Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Menyelidiki. .


__ADS_3

Nan Yi Lin memberikan pengarahan untuk membantu Xiao Yue menciptakan ilmu mukjizat Gunung Huang dan Gunung Long serta ilmu mukjizat telapak sakti bunga teratai emas sakti melalui menyerap energi kinetik dan kehidupan wilayah timur laut.


"Soso. .Tenangkan pikiran dan hati mu untuk fokus terhadap energi yang berada di sekitar mu untuk membangkitkan energi manusia mu yang tercipta oleh Tuhan Yang Maha Esa. "Kata Nan Yi Lin menunjukkan cara melatih kemampuan diri kepada Xiao Yue.


Xiao Yue mematuhi pengarahan yang di arahkan oleh Nan Yi Lin untuknya dan ia memang seorang yang cerdas dan tangkas sehingga hanya dalam waktu singkat saja .Xiao Yue sudah memahami pelatihan yang di tunjukkan oleh Nan Yi Lin adik iparnya yang sangat pintar.


Istana Kekaisaran Tang Agung.


Tang Yue Lei termenung di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung memikirkan Xiao Yue dan Nan Yi Lin yang terpisah dengannya oleh keadaan yang menjadi penghalang untuk mereka bersama - sama di kehidupan kali ini. Tang Yue Lei duduk di kursi di ruang kerjanya.


" Yue Lei ,kau jangan sedih sekali karena kau masih begitu muda dan kau masih ada Cheng Cheng selir mu ."Hibur Wen Li Sa kepada Tang Yue Lei.


" Nenek buyut, aku tidak bisa melupakan Xiao Yue istriku yang sudah hilang di laut timur. " Kata Tang Yue Lei berkali-kali menghela napas menahan rasa sedih di hatinya.


" Ya, Nenek buyut juga mengerti perasaan mu saat ini tetapi kamu harus ingat bahwa kamu itu Kaisar Tang Agung yang bertanggung jawab untuk kemakmuran dan kemajuan Kekaisaran Tang Agung kita. " Kata Ibu Suri Agung Wen Li Sa yang mengunjungi kamar kerja Tang Yue Lei.


" Iya ,Nenek buyut aku mengerti, terimakasih atas nasihat mu untuk ku. "Jawab Tang Yue Lei di hari itu ketika dia baru saja pulang dari liburan pemburuan air mata duyung.


Tiba-tiba muncul ingatan tentang air mata duyung yang di taruh di genggaman tangan Xiao Yue di benak Tang Yue Lei yang segera menghilang untuk mencari air mata duyung di sekitar pantai laut timur.


" Di manakah airmata duyung itu terjatuh ?" Tanya Tang Yue Lei mencari -cari di sekitar laut timur.


Namun Tang Yue Lei tidak bisa menemukan airmata duyung yang sudah susah payah di cari olehnya dan Xiao Yue serta para sepupunya.

__ADS_1


" Apakah terjatuh ke dasar laut timur kembali ?" Tanya Tang Yue Lei kepada laut timur.


Seekor naga muncul di hadapan Tang Yue Lei sampai Tang Yue Lei melompat mundur dari pantai laut timur dengan terjatuh di pasir pantai.


" Hei kau ??Bukankah kau adalah Raja Dewa Naga Laut Timur ?" Tanya Tang Yue Lei dengan nada berusaha untuk tenang.


" Iya, Pangeran Muda Nan Si Lei. "Jawab Raja Dewa Naga Laut Timur dengan bahasa naga kepada Tang Yue Lei.


" Aku sedang mencari air mata ikan duyung yang hilang dengan Xiao Yue istriku dalam waktu bersamaan. Apakah kau tahu di mana air mata duyung itu berada ?Ohya, apakah kamu juga tahu di mana tubuh asli dan roh asli Xiao Yue ?" Tanya Tang Yue Lei berdoa untuk mendapatkan pencerahan dan informasi mengenai Xiao Yue dan air mata duyung dari Raja Dewa Naga Laut Timur sang penguasa laut timur.


" Iya, hamba tahu air mata duyung telah di ambil oleh salah satu dari sepupu anda tapi hamba tidak tahu siapa sepupu anda itu, dan mengenai tubuh dan roh asli Putri Xiao Yue telah di kembalikan kepada Putri Xiao Yue sendiri oleh Paduka Kaisar Langit Nan Lian Hua. "Jawab Raja Dewa Naga Laut Timur dengan jujur kepada Tang Yue Lei .


