerak menuju keluar dari pintu gerbang Istana Kekaisaran Tang Agung melalui pintu timur dengan beriring -iringan teratur.
Di tengah perjalanan di dalam kereta kuda mewah nomor tiga.Tang Yue Lei bergembira sekali dengar suara nyanyian Xiao Yue dan Nan Yi Lin sesuai dengan irama roda kereta dan suara sepatu kuda -kuda mereka yang berada di depan.
"Mmm..Aroma asin sudah mulai dekat .."Seru Nan Yi Lin menjulurkan kepala di jendela kereta kuda dan melihat sebuah kapal besar dengan lambang Kekaisaran Tang Agung berlabuh di pelabuhan laut timur dengan gagah.
"Wahhh besar sekali kapal laut Kekaisaran Tang Agung..Wahh.." Seru Xiao Yue terbelalak kagum melihat keindahan dan kemegahan kapal laut di pelabuhan.
"Iya ,ya kalian berdua akan bersukacita berlibur dan bermain di kapal Kekaisaran Tang Agung kita."
Kata Tang Yue Lei tertawa bahagia melihat Xiao Yue bahagia dan Nan Yi Lin juga bahagia.
__ADS_1
Mereka turun dari kereta kuda dan berjalan naik ke kapal laut megah nan mewah itu lalu mereka bisa melihat lautan begitu tenang dan damai sesuai dengan senyuman merekah mereka.
Kapal laut mulai berlayar ke arah tengah lautan dan menuju ke pulau yang di maksud Tang Yue Lei adalah pulau kecil yang penuh dengan tumbuh karang dan ikan -ikan hias terlihat jelas.
"Ayo apakah kalian berdua ingin menyelam untuk ikan -ikan hias di dasar laut timur di pulau kecil milik kita itu ?" Tanya Tang Yue Lei riang.
"Aku tak bisa berenang." Jawab Xiao Yue melihat para sepupu Tang Yue Lei sudah terjun ke dasar laut untuk menyelam dan memburu air mata ikan duyung yang mulai mereka cari -cari di dasar laut timur.
"Aku akan mengajari berenang dan menemani mu menyelam dengan aman di dasar laut timur."Kata Tang Yue Lei meraih pinggang kecil Xiao Yue.
"Aku takut." Kata Xiao Yue merangkul Tang Yue Lei saat Tang Yue Lei mengajaknya turun ke dasar laut usai Tang Yue Lei memberinya perlengkapan menyelam.
Nan Yi Lin mengerutkan kening saat melihat hawa hitam di dasar laut timur dari atas kapal laut.Nan Yi Lin belum ikut turun karena ia di larang ikut tanpa pengawas orang dewasa kata Tang Yue Lei.
"Aku tidak kan tenggelam dan tersesat di dasar laut timur,Koko.Aku ini Dew.."
"Kau anak kecil usia 6 tahun ,putriku." Kata Tang Yue Lei mengingatkannya saat ini Nan Yi Lin anak kecil manusia enam tahun bukan Dewi Kecil usia 10.0011 tahun.
"Uuhh ,ya ya ya aku ingat."Jawab Nan Yi Lin yang akhirnya hanya duduk di pinggir kapal laut sambil melihat Tang Yue Lei mengajari Xiao Yue belajar berenang.
"Luruskan tangan mu dan gerakkan kaki mu ,ikuti petunjuk ku ,kamu pasti bisa berenang,sayang ku."
Kata Tang Yue Lei sabar menunjukkan cara untuk berenang yang benar kepada Xiao Yue.
berselang beberapa lama di dasar laut timur ,Tang Yue Lei melihat seekor ikan duyung yang duduk di batu karang dasar laut timur.Ia menunjukkan ikan duyung itu kepada Xiao Yue.
"Wah cantiknya ikan duyung itu."Kata Xiao Yue.Ia kagum sekali dengan kecantikan putri duyung di batu karang.
Ikan duyung itu menatap Xiao Yue dengan lembut dan mengerti maksud kedatangan Xiao Yue dan Tang Yue Lei kepadanya.Ikan duyung meneteskan air matanya yang merupakan butiran mutiara laut nan indah yang di tampung di tangan Tang Yue Lei yang memberikan butiran mutiara laut indah itu kepada Xiao Yue.
"Terimakasih atas kebaikan mu ,Putri Duyung yang cantik."Kata Xiao Yue senang sekali.
