
[Castle Taman Surga]
Terlihat Leon dan Rachel sedang duduk di meja makan sambil mengobrol. Dan pembicaraan mereka mulai serius.
"Rachel, ceritakan padaku. Apa yang terjadi setelah aku menghilang.?" Tanya Leon serius.
"Ah, Saat setelah kejadian pemberontakan itu, kamu di kenal oleh dunia sebagai satu-satunya Sang Maharaja." Jawab Rachel.
"Dan aku menulis buku tentang kisah perjuangan yang sudah kita lalui, bahkan tentang pemberontakan itu, Namun buku itu di curi oleh seseorang, dan sampai sekarang aku tidak tau buku itu dimana." Kata Rachel.
"Sepertinya aku pernah dengar cerita itu." Saut Leon.
"Hee, benarkah.?" Tanya Rachel terkejut.
"Apa kau orang yang di kenal dengan Dewi Perang dan anggota Paradicone Rachel?". Tanya Leon kembali.
"Emm, itu benar, penduduk Majaren memanggilku Dewi, dan Paradicone adalah kelompok yang aku bangun bersama Aries dan Kibo." Jawab Rachel.
"Hee.? Apa Aries dan Kibo masih hidup?" tanya Leon.
"Kita bertiga berada di benua yang berbeda Leon, aku bisa memanggilnya kapanpun jika kau mau." kata Rachel.
"Hoo aku sangat ingin bertemu dengan mereka. Tapi kau tau Rachel, sang Dewi perang sangat terkenal di seluruh kerajaan. Bahkan mereka mengagum-ngagumkanmu." Kata leon.
"Berita tentang Paradicone sudah tersebar luas di dunia. Tapi itu membuat kita semakin di jauhi oleh orang-orang. Memang aku sudah berumur ribuan tahun, semua ini karena kekuatanmu. Dan Setiap 50 tahun sekali, aku akan tertidur dan hanya terbangun beberapa minggu saja." Kata Rachel.
"Emm, jadi karena itu kau berkunjung ke istana 50 tahun sekali.? kenapa kau tidur selama itu Rachel.?" Tanya Leon penasaran.
"Ituu, Itu aku lakukan hanya untuk menghabiskan waktu saja." Jawab Rachel yang bingung menjelaskannya.
"Heem, bahkan kau terbangun hanya untuk memilih seorang Direktur Akademi." Kata Leon dengan raut wajah sedikit kesal.
"Heeee. kau tau itu dari mana Leon.?" Tanya Rachel penasaran.
"Sebenarnya aku sudah kembali ke dunia ini 3 minggu yang lalu. Aku diselamatkan oleh seseorang bernama Elisabeth di pelabuhan Ame. Tentu saja aku bertanya padanya tentang dunia ini.?" Jawab Leon.
"HAAAAA.? Siapa Elisabeth.? Apa dia seorang perempuan yang cantik.?" Tanya Rachel yang sangat cemburu. Bahkan dia telihat sangat kesal sekali sambil memukul meja.
"Kau kenapa.? Elisabeth adalah Putri Raja kerajaan Majaren, tentu saja dia terlihat sangat cantik." Kata Leon dengan santai.
"Itt, ituu." Kata Rachel yang tidak bisa berkata-kata. "Aku, hiks, aku sangat cemburu. Bahkan dia memujinya didepanku. Apa dia tau ituuu.?" Kata Rachel dalam hati dengan sangat sedih. Sepertinya dia sedang patah hati.
"Kau tau Rachel, kau dikenal oleh masyarakat Majaren sebagai wanita tercantik didunia, saat aku tau itu adalah kamu, itu membuatku tertawa. Hahahaha." Kata Leon dengan tertawa terbahak-bahak.
"APAAAAA.?" Buok buk plak. Suara pukulan cinta Rachel.
"Uuuuh, aku minta maaf." Kata Leon dengan wajahnya yang bengkak.
"Hem." Suara Rachel yang kesal sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
"Tapi sekarang kau memang sangat cantik Rachel. Hehe." Kata Leon yang mengeles.
"Kau membuatku kesal Leon." Kata Rachel dengan cemberut.
