Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Semilir Angin Malam.


__ADS_3

Xiao Yue menutup tirai pembatas ruang kamar dan tempat tidur.Ia juga menutup tirai tempat tidur dan berbaring menghadap ke arah lain karena ia masih kesal dengan Tang Yue Lei.


Namun baru saja Xiao Yue ingin membuka selimut dan ingin memasukkan kedua kakinya ke selimut.


Xiao Yue merasa ada sesuatu yang bergerak dari dalam selimut.


Saat Xiao Yue mengangkat selimutnya.Ia menjerit sangat kencang dan melompat turun dari tempat tidur dan menubruk Tang Yue Lei yang memeluk Xiao Yue dengan sangat cepat.


"Ada apa ?Kenapa kau berteriak ketakutan?" Tanya Tang Yue Lei menggendongnya dan menyingkap selimut.


Lalu Tang Yue Lei membuang selimut ke lantai dan menemukan kelabang hidup bergerak di atas lantai.


"Dari mana kelabang ini?"Tanya Tang Yue Lei yang segera memerintahkan para pengawal dan semua dayang di Istana Xiao Yue segera memeriksa dan membersihkan ranjang dan seluruh kamar Xiao Yue.


"Huahuhuhuhuhu..Aku takut sekali..Huhuhuhuhu."


Xiao Yue menangis di gendongan Tang Yue Lei yang menatapnya dengan lembut untuk istrinya tidak lagi takut karena kelabang sudah di bakar Nan Yi Lin gunakan api kembang api suci di luar kamar.


Brush!!


"Ada orang yang mengirimkan guna -guna kepada mu ,ibu."Kata Nan Yi Lin begitu semua orang telah hadir di Istana Xiao Yue.


"Guna -guna apa maksudmu ,Lin Erl?"Tanya Ibu Suri Xin Yue ibu kandung bumi Tang Yue Lei.


"Nenek ,aku sudah memeriksa kelabang itu datang dari orang jahat yang ingin membunuh ibuku dari jarak jauh dan tak terlihat oleh kita."Jawab Nan Yi Lin yang kini di percaya oleh semua orang yang tinggal di Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Kejamnya..!!Siapa sih yang ingin membunuh Xiao Yue?!" Ucap Tang Si Kong ayah kandung bumi Tang Yue Lei menggunakan bahasa isyarat tangan karena pria ini bisu dan tuli sejak lahir akibat pil penguat janin berlebihan dan kadarluasa yang di lakukan pihak musuh Tang Si Lei dahulu terhadap ibu kandung Tang Si Kong yang bernama Selir You You.


"Entahlah.Hal ini harus kita selidiki untuk Ibu aku bisa aman,Kakek."Jawab Nan Yi Lin meringkuk di pelukan Tang Si Kong yang menganggapnya cucu kandung Tang Si Kong yang lahir dari Tang Yue Lei dan Xiao Yue.


"Iya jelas harus aku selidiki hingga tuntas agar Xiao Yue nyaman berada di Istana Kekaisaran Tang Agung."Kata Wen Li Sa kini menyayangi Xiao Yue karena Xiao Yue sudah memberinya seorang cucu buyut perempuan asli dari keluarga Kaisar Tang Agung.


"Menyelidiki semua orang di Istana Kekaisaran Tang Agung dengan jumlah orang begitu banyak dan begitu luas tempatnya..Hmm bagaimana aku bisa menemukan orang di balik teror terhadap Xiao Yue?"Pikir Tang Yue Lei kini menemani Xiao Yue di tempat tidur sesudah tempat tidur bersih dan rapi lagi.


"Yang penting saat ini melakukan pencegahan agar tak terulang kembali kejadian seperti tadi di Istana kita.Xiao Yue harus di tempatkan di dalam menara pusaka emas di Istana bagian barat daya Istana Kekaisaran Tang Agung untuk keamanan dan keselamatannya."Usul Tang Ming Khu sepupu Tang Yue Lei.


"Hmm ,kita bisa menggunakan air laut timur laut untuk mengusir guna -guna yang meneror Xiao Yue dan cara ini jauh lebih aman dan bermanfaat bagi Xiao Yue dan diri mu ,Lei Gege."Kata Nan Yi Lin menggunakan ilmu pikiran berbicara kepada Tang Yue Lei.

__ADS_1


"Tang Ming Khu kenapa kau memberikan usul Xiao Yue di tempatkan di menara pusaka emas di bagian barat daya Istana Kekaisaran Tang Agung kita?"Tanya Tang Ti Lei sepupu Tang Yue Lei lain.


"Karena tempat itu merupakan tempat paling suci dan bersih yang berada di seluruh Istana ini yang bisa memberikan perlindungan untuk Xiao Yue."


Jawab Tang Ming Khu seraya minum air teh hijau yang di tawarkan dayang Istana Xiao Yue.


"Emm ,aku harus cari tahu dahulu menara pusaka emas bagian barat daya Istana Kekaisaran Tang Agung sebelum aku putuskan untuk melindungi Xiao Yue dari orang jahat yang ingin membunuh dia secara halus."Jawab Tang Yue Lei yang sudah menenangkan hati dan pikiran Xiao Yue yang kini sudah tidur pulas di pelukan Tang Yue Lei.


"Iya baiklah aku hanya beri usul saja untuk bantu Xiao Yue istrimu,Paduka."Kata Tang Ming Khu


"Sebaiknya kami pamit pulang ke Istana kami masing -masing untuk tidur karna esok pagi kita akan berangkat ke laut timur untuk pesta akhir pekan kita memburu air mata duyung."Kata Tang Ti Lei pamit di ikuti para sepupu lainya usai para orang tua meninggalkan kamar dan Istana Xiao Yue.


