Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Asupan Gizi Untuk Wan Ah Lin.


__ADS_3

Siluman kadal melancarkan serangan ke arah Tang Yue Lei ,Xiao Yue dan Bai Bai dengan air liur melalui lidah memanjang sampai melingkarkan ketiganya.


"Ih..Makhluk menjijikan..!"


Bai Bai memunculkan senjata tajammya berup.la trisula yang sangat membahayakan sekali dan ia menghunuskan lidah Siluman Kadal dengan satu kali tusukan trisula nya.


Cus..Brushh...!!!


"Makhluk tak tahu diri..Musnahlah kau..!!"


Tang Yue Lei memunculkan pedang pembasmi siluman yang ia hempaskan secara hebat sekali sehingga Siluman Kadal itu tertebas habis oleh pedang pembasmi Siluman milik Tang Yue Lei.


Wushh..Crakkk..Blaarr....!!


Bai Bai menaburkan serbuk kristal pembersih abu siluman untuk mensterilkan seluruh kamar tidur Xiao Yue.


Werrr..!!


"Siluman sudah di selesaikan ,sekarang kamu sudah boleh kembali ke tempat mu sebagai salah satu pengawal pribadi ku."Kata Tang Yue Lei nada serius kepada Bai Bai.


Bai Bai mengangguk patuh lalu berjalan mundur ke arah pintu untuk keluar dari kamar tidur Xiao Yue.


Bai Bai menikmati waktu santainya di genteng di salah kamar tidur di Istana Kekaisaran Tang Agung.Bai Bai cepat sekali tertidur pulas karena udara malam yang sejuk .


"Yue Yue isteriku sayang marilah kita juga perlu istirahat untuk menjaga kesehatan kita dan juga bayi di rahimmu ,sayang."Kata Tang Yue Lei yang memapah Xiao Yue untuk pergi menuju ke ruang tempat tidur mereka.


Di Istana pribadinya sendiri,Wan Ah Lin sedang memikirkan sesuatu hal yang mengganggu jalan hati dan pikirannya belakangan ini.Ia berusaha keras untuk mengingat semua hal di kehidupan masa lampaunya.


"Aku tidak mengerti kenapa hati ku gelisah dan menolak pikiran yang membayangkan masa kini aku yang berbeda dengan mata hatiku di kala aku tidur atau aku tak sengaja melihat kemiripan yang sangat aneh antara Kakak Tang Yue Lei dengan Kakak Rajawali."Kata Wan Ah Lin memilin jemari dengan gelisah memandang rembulan tertutup awan putih di langit yang gelap gulita.


Tuk..!!


Sebuah kertas origami berbentuk angsa telah mengetuk belakang kepala Wan Ah Lin.

__ADS_1


"Eh siapa yang sembarangan saja melempari aku dengan kertas origami angsa ini?"Pikir Wan Ah Lin menengok ke belakang dan menemukan Tang Yu Xin di bawah taman bunga istana nya.


"Paduka..Ku harap kamu menyukai hadiah ku untukmu."Kata Tang Yu Xin berjalan menuju ke bangku batu untuk memainkan kecapi yang di taruh di atas meja batu.


"Hadiah mu sangat menjemukan."Kata Wan Ah Lin mencemooh Tang Yu Xin namun di sororan mata indahnya itu terlihat jelas kalau Wan Ah Lin sangat terkesan dengan hadiah -hadiah hiburan Tang Yu Xin berikan kepadanya.


Denting di senar kecapi telah mengalunkan melodi yang sangat mengandung makna yang tersirat di hati Tang Yu Xin untuk Wan Ah Lin yang merasa dirinya di puja oleh Tang Yu Xin.


'Sekuntum bunga tulip kuning di sinari cahaya dari langit malam musim panas yang sejuk.Hati aku dapat ku salurkan melalui alunan melodi jemariku di atas senar kecapi.Ku harap Sang Dewi pujaan hatiku dapat mengetahui isi hatiku kepadanya'.


Suara nyanyian Tang Yu Xin begitu menggugah hati Wan Ah Lin yang kosong dan hampa karena kekosongan jiwanya tanpa kehadiran seseorang yang sangat berarti bagi dirinya.


"Hmm ,Tang Yu Xin telah jatuh cinta kepada diriku dan ia berharap diriku dapat menerima cintanya untuk aku bisa menjadi miliknya seutuhnya untuk kebahagian ku sendiri."Kata Wan Ah Lin membuka kertas origami angsa untuk melihat seuntai kalung giok yang ada tulisan.


'Ah Lin'


Wan Ah Lin melayang turun dari balkon kamarnya untuk menemui Tang Yu Xin yang sudah berhenti bernyanyi dan memainkan alat musik kecapinya untuk menatap Wan Ah Lin dengan pertanyaan di sepasang matanya.


