Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .

Lentera Keabadian Dan Sepasang Pendekar Kaisar Langit .
Menuju Hari Baru..


__ADS_3

"Lauw Yi Chen ,aku sangat senang dapat jumpa kamu kembali."Kata Tang Si Lei menyapa Lauw Yi Chen yang kini menjadi arwah manusia.


"Chen Si Lei ,aku sudah lama sekali menantikan hari ini yaitu hari di mana aku dapat jumpa kamu kembali meskipun kita sama -sama bukanlah manusia hidup melainkan arwah manusia."Kata Lauw Yi Chen tersenyum damai sekali.


"Ayah..Paman...Selamat jalan..!"


Tang Yue Lei merangkapkan kedua tangannya di depan dada dan memanjatkan doa untuk langkah Lauw Yi Chen menuju ke pintu gerbang reinkarnasi menjadi lancar.


Tang Si Lei menganggukkan kepalanya bersama Lauw Yi Chen untuk pamit kepada Tang Yue Lei lalu menghilang di hadapan Tang Yue Lei yang kini menatap ke arah arwah bunga kamboja putih di hadapannya.


"Ei..Apakah kau bisa membantu ku untuk aku bisa berkenalan dengan pria tampan yang membawa pergi arwah teman mu itu?"Tanya Arwah Bunga Kamboja Putih dengan sepasang mata berbinar.


"Tak bisa..Sana kau cari saja pria lain dan jangan pernah mengganggu orang -orang ku di sini atau aku akan mengirimmu ke neraka Avici sehingga kau tak bisa reinkarnasi lagi."Jawab Tang Yue Lei ketus sekali kepada Arwah Bunga Kamboja Putih.


Lalu Tang Yue Lei pergi ke Istana lain yang ada di Lingkungan Kekaisaran Tang Agung dengan di pandangi oleh Arwah centil itu dengan mendelik tajam.


"Setan cilik ,kau harus ingat itu pesan dan amanat dari Paduka Kaisar Tang Agung untuk mu."Kata Sun Huai menjentikkan jarinya di depan Arwah itu yang langsung masuk ke pohonnya lagi dan tak bisa keluar dari sana untuk selamanya.


Sun Huai menghilang untuk melihat perjalanan baru untuk Nan Yi Lin yang di bawa pergi Tang Yu Xin keluar Istana Kekaisaran Tang untuk menikah dan tinggal di sebuah gedung yang bertuliskan.


'Graha Keabadian.'


Wan Ah Lin menatap gedung yang akan menjadi rumah barunya.Ia meneliti tak ada roh jahat yang menempati gedung lama itu.Ia tersenyum ramah kepada Roh -Roh yang menghuni rumah itu.


"Pergilah ke dunia kalian yang sesungguhnya usai waktu kalian di dunia manusia selesai."Kata Wan Ah Lin menjentikkan kertas bertuliskan jalan yang benar untuk para arwah baik ini.


Blashh..!!

__ADS_1


"Wan Ah Lin ,silakan masuk di rumah baru kita."


Kata Tang Yu Xin di pintu utama rumah itu.


"Yu Xin ,kita belum menikah secara resmi..Apakah kau sudah tak sabar lagi untuk kita tinggal satu rumah?!"Ucap Wan Ah Lin mengingatkan Tang Yu Xin.


"Mmm..Ya,kau benar sekali...,Kalau begitu kamu ikutlah aku ke suatu tempat."Kata Tang Yu Xin yang meraih jemari Wan Ah Lin untuk pergi ke kuil langit.


Di Kuil Langit ada pemuka agama yang membantu mereka berdua untuk menikah secara agama dan ada yang mengurus berkas pernikahan mereka ke lembaga pernikahan Kota Bei An.


"Ayah dan Ibu lihatlah hari ini aku Nan Yi Lin telah melangsungkan pernikahan dengan Tang Yu Xin di Kuil Langit dengan di saksikan oleh para Buddha dan juga kalian di alam Nirvana dan alam Langit.


Aku Nan Yi Lin memohon restu kalian untuk hari pernikahan kami langgeng sampai akhir hayat kami."Batin Nan Yi Lin.


"Ayah dan Ibu lihatlah hari saya Tang Yu Xin telah melangsungkan pernikahan dengan Wan Ah Lin di Kuil Langit dengan di saksikan oleh para Biksu di Kuil Langit ini di depan altar Buddha dan papan arwah kalian sebagai orang tua kami.Saya Tang Yu Xin memohon restu kalian untuk pernikahan kami bisa harmonis sampai maut memisahkan kami."Batin Tang Yu Xin.