"Eem. Rachel, bukankah kau seharusnya belum bangun sekarang.? Kenapa kau terbangun.?" Tanya Leon penasaran.
"Aku terbangun dengan paksa karena mendengar teriakanmu di hutan, aku merasakan energi kehadiranmu, tapi sangat samar-samar, dan kemudian menghilang." Jawab Rachel.
"Eeeeh, jadi aku yang membangunkanmu.? sepertinya ini sudah ditakdirkan. Aku memang menyembunyikan kekuatanku Rachel, tapi itu justru membuatku tersesat didalam hutan." Kata Leon.
"Aku sangat terkejut melihatmu disana, bahkan aku sampai tidak bisa bergerak. Aku sangat senang sekali saat aku tau itu benar-benar kamu." Kata Rachel dengan tersenyum senang.
"Maafkan aku. Aku sendiri tidak tau kenapa aku sampai menghilang, dan kembali kesini selama ribuan tahun." Kata Leon yang murung.
"Leon. Aku hidup sendirian disini. Setiap kali aku bangun, aku selalu pergi ke benua Lories untuk mencari petunjuk tentangmu. Aku benar-benar sangat kesepian." Kata Rachel dengan sangat sedih.
"Racheel.!!" Kata Leon sambil melihat Rachel.
"Tapi sekarang aku sangat bahagia, kau sudah kembali kesini. Dan jangan lakukan itu lagi, aku tidak mau kau menghilang meninggalkanku sendiri." Kata Rachel.
"Apa Aries dan Kibo tidak datang mengunjungimu.?" Tanya Leon.
"Mereka punya tugasnya masing-masing, aku tidak bisa memanggil mereka dengan sering. Tapi sekarang sudah berbeda, karena kamu sudah ada disini." Kata Rachel tersenyum.
"Leon. Apa kau sendiri tau, apa yang sudah terjadi denganmu waktu itu.?" Tanya Rachel penasaran.
"Em. Saat malam itu, aku menyegel kekuatanku sendiri. Kekuatan ini benar-benar sangat berbahaya. Dan entah kenapa sebagian kekuatanku keluar dari tubuhku. Sepertinya kekuatan itu menolak untuk disegel." Jawab Leon.
"Kekuatan ini seharusnya tidak ada didunia ini, aku menyegelnya karena begitu banyak orang yang mati karena kekuatan ini, dan jiwa mereka yang mati tiba-tiba masuk kedalam tubuhku pada malam itu." kata Leon.
"Tapi aku sekarang bisa merasakan kekuatanmu. Sepertinya kau tidak menyegel sepenuhnya." Kata Rachel
"Emm. Kekuatan yang aku pakai sekarang, masih sekitar 9% dari kekuatanku yang sebenarnya, dan sisanya aku menyegelnya pada pedangku, jika segel ini terbuka, dunia akan terguncang sekali lagi." Kata Leon bercerita. dan Rachel pun menelan ludah.
"Seberapa kuat kau sekarang.? bahkan kau hanya menyisahkan 9% saja, apa kamu bisa bertahan hidup di dunia yang sudah di selimuti dengan kekuatan Sihir ini.?" Tanya Rachel.
"Ah, aku sekarang sudah bersama dengan salah satu Anggota Paradicone yang sangat kuat, Seorang Dewi di depanku. Kenapa aku harus takut.?" Jawab Leon.
"Diaaaam. Kau membuatku malu." Teriak Rachel dengan wajah memerah sambil melemparkan panci bersama nasinya. "Dia seram seperti Elis." Kata Leon dalam hati.
"Ngomong-ngomong, dari mana Rubah ini, sepertinya aku pernah melihatnya di Castle Nasion." kata Leon.
"Yuups kau benar, ini rubah yang ditemukan Aries di hutan, dan sekitar 1.500 tahun yang lalu, Aries memberikannya padaku. Karena aku suka menyendiri disini, jadi Riuu lah yang menemaniku". Kata Rachel.
"Hoo, kau sangat beruntung Riuu." kata Leon kepada Riuu.
Iuuu iuuuu
....
__ADS_1
2.134 tahun yang lalu, paskah tragedi pemberontakan.
