
Pada jaman dahulu kala, ada seseorang yang memiliki segalanya didunia ini. Kekuatan, Kekuasaan, Kekayaan, Kepercayaan. Orang yang paling ditakuti di seluruh pelosok dunia.
Dialah Sang Maharaja. Orang yang memiliki kekuatan dewa yang berkuasa diseluruh dunia. Semua orang patuh dan tunduk padanya. Bahkan beberapa orang menyembahnya sebagai dewa.
Pada jaman itu, hanya dialah yang mampu menyatukan seluruh dunia, dan membawa keadilan serta kesejahteraan di seluruh bumi.
Manusia yang hidup pada jamannya, sangat damai tanpa ada peperangan, bahkan kejahatan hampir tidak pernah ada. Hukum dan aturan di buat diatas kekuatannya, semua orang merasakan kemakmuran yang adil dan merata.
Namun, dengan kekuasaan dan kemakmuran yang dimilikinya, Singgahsana maharaja yang sangat kuat pengaruhnya, di inginkan banyak orang.
Sebagai penguasa dunia, pengendali ekonomi, militer, dan politik, perlahan-lahan menciptakan kelompok pemberontak dari puluhan kerajaan untuk memperebutkan Singgahsana itu.
Dari puluhan kerajaan yang ada di dunia, sekitar 34 Kerajaan yang ikut bergabung dalam pemberontakan itu. 34 kerajaan ini adalah yang terkuat dari semua kerajaan yang ada di dunia.
Pemberontakan itu, sudah di rencanakan selama 3 tahun, dengan melihat, dan menganalisa di segala aspek kemaritiman.
Terjadilah operasi militer gabungan dengan kode overlord yang membawa 3.220 Kapal perang, 1.090 kapal pengangkut senjata, 3.887 kapal pengangkut prajurit, dengan total 4jt lebih prajurit, 300rb Kavaleri berkuda, dan 100rb lebih senjata kuno penghancur benteng.
Agresi militer ini dilakukan secara diam-diam dan langsung menyerang satu pulau tempat tinggal sang Maharaja dari jalur laut.
Dengan serangan yang mendadak, dan jumlah pasukan yang sangat banyak, membuat seluruh ibu kota menjadi lautan api. Jutaan anak panah di tembakan dari laut yang menghujani seluruh kota dan istana.
Pasukan pemberontak menyerang tanpa pandang bulu, mereka membunuh semua orang yang ada di pulau itu, perempuan, anak-anak, bahkan seorang bayi yang baru lahir.
Bahkan, bisa di pastikan tidak ada lagi orang yang masih hidup dikota itu, semua orang mati mengenaskan.
Namun, kekuatan tempur dengan pasukan yang sangat banyak, masih mendapatkan perlawanan dari Maharaja beserta panglimanya.
Perang pun terjadi selama 2 hari berturut-turut tanpa makan dan minum. Dengan keadaan perang yang masih belum di siapkan dari awal, sang Maharaja mulai kualahan. Korban terus berjatuhan di pihak Maharaja.
__ADS_1
Dengan perbandingan jumlah prajurit 1:100 membuat pasukan Maharaja terbunuh satu persatu, sampai titik dimana Castle sang Maharaja berhasil dikuasai oleh pemberontak.
Pada malam itu, Maharaja bersama 3 dari 12 panglimanya yang masih hidup, melakukan perlawanan sampai darah titik penghabisan.
Dalam situasi hidup dan mati, dia bicara kepada panglimanya.
"Terimakasih, dan hidup lah dengan tenang, aku akan menyelesaikan perang ini."
Tiba-tiba langit menjadi mendung, hujan pun turun dengan deras, di ikuti badai petir yang terus menerus menyambar, gempa bumi dirasakan oleh semua orang, dan air laut yang melambung tinggi.
Tubuh Maharaja mulai melayang keudara dan mengeluarkan kekuatan dari dalam tubuhnya, kekuatan dewa yang sebenarnya mulai ditunjukkan kesemua orang.
Jutaan orang dari pasukan pemberontak yang ada di pulau itu merasakan tekanan jiwa yang sangat kuat. Tekanan jiwa yang menghancurkan perasaan hati dari dalam, membuat orang yang terkena efeknya akan mati seketika.
Hanya orang-orang dengan jiwa yang kuat, yang bisa bertahan meskipun merasakan kesakitan.
