Love You Hubby

Love You Hubby
Menjemputmu


__ADS_3

Hari ini Yuna akan menjemput Arian di bandara sekitar jam 10 pagi dia harus sampai di sana. Tepat jam sepuluh terlihat seorang lelaki yang memeliki postur tubuh tinggi dan mekar dengan bibir sexy, hidung yang mancung, rambut tersusun rapi dan tatapan mata yang dingin.


siapa lagi jika bukan Arian,


" ya ampun apa dia akan mengenaliku oh tuhan " gumam Yuna dalam hati , melihat Arian datang mendekatinya. " kamu sekretaris yang di utus untuk menejemput saya " ucap Arian sambil mendekat ke arah Yuna ."huh ternyata dia tidak mengenalku syukurlah " gumam Yuna dalam hati nya , "Hei... saya bertanya pada kamu " ucap Arian yang membuat Yuna kaget " i..iya.. sa..saya sekretaris bapak " ucap Yuna terbata bata karena gugup.


" kalo begitu kita lansung ke kantor saja" ucap nyayang lansung berjalan melewati Yuna.


" hu.. baik pak apa bapak tidak pulang kerumah bapak dulu ?" tanya Yuna sedangkan Arian hanya menatap nya dengan tatapan yang dingin .


"ouh... baiklah " ucap Yuna merasa agak tertekan, walaupun dia tau sikap suami nya itu memang seperti itu.


"sudah lah aku harus banyak bersabar dengan sikap nya mulai sekarang karena sekarang dia juga ada di depan ku " gumamnya dalam hati .


" pak anda pulang saja dengan mobil yang sudah di siap kan " tambah Yuna lagi. sedang kan Arian masuk ke dalam mobil tanpa memikirkan Yuna yang mengikutinya dari belakang dan menyuruh supir untuk lansung melaju.


" apa... kok uh...... kenapa sih jadi orang dingin amat dia pikir gue itu apa sih ih........ bikin kesal aja deh " Yuna berjalan menghampiri taksi yang berada di dekat bandara itu.


Dia berjalan dengan kesal " ini juga harus telpon resepsionisnya lagi, pak ke cafe dekat dengan perusahaan ini ya "ucap nya sambil memperlihatkan layar hp nya pada sopir taksi tersebut.

__ADS_1


" huh akhirnya sampai juga , maaf ya buat kamu nunggu lama Dimas! " ucap Yuna yang sedang berjalan menghampiri seorang laki laki tampan di depan nya yang merupakaan adalah teman SMA nya dulu di Medan . " ngak papa kok kan udah biasa kalo kamu telat terlebih lagi kalo mau ketemu aku " ucap nya sambil memeluk Yuna.


Mereka pun sedikit berbincang bincang setelah itu Yuna pamit karena bos atau suami nya hari ini pulang dari luar negeri.


"huh..... akhirnya sampai juga " gumam Yuna dalam hati dengan nafas terengah engah. Lalu dia memasuki ruang nya, "ouh iya kan aku udah lengket jadi aku ganti baju aja deh" ucap Yuna dengan pikiran yang kosong dan terus melangkah keruang CEO , yang sidah dia pakai untuk beristirahat selama dua tahun.


tiba tiba langkahnya terhenti saat mendengar percakapan di dalam yang membuat nya tersadar bahwa bos nya itu sudah kembali.


"huh,,,untung aja tadi aku ngak sempat masuk coba aja kalo aku masuk pasti udah kena marah ni " ucap Yuna yang kemudian berbalik dan pergi "ih badan juga udah lengket semua kayak nya aku harus kembali ke hotel dulu deh "gumam Yuna pada diri sendiri dan kemudian pergi meninggalkan ruangan nya.


setelah sampai di kamar hotel nya iya bergegas untuk membersih kan diri nya.setelah selesai membersihkan diri ia memakai baju santai ya karena dipikir pikir dia juga tidak mau lagi kembali ke kantor. tiba tiba telepon Yuna berbunyi.


