
Pada suatu malam hari sesudah Tang Yue Lei usai bekerja di Balairung Utama Istana Kekaisaran Tang Agung.Ia memiliki niat untuk beristirahat di kamar pribadinya sendiri tetapi dia merasa heran menghirup udara yang tak di kenalnya berada di dalam kamarnya.
Begitu pintu terbuka ia melihat seorang gadis ada di tepi tempat tidurnya dengan pakaian minim dan memperlihatkan lekuk tubuh yang membangkitkan gairah setiap pria manapun jua bila menemukan setangkai bunga mawar impian yang begitu luar biasa cantik dan harumnya telah terpajang rapi di tepi tempat tidurnya.
"Kau siapakah ,kenapa kau bisa ada di kamar tidur pribadi ku?"Tanya Tang Yue Lei yang mengetahui gadis itu adalah seorang manusia biasa yang tak memiliki aura kekuatan Dewi seperti Xiao Yue atau seseorang yang memiliki aura kekuatan Siluman seperti Wan Ah Lin.
"Hormat hamba adalah Kim Na Ra,Yang Mulia,dan hamba mendapatkan tugas dari Ibu Suri Agung Wen Li Sa untuk menemani Paduka malam ini di kamar Anda ,Yang Mulia."Jawab Kim Na Ra yang segera sujud hormat kepada Tang Yue Lei.
"Oh..Apakah kau salah satu daftar gadis yang di pilihkan oleh Nenek Buyutku untuk menjadi Selir ku?"Tanya Tang Yue Lei yang mengulurkan tangan untuk membantu gadis itu berdiri dan berhadapan dengannya.
"Lapor Paduka,ya Anda benar Sekali."Jawab Kim Na Ra anggun.
"Emm..Aku tidak bisa mengabaikan kebaikan hati Nenek Buyut ku untuk ku,dan aku juga memiliki satu misi untuk menyatukan Kekaisaran Silla dan Kekaisaran Tang Agung dengan ikatan pernikahan kita berdua ,selain itu juga aku harus melepaskan Wan Ah Lin untuk gadis itu mendapatkan kembali kebebasannya untuk memiliki kebahagiaan lain di kehidupannya sendiri."Kata Tang Yue Lei yang kini menggendong lembut Kim Na Ra untuk berbaring di atas tempat tidurnya.
Sinar mata Tang Yue Lei membius Kim Na Ra di tempat tidur ,lalu gadis ini tak sadarkan kembali sampai pagi harinya.Kim Na Ra terbangun dari tidurnya dalam keadaan tubuh terbuka dan ada noda darah di bawah sprei putih tempat tidur dari Sang Kaisar Tang Agung.
"Yang Mulia.."
"Kasim Tu..Tolong kau atur Istana yang layak dan tepat untuk Selir Agung Kim Na Ra mulai hari ini."
Perintah Tang Yue Lei kepada Kasim nya.
"Siap ,Paduka hamba laksanakan."Jawab Kasim Tu segera memerintahkan para dayang Istana di kamar itu untuk membantu Kim Na Ra merapikan diri lalu pindah ke Istana yang akan di siapkan oleh pihak urusan harem Kaisar Tang Agung.
__ADS_1
Tang Yue Lei tersenyum sendiri menatap lukisan di dinding yang tersenyum puas dengan adegan di malam hari itu.Tang Yue Lei dengan gemas dan lincah melempari orang di lukisan itu dengan air cuci mukanya.
"Aduuhh..Yue Lei ,kau sungguh kasar sekali usai bersenang -senang dengan bunga baru di petik di taman surga duniawi mu."Kata Bai Bai kabur dari lukisan bunga seroja ke lukisan harimau gunung di tengah padang rumput yang berada di ujung kiri di dekat pintu ruang pakaian kerja Tang Yue Lei.
"Uhh..Semua adalah ulah mu bukan ulahku ,Bai Bai kau jangan membalikkan fakta dengan omongan palsu mu itu..!"Bantah Tang Yue Lei mengunyah sarapan pagi nya yang sudah di siapkan oleh para dayang Istana nya untuk nya di kamar itu juga.
"Tapi ,bukankah kau sungguh mahir dalam ilmu manipulasi kenyataan hidup dengan khayalan di mimpi orang yang kau bius itu?"Tanya Xiao Yue di balik tirai atau kelambu tempat tidurnya.