Awan-awan terbelah dan membentuk lingkaran yang sangat banyak. Lalu, Tombak emas di selimuti petir putih berukuran raksasa keluar dari balik awan yang tak terhitung jumlahnya.
Tombak emas itu dijatuhkan dan menghantam bumi. Hantaman dari tombak emas yang terus menerus turun dari langit itu, menyebabkan gempa bumi yang sangat dasyat.
Suara kematian dan teriakan para pemberontak mulai terdengar sangat keras. Rasa ketakutan membuat prajurit pemberontak lari kearah laut. Namun, mereka menyaksikan ribuan kapal perang tengelam dan hancur karena serangan tombak emas dalam sekejap saja.
Tidak ada jalan pulang, dan tidak ada kata menyerah, jutaan prajurit pemberontak menunggu ajalnya satu persatu, semangat yang awalnya membara, menjadi putus asa yang sangat dalam, penyesalan, dan kata maaf sudah tidak bisa di ucapkan. Sampai tidak ada lagi suara manusia yang terdengar.
Jutaan mayat bergelimpangan di tanah, laut biru berubah warna menjadi hitam kemerahan, Jutaan mayat-mayat mengapung di atas laut. Bahkan satu pulau hancur tengelam kedalam laut, dan hanya menyisahkan Castle yang sudah runtuh.
Namun, Kekuatan yang sangat dasyat itu tidak bisa di tahan oleh tubuhnya. Perlahan-lahan, tubuh sang Maharaja bersinar terang dan lenyap dengan kekuatannya sendiri.
Pada akhir hayatnya, sang Maharaja melepaskan kekuatan dari dalam tubuhnya dan seketika Ia pun menghilang di atas udara.
__ADS_1
Lalu, ditempatnya ia menghilang, Maharaja meninggalkankan senjata suci yang bermacam-macam bentuknya kepada 9 orang yang masih hidup. 3 orang di antaranya adalah panglima perang Maharaja, dan 6 orang lainya adalah pasukan pemberontak.
Angin bercampur cahaya terang berjalan dengan sangat cepat ke seluruh Bumi. Dari pelepasan kekuatan dewa itu lahirlah kekuatan dari tubuh manusia terpilih di seluruh dunia. Kekuatan ini di sebut Sihir.
Kesalahan terbesar nantinya, memberikan anugrah sang Dewa kepada semua manusia yang hidup di bumi.
Dan tubuh Maharaja pun lenyap selama-lamanya, hilang tak berbekas, dan pada saat itu juga, tiba-tiba ada bintang yang berjalan di atas langit setiap malam, yang akan muncul setiap tahunnya. Seakan itu adalah hari peringatan kematian Maharaja dari sang dewa.
Bintang itu terus berjalan mengitari bumi dan berlangsung selama 2.000 tahun lebih hingga saat ini.
Peperangan yang akan di ceritakan dalam sejarah nantinya, dimana dalam waktu semalam saja, jutaan orang terbunuh oleh 1 orang, dan melahirkan kekuatan baru yang muncul dari dalam tubuh manusia terpilih di seluruh bumi.
******
Kisah ini di ceritakan turun temurun hingga 500 tahun lamanya. Kemudian cerita itu hanya menjadi dongeng anak-anak.
Sampai saat ini, sudah lebih dari 2.000 tahun lamanya, Cerita sang Maharaja dilupakan dari muka bumi, tidak ada yang tau kebenaran sejarah itu.
Seluruh dunia sekarang diselimuti dengan kekuatan Sihir yang tersebar dimana-mana, bahkan beberapa orang bisa mengendalikan alam dari kekuatan itu.
Dunia seakan berubah dengan seketika, namun peperangan masih terjadi dimana-mana. kejahatan merajalesa, penindasan di lakukan oleh orang-orang yang memiliki kekuatan dewa.
Pemerkosaan, pembunuhan, dan perbudakan dilakukan oleh semua orang tanpa pandang bulu.
Mereka yang memiliki kekuatan Sihir yang sangat kuat, berkuasa diatas semua orang, bahkan banyak sekali kerajaan-kerajaan baru bermunculan selama ribuan tahun.
Bahkan hingga saat ini, 2000 tahun kemudian, peperangan masih terjadi dimana-mana.
******
__ADS_1