"ihhhh..... siapa sih yang telpon nganggu banget" ucap nya kesal sambil mengangkat telpon nya dengan kasar " halo " seru Yuna dengan keras


" ya ampun harus cepat nih bisa bisanya di pecat uh udah selesai sekarang waktunya berangkat" ucap Yuna yang terburu buru pergi .


sesampainya di kantor ia di minta untuk masuk ke ruang boss nya itu. "pak... saya sudah sampai" ucap Yuna dengan nafas ter engah engah karena tadi ia berlari.


" kamu... kenapa terlambat saya sudah memberi kamu waktu 20 menit tapi kamu malah terlambat sepuluh menit apa kamu lamban seperti siput, jika hal ini terjadi untuk yang me dua kalinya maka kamu akan saya pecat " bentak Arian pada Yuna yang membuat nya seketika kaget.

__ADS_1


" jadi sekarang aku ngak jadi di pecat sama dia nih ok lah , kalo aku tau dari awal dia bakal galak kayak gitu aku ngak bakal pulang ke hotel tadi emang sial sial sial ih..." serunya dalam hati.


" heh ngapain bengong di sana cepat keluar sana " bentak Arian yang membuat Yuna lansung keluar dari ruangan tersebut.


" huh kok galak banget sih jadi orang ngak ada lembut lembutnya " gerutu Yuna kesal setelah pergi meninggalkan ruangan tersebut. Yuna pun kembali bekerja.


hari ini Yuna harus lembur sampai malam karena banyak pekerjaan yang harus di selesaikannya hari ini juga, sebab besok akan ada rapat penting jadi Yuna harus bekerja keras untuk ini agar bos sekaligus suami nya itu tidak marah marah kepada nya. " uh... akhirnya selesai juga capek banget harus lembur aku balik ke hotel aja deh dari pada harus pulang kerumah ketemu sama dia lagi bakalan heboh serumah hmm" gerutunya kesal dan beranjak pergi meninggalkan ruangannya.


Sesampainya di kamar hotel nya ia pun membersih kan diri dan memakai baju tidur,,, baru saja Yuna memejamkan matanya tiba tiba dia di kejutkan dengan suara hp nya yang berdering " siapa sih , nganggu banget " teriak nya kesal sambil melihat ke arah layar ponsel nya. " alah ngak penting, kalo gitu gimana kalo matiin aja deh biar ngak ada yang ngenganggu sekalian aja ponsel ponsel nua aku matiin" ucap nya sambil mematikan ponsel nya dan dia pun tertidur pulas.


●●●


Yuna hari ini bangun ke siangan karena kemarin dia ter lalu capek. dan sesampainya di kantor ia malah kena omel lagi dari Arian.


" ahhhhh kenapa sih aku selalu sial pertama jemput dia di bandara terus ditinggalin, habis itu di marahin terus di suruh lembur dan kali ini di omelin lagi.... ihhh aku sial banget kalo dia ada di sini " gerutunya pada diri nya sendiri.


Setelah selesai rapat Yuna di perbolehkan untuk lebih awal pulang . " yey.. akhirnya bisa pulang lebih awal aku ajak Gina pergi aja deh ah sekalian aku mau lepas penat ku hmm lalalalalala" Yuna kegirangan dan mengajak teman nya untuk bertemu mereka janjian di mall karena sekalian saja mereka berbelanja dan melakukan spa.


Sesudah melakukan segala hal mereka pun pulang. Yuna sudah sampai di kamar hotel nya.

__ADS_1


" humm besok ulang tahun anyversary mama Raza sama papa Herman untung aku udah beliim kado buat mereka waktu aku ke hongkong bulan lalu terus aku juga maj bikin suprise buat mama sama papa tapi apa ya" ucap Yuna kebingungan memikirkan apa yang harus di berikan nya sebagai suprise selain kado yang di persiapkan nya tadi.


"aha aku tau mama sama papa pernah bilang mereka tu suka nya sama lagu apa ya aku lupa ah ngak tau deh besok malam kan ada perayaan sekalian aja aku nyanyiin itu yaudah deh mikir besok aja aku mau tidur hmm" seru Yuna yang pelan pelan memejamkan matanya.


__ADS_2