Kemudian mereka berdua saling menukar tanda cinta mereka usai menandatangani dan memberi stempel di buku pernikahan mereka ,lalu mereka mengucapkan terimakasih kepada para Biksu di Kuil Langit yang memberikan bantuan peresmian mereka sebagai suami -istri.


"Ah Lin ,terimakasih juga karena kau sudah sangat bersedia untuk menikah denganku."Kata Tang Yu Xin melingkarkan lengannya di pinggang Wan Ah Lin lalu memacu kuda nya menuju ke gunung Tang sebagai tempat awal kehidupan baru mereka.


"Ku doakan kalian berdua bahagia selamanya...!"


Kata Sun Huai tersenyum bahagia untuk keduanya dari jarak jauh sekali di atas tembok besar China.


"Lauw Yi Chen ,kau harus minum teh pelupa dari Nenek Sun sebelum kamu melewati pintu menuju kembali ke dunia manusia."Kata Chen Si Lei di jalan menuju ke alam baka.


"Ish..Aku tak mau minum teh pelupa agar aku bisa mengingat kamu dan si Setan Mabuk Wu Sin Hao."

__ADS_1


Bantah Lauw Yi Chen yang merasa jalanannya itu sangat panjang dan jauh sekali.


"Harus karena sudah kodrat yang harus kamu lalui dari langit berikan kepadamu."Kata Chen Si Lei di sampingnya.


Dataran padang pasir yang sangat luas tak ada batasnya membuat Lauw Yi Chen nyaris jatuh di tempat karena terlalu jauh dan lama sekali.Ia di bantu Tang Si Lei menghindari duri dan kaktus di sepanjang jalannya.


"Si Lei ,kenapa jalan ku berbeda dengan orang itu yang mulus sekali?"Tanya Lauw Yi Chen yang lihat arwah lain yang meninggal dunia di waktu yang sama dengan waktunya meninggal dunia telah melewati jalan yang berbeda dengan jalannya ke alam baka.


"Karena kau banyak membunuh orang dan juga mempermainkan orang di masa hidupmu."Jawab Tang Si Lei memberikan serbuk transparan agar belatung neraka tak menggigit arwah Lauw Yi Chen.


"Eh tunggu sebentar aku membunuh orang juga demi kebaikan ku sendiri."Kata Lauw Yi Chen yang merasakan pasir begitu panas di injak sepasang sepatunya.


"Tetap saja salah dan kau harus membayar karma di masa hidup mu sampai kau tiba di pintu sana itu."Kata Tang Si Lei menunjuk ke bangunan yang persis kastil suram sekali.


"Istana apakah itu?" Tanya Lauw Yi Chen dengan bergidik ngeri melihat kastil suram sekali yang di lihat cukup jauh dari nya.


"Gerbang Alam Neraka."Jawab Tang Si Lei dengan nada tenang sekali.


"Apa?? Aku tak mau pergi ke sana..!Aku harus lari dari tempat mengerikan itu..!"Teriak Lauw Yi Chen yang berusaha keras untuk berbalikan arah ke arah awal dia datang.


Namun sebuah kerangkeng telah menangkapnya dan menggotongnya menuju ke pintu gerbang di alam neraka di ikuti oleh Tang Si Lei yang di ikat oleh penjaga alam neraka juga.


"Hei..Aku ini bukan Arwah yang ingin melarikan diri dari dosa ku..!"Teriak Tang Si Lei yang melihat pasir -pasir berdiri membentuk raksaasa yang berdiri di depan dirinya dan Lauw Yi Chen.


"Si Lei ,apakah kita tak salah jalan untuk pergi ke alam neraka sekalipun?"Tanya Lauw Yi Chen di dalam kerangkengnya dengan nada khawatir.


"Ku rasa tidak ,aku tidak salah menunjukkan jalan ke alam neraka kepadamu karena aku sudah amat seringkali mengunjungi neraka yang manapun jua sebagai wisata ku sesudah aku meninggal dunia sekian lama."Jawab Tang Si Lei ringan sekali tapi ia mengejutkan Lauw Yi Chen.

__ADS_1


"Kau sudah gila melewati batas dunia tak hanya di dunia manusia kau sudah gila bahkan di dunia mu sesudah mati pun kau semakin gila saja,Tang Si Lei."Kata Lauw Yi Chen mengangga lebar kepada Tang Si Lei yang tersenyum kecil kepadanya.


Bersambung..!!


__ADS_2