Kini tinggallah Tang Yue Lei menemani Xiao Yue di kamar dengan perasaan hati tidak tenang karena Tang Yue Lei mencemaskan keselamatan Xiao Yue di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Yi Lin ,apakah sudah tidur di kamar mu sendiri?"


Panggil Tang Yue Lei menggunakan bahasa hati.


"Belum..Aku sedang sibuk."Jawab Nan Yi Lin dari kamar tidur khusus untuk adiknya itu.


"Sibuk apa sih kamu ?Kemarilah temani aku untuk berpikir mencari cara untuk melindungi Xiao Yue."


"Ada apa??Bagaimana aku bisa berpikir karena aku sedang sibuk bermain boneka?"Tanya Xiao Yue menengadahkan kepala mungilnya sambil bermain boneka nya kepada Tang Yue Lei yang menatap adiknya dan isterinya yang berbaring di tempat tidur bersama -sama dengannya.


"Simpan dulu boneka mu.."


"Lihat boneka ku bisa bergerak sendiri."Kata Nan Yi Lin menunjukkan bonekanya kepada Tang Yue Lei yang melihat boneka berkedip -kedip kepada Tang Yue Lei.


"Eii?!! "


"Tunjukkan kepada ku dan kakak ku bagaimana cara melindungi kakak ipar ku yang sedang tidur di samping kanan ku."Ucap Nan Yi Lin kepada boneka yang melayang dan membuat segitiga di dalam kamar Xiao Yue.


"Oh perisai segitiga emas di dalam Istana ini."


"Iya ,ayo kita buat perisai segitiga emas untuk kita bisa melindungi Xiao Yue Soso."Kata Nan Yi Lin menghilang dan berdiri di atas langit Istana Tang Agung.


Tang Yue Lei tetap berada di dalam kamar Xiao Yue saat Nan Yi Lin mengerahkan gerakan tangan segitiga dan keluarlah bangunan menara pusaka segitiga emas yang melebar sampai mengurung seluruh Istana Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


Namun gelombang hitam meluncur ke arah Nan Yi Lin dan menghancurkan perisai segitiga emas yang di ciptakan Nan Yi Lin untuk melindungi Xiao Yue serta seluruh orang di dalam Istana Tang Agung.


Wush!!


Blarr!!


"Kyaa!!"


Pekik Nan Yi Lin terjatuh dari langit.


"Yi Lin...!!"


Tang Yue Lei cepat keluar dari kamar untuk Tang Yue Lei bisa menyelamatkan Nan Yi Lin yang jatuh dari langit akibat serangan gelombang hitam yang di kirim pihak musuh agar Nan Yi Lin tidak pernah bisa ikut campur masalah antara Xiao Yue dengan pihak musuh Xiao Yue.


Begitu Tang Yue Lei berada di luar Istana Xiao Yue sesuatu telah datang menyerang Xiao Yue yang di lilit gelombang hitam dan lenyap dari tempat tidur di dalam kamar Xiao Yue sendiri.


"Celaka....Permaisuri Agung Xiao Yue hilang!!"


Teriakan para pengawal dan pelayan Istana Xiao Yue terdengar oleh Tang Yue Lei yang mencari Nan Yi Lin yang terjatuh dari langit di atas Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Ahh bagaimana ini ?Xiao Yue??Yi Lin?!!"


Tang Yue Lei resah mencari Nan Yi Lin juga hilang tak bisa ia temukan di seluruh tanah yang ada di Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Gege..!!"


Suara Nan Yi Lin terdengar dari bangunan menara pusaka emas bagian barat daya Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Yi Lin bagaimana kau bisa jatuh di dalam sana?"


Tanya Tang Yue Lei gunakan bahasa pikiran.


"Jangan pikirkan aku dulu..Pikirkan cara menolong Kakak Xiao Yue yang di culik oleh Setan Pedang Hitam ke arah gudang bekas Istana harem ayah kita dahulu."Jawab Nan Yi Lin gunakan bahasa hati.


"Istana harem ayah yang mana ?Di sana ada 10 ribu lebih Istana harem lama." Kata Tang Yue Lei kini berdiri di atas genteng bagian Istana harem Tang Si Lei.


"Istana Harem Selir Aurora."Jawab Nan Yi Lin di dalam menara pusaka emas bagian barat daya Istana Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


"Baik.Aku akan segera pergi ke Istana harem selir Aurora untuk menolong Xiao Yue..Kau tunggu aku di menara sampai aku kembali.Aku janji aku akan menolong mu juga,adikku."Kata Tang Yue Lei yang meluncur ke Istana harem Selir Aurora dengan amat cepat bagaikan bayangan putih melesat ke seluruh bagian Istana lama sekali yang dahulu pernah di tempati oleh salah satu selir Tang Si Lei yang meninggal dunia karena kebakaran tanpa sengaja saat ingin masak makanan malam untuk Tang Si Lei,namun selir itu meninggal dunia dalam kondisi hamil usia 4 bulan lebih dan roh aslinya sudah di ambil Dewa Akhirat untuk reinkarnasi.


Kini Istana itu di miliki oleh roh jahat yang mirip dengan Aurora dalam kondisi gosong dan amat menyeramkan sekali menatap Xiao Yue yang kini menatap Istana itu dengan ngeri dan pucat.


__ADS_2