Pertanyaan yang tersirat dari sepasang matanya Tang Yu Xin kepada Wan Ah Lin.


"Ya..Aku nau menerima cintamu ,Tang Yu Xin."


Jawaban yang di ungkapkan dari sepasang mata indah Wan Ah Lin kepada Tang Yu Xin.


"Sungguh?"


"Ya."


Tang Yu Xin berdiri dan melangkah maju untuk ia bisa mendekati Wan Ah Lin yang mengulurkan kalung giok untuk di pakaikan di leher indah Wan Ah Lin.


Sesudah memakaikan kalung giok motif bunga tulip kuning dan angsa merah di leher indah Wan Ah Lin.


"Bolehkah aku mencium mu,Ah Lin?"Tanya Tang Yu Xin sopan kepada Wan Ah Lin.

__ADS_1


"Iya." Jawab Wan Ah Lin pedih kepada Tang Yu Xin yang merengkuh wajah Wan Ah Lin untuk pemuda ini dapat mencium bibir Wan Ah Lin yang lembut dan manis.


Wan Ah Lin mengerjapkan sepasang matanya di saat ia merasakan kelembutan dan kemanisan bibir Tang Yu Xin di bibirnya.Ia membuka kedua matanya dan menemukan sosok Tang Yue Lei di hadapannya.


"Ahhh...Koko Lei Lei..!"


Pekik Wan Ah Lin kaget menutup mulutnya pakai saputangannya.


"Ah Lin..Kau kenapa memandangku seperti kamu melihat hantu saja?"Tanya Tang Yue Lei dengan mengernyitkan alisnya heran kepada Wan Ah Lin.


"Koko Lei Lei ,apakah barusan kau yang telah mencium bibirku di taman bunga tulip kuning di bawah balkon kamar tidurku?"Tanya Wan Ah Lin dengan nada sedikit gemetar kepada Tang Yue Lei yang memandang Wan Ah Lin dengan lebih heran dan bingung lagi.


"Tidak..Aku baru saja datang ke taman bunga tulip kunig di bawah balkon kamar tidurmu.Aku hanya ingin tahu apakah kamu sudah makan atau belum hari ini."Jawab Tang Yue Lei memberikan sebutir buah persik dan se mangkuk telur puyuh goreng kepada Wan Ah Lin.


"Ouh ,berarti barusan aku hanya berkhayal semu saja."Kata Wan Ah Lin pelan sekali menerima buah persik dan se mangkuk telur puyuh goreng dari Tang Yue Lei.


"Ya,baiklah..Kau makan sampai habis,ya Ah Lin?


Karena makanan ini di sediakan soso mu khusus untukmu."Pesan Tang Yue Lei yang segera pergi dari Istana Bunga Tulip Kuning.


Wan Ah Lin menikmati makanan itu dengan air matw membasahi kedua pipinya dan hatinya pun semakin kacau balau karena ia sadar bahwa ia telah salah dalam mencintai kakaknya itu.


Sosok Tang Yu Xin tergantikan dengan sosok Tang Yue Lei lalu sosok Tang Yue Lei berubah jadi sosok pria berwajah penuh belatung dan sangat menyeramkan sekali usai keluar dari Istana milik Wan Ah Lin.


"Zu Ning..Kerja mu sungguh baik sekali..Ini hadiah untukmu."Kata seorang berpakaian indah di balik kegelapan tengah malam di Istana Kekaisaran Tang Agung kepada sosok seram itu.


"Terimakasih ku untuk mu ,Ratu Siluman Bunga Mawar Hitam."Jawab Zu Ning menerima botol keramik kecil warna hijau dengan senang sekali.


Mereka berdua melihat ke arah Wan Ah Lin yang makan buah persik busuk atau tempurung kepala manusia yang sudah belatung dan se mangkuk telur puyuh atau otak penuh darah manusia yang baru saja meninggal dunia karena di bunuh oleh hewan peliharaaan Ratu Siluman Bunga Mawar Hitam.


"Dia harus sering di beri asupan gizi untuk dia bisa memulihkan energi Iblis terkuat di dalam dirinya untuk membantu Raja Iblis Naga Rusa yang ingin dia melenyapkan Tang Yue Lei sebelum energi Dewa terkuat di dalam diri Tang Yue Lei bangkit kembali sepenuhnya dan membahayakan hari pertemuan menara pusaks para Iblis ,Siluman dan Arwah ,Zombie,Mutan,Monster dan sebagainya di pulau Iblis."Kata Ratu Siluman Bunga Mawar Hitam tersenyum puas melihat Wan Ah Lin telah menghabiskan makanan persembahannya untuk Wan Ah Lin.


Bersambung ..!!

__ADS_1


__ADS_2