"Emmm..Ya..Aku harus melakukannya karena aku tak sanggup mengkhianati mu,sayangku..Cintaku dan kekasih hati ku..!"Jawab Tang Yue Lei dengan nada manis memeluk Xiao Yue.
"Eits..Kau ini hati -hati jangan sampai niat mu bisa melukai anak kita di perutku ini."Kata Xiao Yue di pelukannya.
"Ya,aku tahu,kau tenang sajalah karena bayi kedua kita akan selalu tertawa bahagia di perut mu itu karena aku Ayahanda nya sangat perhatian sekali kepada Ibunda nya dan dirinya."Kata Tang Yue Lei merengkuh wajah Xiao Yue dan mencium Xiao Yue dengan mesra sekali.
"Adududuhh...Ibunda sakitt..!"Pekik Tang Yue Lei.
Di taman yang begitu indah sekali dengan aneka macam tanaman bunga -bunga yang bermekaran di musim panas yang sangat panas namun dapat di sejukkan oleh angin sepoi -sepoi dari tatapan mata cinta Tang Yu Xin terhadap Wan Ah Lin di buku lukisannya.
"Ah kau cantik sekali ,Ah Lin..Tapi ,amat di sayang karena kau tidak bisa ku miliki secara nyata di dalam hidupku..Ah ,aku hanya bisa memiliki kamu di lukisan di buku lukisan ku ini."Kata Tang Yu Xin berkali -kali menghembuskan napas begitu berat.
"Hmm.."
Suara gumaman halus dari belakang Tang Yu Xin telah mengejutkan pemuda itu yang segera untuk berbalikan tubuhnya dan menemukan Wan Ah Lin di hadapannya dengan balutan pakaian mewah warna merah muda sehingga gadis ini semakin cantik jelita saja di dalam pandangan sepasang mata Tang Yu Xin.
__ADS_1
"Selir Agung Wan ,apakah kau telah dengar semua curahan hati ku yang ku ungkapan seorang diri di taman bunga angsa putih ini ?"Tanya Tang Yu Xin dengan nada gugup karena takut di nilai tidak ada rasa kesopanan terhadap Selir Agung Kaisar Tang Agung itu.
"Tang Yu Xin ,Apakah kau seorang pengecut yang tak berani menyatakan perasaan cinta mu kepada diriku secara jantan ?"Tanya balik Wan Ah Lin.
"Egh.."
"Jawablah dengan jantan pertanyaan ku barusan kepadam,Tang Yu Xin..!" Kata Wan Ah Lin dengan nada mendesak sekali dan penuh harapan kepada Tang Yu Xin.
"Iya.."
Plakk!!
Wan Ah Lin menampar pipi Tang Yu Xin setelah ia mendapatkan jawaban yang menyakitkan hatinya dari Tang Yu Xin.
"Kau layak di pukul olehku karena kau sungguh -sungguh seorang pengecut hina..!"Teriak Wan Ah Lin yang berniat untuk berbalikkan badan dan ia bisa pergi dari taman bunga angsa putih telah di cegah oleh Tang Yu Xin yang menahan lengannya dan membelenggunya di pelukan kuat pria itu dan ia merasakan gelora yang membara di saat Tang Yu Xin menciumnya sampai ia merasakan dirinya juga haus akan cinta yang di inginkannya dari pria di hadapannya.
"Aku mencintaimu ,Wan Ah Lin."Kata Tang Yu Xin usai mencium Wan Ah Lin.
"Apakah kau belum merasa yakin kalau aku bisa menjadi pria jantan untuk mencintaimu?"Tanya Tang Yu Xin lagi dengan tatapan mata yang telah mengunci jiwa Wan Ah Lin di detik itu juga.
"Belum..Sampai kau dapat membebaskan ku dari belenggu harem Kaisar Tang Agung agar aku bisa menjadi milik mu seutuhnya."Jawab Wan Ah Lin yang membalas ciuman Tang Yu Xin dengan lebih lembut lagi.
"Hmmm..Baiklah,aku akan pergi menemui Kaisar Tang Agung untuk memberikan mu kepadaku usai aku berada di sini untuk mu."Kata Tang Yu Xin kini merasakan kepercayaan dirinya dan keberanian dirinya dalam memperjuangkan cintanya kepada Wan Ah Lin.
__ADS_1
Bersambung..!!