Namun sesudah Xiao Yue menerima mutiara laut itu telah datang gelombang ombak hitam yang amat dahsyat ke arah Xiao Yue sampai Tang Yue Lei terkejut.
Brush!!
"Aghh..!!"
"Xiao Yue..!!"
Teriak Tang Yue Lei berenang untuk masuk ke dalam ombak hitam yang menggulung Xiao Yue dan ia berusaha keras untuk meraih Xiao Yue dan mengeluarkan Xiao Yue dari dalam ombak hitam.
"Yue Yue kemarilah..Dan mendekatlah kepada ku suamimu..!!"
__ADS_1
Tang Yue Lei menarik sebuah tangan dari ombak hitam yang semakin menggulung besar dan naik ke permukaan dan nyaris menghantam hancur kapal laut Kekaisaran Tang Agung.
Jika tidak ada Nan Yi Lin yang mengambil satu bendera Kekaisaran Tang Agung dan di gerakkan ke arah samping dengan kekuatan ilmu mukjizat mengubah arah angin dan ombak laut.
Wush!!
Brushh!!!
Brukk!!
Ombak hitam berhenti dan laut pun tenang serta damai kembali.
Tang Yue Lei mengira ia telah menyelamatkan Xiao Yue dari gulungan ombak hitam namun nyata dan faktanya adalah ia menolong seorang gadis yang tak berbusana di hadapannya.
"Kau siapa??"
"Aku putri duyung Hao Mei yang kau selamatkan dari gulungan ombak hitam tadi." Jawab Hao Mei nama putri duyung itu.
"Paduka .."
Kasim Liu memberikan pakaian untuk Hao Mei sebelum para sepupu pria dan para pengawal dari Kekaisaran Tang Agung melihat Tang Yue Lei dan gadis asing tak busana saling berpelukan di atas kapal.
"Dia bukan siapa -siapa aku.."
"Tapi kehormatan Nona itu telah anda langgar dan anda harus memberinya gelar Selir untuk nama baik anda terjaga,Paduka."Kata Kasim Liu yang mengingatkan akan norma kaum pria dan kaum wanita di zaman Kekaisaran Tang Agung.
"Kau uruslah dia.Aku mencari istriku yang hilang di dasar laut." Kata Tang Yue Lei menyerahkan Hao Mei kepada Kasim Liu.
Ia melihat Nan Yi Lin melompat ke dasar laut di ujung kapal.Ia pun mengikuti Nan Yi Lin menyelam kembali ke dasar laut timur untuk menemukan Xiao Yue.
"Yi Lin apakah kau tahu di mana Xiao Yue berada di dasar laut timur?" Tanya Tang Yue Lei yang ikuti Nan Yi Lin menyelusuri dasar laut timur.
"Di sana ,Xiao Yue berada."Jawab Nan Yi Lin yang tampak berubah menjadi gadis remaja cantik dan manis sekali di dasar laut timur.
"Agh??? Kenapa kau bisa berubah menjadi gadis remaja lagi?" Tanya Tang Yue Lei bingung dengan perubahan tiba-tiba adiknya.
"Aku ini setengah Dewi ,setengah manusia dan setengah Iblis,Koko."Jawab Nan Yi Lin suaranya amat menyeramkan sekali sampai ikan -ikan dan semua hewan laut menghindari adiknya itu karna takut melihat sepasang mata merah darah Nan Yi Lin.
"Ahhh??Kalau begitu cepatlah kau kembali ke kapal kita agar kau berubah menjadi adik kecil 6 tahun yang manis."Kata Tang Yue Lei tak ingin bilang kalau adiknya amat menyeramkan pada saat ini.
"Kau tak mau menerima ku sebagai adik mu lagi hanya karena aku tak lagi adik Dewi kecil mu atau putri kecil mu yang manis?" Tanya Nan Yi Lin yang menangis keluarkan air mata darah bukan air mata bening.
"Aku terima kamu apa pun bentuk mu sekarang ini adikku ,bagi ku .Kau tetap Nan Yi Lin adik kecil ku yang manis." Jawab Tang Yue Lei menghapus air mata darah pada kedua mata adiknya dengan jari -jari tangannya.
__ADS_1
Ia dari belakang Nan Yi Lin melihat seorang gadis duduk bagai putri duyung dalam bentuk samar -samar ....