Setelah menghilangnya Sang Maharaja (Leon), Singgahsana yang selalu di duduki olehnya, masih memiliki pengaruh yang sangat kuat untuk mengendalikan dunia.
Tidak ada seorang pun yang bisa menduduki kursi singgahsana itu. karena pengaruh sihir yang kuat dan kekuatan intimidasi yang di tinggalkan Leon pada kursi singgahsananya.
Kemudian Paradicone menyegel sebuah pulau yang hanya menyisahkan castlenya saja dengan menggunakan kekuatan Sihir pelindung yang sangat kuat.
.....
Dan karena dunia kehilangan penguasanya, 86 kerajaan di dunia mengalami krisis pangan besar-besaran di seluruh dunia.
Beberapa kerajaan mulai berperang dengan kerajaan lain untuk merampas sumber pangan yang lebih banyak, dan ada juga beberapa kerajaan yang membentuk aliansi kerjasama.
Karena tidak ada hukum yang berpengaruh pada saat itu, kejahatan mulai muncul, penindasan rakyat kecil dan perbudakan merajalela, dan menyebabkan Insiden mengerikan lainnya, pemerkosaan, pencurian, pembuhan dan perang maha dasyat lainnya yang melibatkan seluruh dunia.
Peperangan maja dasyat itu hampir memusnahkan setengah dari populasi manusia di bumi. Militer, warga sipil, anak-anak, bahkan para pejabat, semua merasakan dampak dari kejahatan perang yang berlangsung selama 1½ tahun.
Penderitaan dimana-mana, kelaparan dirasakan oleh seluruh manusia di bumi, termasuk para keluarga kerajaan yang terlibat didalamnya.
Air yang bersih berubah warna menjadi merah yang berlumuran darah, ladang yang subur hangus terbakar, dan pemukiman warga menjadi medan pertempuran.
Senjata yang mereka gunakan saat itu, bukan hanya pedang besi, atau pun meriam-meriam lempar yang besar. Namun mereka memanfaatkan kekuatan Dewa dari sang Maharaja yang bisa mengahancurkan dunia.
Kekuatan Dewa untuk memanipulasi alam, dan mengendalikan Sihir element seperti api, air, udara, tanah, petir, cahaya, dan kegelapan.
Mereka yang terpilih dan di bangkitkan oleh kekuatan Dewa itu sangat beruntung pada saat itu, karena mereka bisa melindungi diri sendiri dari kekejaman perang.
Namun mereka yang tidak terbangkitkan, selamanya akan menjadi manusia biasa dan menjadi seorang budak oleh mereka yang berkuasa.
Dalam insiden ini juga, banyak kerajaan-kerajaan kecil bermunculan dan terus berkembang dari waktu ke waktu.
Saat perang terus berlanjut dan krisis pangan semakin kacau, Nine Core muncul setelah 1½ tahun perang dunia di mulai.
Mereka ikut bergabung dalam pertempuran dengan mengunakan senjata suci yang di tinggalkan Maharaja, kekuatan mereka sangat tidak masuk akal, sihir dan intimidasinya sangat mendominasi dalam peperangan.
Meskipun lawan mereka adalah manusia yang sudah terbangkitkan, namun kekuatan Nine core lebih kuat dari mereka yang hidup di bumi.
Karena Nine core ikut bergabung dalam peperangan itu, beberapa kerajaan mulai mendekati mereka dan memberikan imbalan kekuasaan. Karena status mereka yang masih belum jelas akan memihak kepada siapa.
Tujuan kerajaan-kerajaan itu adalah untuk memenangkan perang dan menjadi yang terkuat di dunia.
Mendominasi kekuatan, ekonomi, militer dan semuanya yang pernah di miliki Maharaja.
Namun 3 orang Nine core tidak setuju akan hal itu, dan mereka memilih mundur dari peperangan.
Rachel, Aries, dan Kibo, 3 orang itu adalah panglima perang Maharaja. Dan 6 orang Nine Core lainnya adalah mereka yang memberontak kepada Maharaja dalam insiden God Nasion.
6 orang itu lebih memilih untuk kembali ke kerajaannya masing-masing untuk memenangkan peperangan.
__ADS_1
.....