Wajah muram dan sedih telah berubah menjadi wajah cerah dan senang kembali mendengar informasi terbaru tentang istrinya yang di selamatkan oleh ayahnya.


" Lalu apakah kau tahu di mana dan kemana Xiao Yue pergi ?" Tanya Tang Yue Lei bersemangat untuk mencari tahu keberadaan istrinya.


" Kemana mereka berdua pergi mencari lonceng alam semesta dan logam emas berbentuk sisik naga dan kuda terbang ?" Tanya Tang Yue Lei mengerutkan dahi memikirkan bagaimana ayahnya bisa memberikan tugas seperti itu kepada Xiao Yue dan Nan Yi Lin.


" Entahlah, hamba tidak tahu yang lainnya, maaf Paduka hamba harus segera kembali ke dasar laut timur untuk bertugas kembali, "Kata Raja Dewa Naga Laut Timur pamit kepada Tang Yue Lei.


Blashh !!


Jebyurr !!!

__ADS_1


Kembali Tang Yue Lei seorang diri di tepi pantai laut timur dengan duduk di pasir pantai memandang lautan di tengah malam hari. Angin laut menerpa rambut dan kulit manusianya yang menyadarkan dirinya untuk mencari tahu siapa di antara para sepupunya yang mengambil air mata duyung di dasar laut timur sesudah terjatuh dari genggaman tangan Xiao Yue yang di serang oleh ombak hitam.


" Aku harus selidiki semua sepupu ku yang ikut serta dalam acara perburuan air mata duyung di dasar laut timur. "Kata Tang Yue Lei kembali menghilang dan ia tiba di dalam kamarnya sendiri.


Tang Yue Lei melihat boneka Nan Yi Lin di tempat tidurnya. Tang Yue Lei cepat mengambil boneka ini untuk mendapatkan petunjuk mengenai airmata duyung yang di ambil oleh salah satu dari sepupunya.


" Boneka bisakah kau tunjukkan kepada ku siapa di antara sepupu ku yang sudah mengambil dan menyimpan airmata duyung dari Xiao Yue ?" Tanya Tang Yue Lei kepada boneka milik Nan Yi Lin.


Tapi boneka tidak bergerak seperti yang pernah terjadi saat Nan Yi Lin bertanya tentang kasus dayang palsu Wen Li Sa.


" Kenapa kau tidak memberikan petunjuk kepada ku ??" Tanya Tang Yue Lei yang akhirnya mengguncang boneka dengan resah dan gelisah.


Lalu boneka menghilang dari pandangan sepasang mata dan genggaman tangan Tang Yue Lei yang segera mengikuti langkah boneka pergi ke arah Istana pribadi milik Pangeran Muda Tang Ming Khu sepupunya. Tang Yue Lei pun menggunakan ilmu mukjizat jubah pelindung untuk menyelinap masuk ke dalam Istana milik sepupunya itu.


Tapi Tang Yue Lei tidak bisa masuk ke dalam Istana Pangeran Muda Tang Ming Khu karena ada dua patung singa yang menjaga pintu gerbang masuk ke dalam Istana Pangeran Muda Tang Ming Khu.


" Kau mau apa datang ke Istana tuan ku ?" Tanya patung singa yang bergerak ke depan Tang Yue Lei dengan suara bagaikan singa marah.


" Kau sendiri siapa dan kenapa kau bisa berada di dalam patung singa batu yang seharusnya adalah patung singa biasa ?" Tanya Tang Yue Lei dengan suara asli Nan Si Lei yang terdengar lembut bagaikan air yang jernih dan tenang.


" Aku dan teman ku adalah arwah -arwah hewan yang di bunuh oleh Tuan Besar kami yang menggunakan ilmu hitam untuk memperoleh kesaktian yang setara dengan anda di suatu saat nanti. "Jawab salah satu dari patung singa batu yang mulai bergerak dengan kekuatan hitam ke arah Tang Yue Lei .


Krekkk, Krekkk, Krekkk !!

__ADS_1


Patung -patung singa batu mengitari Tang Yue Lei dengan gerakan sangat cepat sekali bagai bayangan hitam yang jumlahnya sangat banyak sekali sampai Tang Yue Lei menjadi melihat ribuan patung singa yang bersiap untuk menerjang nya dengan dahsyat.


Werrrrrrr, wer, wer! !


__ADS_2